Featured image of post Capaian Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Tangerang Lampaui Target, Tembus 100,7 Persen

Foto: Adpim Banten

Capaian Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Tangerang Lampaui Target, Tembus 100,7 Persen

CURUG — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Tangerang mencatatkan capaian yang melampaui target. Gubernur Banten Andra Soni bersama Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid meninjau langsung pelaksanaan layanan CKG di GOR Kitri Bhakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (3/9/2026). Dalam kesempatan itu, Pemkab Tangerang melaporkan bahwa realisasi program telah menembus 100,7 persen dari target yang ditetapkan.

Antusiasme Warga Manfaatkan Layanan Gratis

Kehadiran layanan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya ini disambut antusias oleh warga. Salah satunya Fajar Nurhuda (51), warga Kampung Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Setelah tiga tahun absen memeriksakan kesehatan sejak dirawat karena sakit ginjal pada Mei 2023, ia akhirnya bisa mengetahui kondisi tubuhnya secara menyeluruh berkat program CKG.

“Mumpung ada pemeriksaan gratis, saya periksa semuanya untuk pencegahan sejak dini,” ujar mantan karyawan pabrik tersebut.

Antusiasme serupa dirasakan Neneng (56), warga Kampung Sukabakti. Ia bersyukur bisa mengikuti pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang baru pertama kali dilakukannya. “Kata dokter, darah saya normal, cuma kolesterol tinggi dan ada masalah di lambung. Alhamdulillah, karena gratis, saya langsung dikasih obat. Sekarang saya jadi tahu kondisi kesehatan saya,” tutur Neneng yang datang bersama sang adik.

Capaian Tembus 100,7 Persen dari Target

Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid melaporkan capaian Program CKG di wilayahnya telah melampaui target. Sebanyak 1,7 juta warga, atau setara 100,7 persen dari target 1,6 juta jiwa, telah terlayani berkat sistem jemput bola yang dilakukan tenaga kesehatan di puskesmas, rumah sakit, hingga sekolah.

“Kami terus bergerak meningkatkan partisipasi masyarakat dalam cek kesehatan gratis ini. Hal ini sejalan dengan arahan kebijakan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan masyarakat yang sehat,” tegas Maesyal.

Menurutnya, strategi jemput bola menjadi kunci keberhasilan program. Dengan mendatangi warga langsung ke puskesmas, rumah sakit, hingga sekolah, pelayanan kesehatan menjadi semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang selama ini enggan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Fokus Pemeriksaan dan Temuan Penyakit

Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan, pemeriksaan CKG difokuskan pada pengecekan gula darah, tekanan darah, keluhan umum, hingga paru-paru. Deteksi dini pada paru-paru menjadi krusial untuk mendukung upaya penemuan kasus tuberkulosis (TBC).

“Temuan penyakit di lapangan masih didominasi oleh potensi diabetes dan tekanan darah tinggi. Obatnya juga sudah kami siapkan untuk tindak lanjut,” terang Andra Soni.

Hingga saat ini, pelaksanaan CKG yang digelar di dua hingga tiga titik setiap pekannya telah melayani sekitar 6,6 juta dari total 12,9 juta warga Banten. “Sudah separuh warga Banten yang diperiksakan kesehatannya. Ini menunjukkan masyarakat mulai sadar akan pentingnya menjaga kesehatan,” ucapnya.

Perkuat Penanganan TBC Melalui Program TOS

Terkait pengentasan TBC, Pemprov Banten juga menggalakkan program TOS (Temukan, Obati, Sampai Sembuh). Andra mengajak masyarakat agar tidak takut saat terdiagnosis TBC dan segera menjalani pengobatan hingga tuntas.

Pemkab Tangerang juga memperkuat pemeriksaan TBC dengan menyiagakan 28 tenaga kesehatan khusus paru-paru, di samping 48 tenaga kesehatan yang menangani pelayanan CKG secara umum. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menangani penyakit menular yang masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat di Indonesia.

Tuberkulosis memang menjadi salah satu fokus utama dalam program ini. Penyakit yang menular lewat udara tersebut kerap tidak terdeteksi sejak dini karena gejalanya yang mirip dengan penyakit pernapasan biasa. Melalui pemeriksaan paru-paru yang terintegrasi dalam CKG, kasus-kasus TBC diharapkan bisa ditemukan lebih cepat sehingga rantai penularan di masyarakat dapat diputus.

Mengapa Deteksi Dini Begitu Penting

Program CKG menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala bagi seluruh lapisan masyarakat. Selama ini, banyak warga yang baru memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan ketika penyakitnya sudah memasuki tahap lanjut. Kondisi itu membuat biaya pengobatan membengkak sekaligus menurunkan kualitas hidup penderitanya.

Penyakit seperti diabetes dan hipertensi kerap disebut sebagai “silent killer” karena sering tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Tanpa pemeriksaan rutin, kedua penyakit ini bisa berkembang menjadi komplikasi serius seperti gagal ginjal, stroke, hingga serangan jantung. Lewat CKG, warga bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini dan mendapatkan penanganan yang tepat sebelum penyakit berkembang.

Dampak bagi Warga dan Harapan ke Depan

Capaian yang melampaui target ini menjadi sinyal positif bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang. Dengan deteksi dini yang lebih masif, berbagai penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi bisa tertangani lebih awal sebelum berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius dan membebani biaya pengobatan warga.

Bagi warga seperti Fajar dan Neneng, kehadiran CKG bukan sekadar layanan medis, melainkan kesempatan untuk kembali peduli pada kondisi tubuh yang selama ini kerap terabaikan karena alasan biaya. Testimoni mereka menjadi bukti nyata bahwa program ini menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di lapangan, terutama kelompok warga yang selama ini enggan atau tidak mampu memeriksakan diri secara rutin.

Ke depan, Pemprov Banten bersama pemerintah kabupaten/kota berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan CKG agar semakin banyak warga yang terlayani. Dengan ritme peninjauan rutin setiap Senin dan Kamis yang dilakukan Gubernur bersama kepala daerah, diharapkan kualitas layanan tetap terjaga sekaligus mendorong daerah lain untuk mengejar capaian yang sama. Program ini diharapkan menjadi fondasi menuju masyarakat Banten yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.

Sumber: Bupati Maesyal: 100,7 Persen Warga Kabupaten Tangerang Manfaatkan Program Kesehatan Gratis Pemprov Banten — Kabar6.com

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy