Featured image of post 24 Venue FORPROV II Banten 2026 Tersebar di Kota Tangerang, dari Mal sampai Stadion Benteng

Foto: Diskominfo Kota Tangerang/Muhammad Firdaus Sulaiman

24 Venue FORPROV II Banten 2026 Tersebar di Kota Tangerang, dari Mal sampai Stadion Benteng

Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Banten 2026 bukan gelaran yang dipusatkan di satu stadion besar. Panitia memilih pendekatan berbeda: 24 venue disebar ke berbagai penjuru Kota Tangerang, mulai dari pusat perbelanjaan, aula gedung pertemuan, gelanggang olahraga, lapangan terbuka, hingga ruang publik. Ajangnya berlangsung 7–10 November 2026 dan melibatkan sekitar 50 Induk Organisasi Olahraga (INORGA) dari berbagai daerah di Provinsi Banten.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, menjelaskan bahwa penyebaran venue memang dirancang agar festival ini tidak berjarak dari warga. “Dengan lokasi kegiatan yang beragam, FORPROV diharapkan tidak hanya menjadi ajang bagi para pegiat olahraga untuk berpartisipasi, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai jenis olahraga masyarakat,” ujarnya, Sabtu (31/10/2026).

Olahraga Masyarakat Turun ke Ruang Publik

Konsep itu bukan tanpa alasan. Olahraga yang dipertandingkan di FORPROV berbeda wataknya dengan cabang-cabang di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV). Jika PORPROV berorientasi pada prestasi dan medali kontingen daerah, FORPROV lebih menekankan partisipasi warga, olahraga rekreasi, serta pelestarian permainan tradisional. Arena seperti mal, pelataran pemerintahan, dan taman kota justru lebih cocok untuk suasana itu.

“Kehadiran kegiatan di sejumlah ruang publik dan pusat aktivitas warga juga diharapkan dapat menambah kemeriahan suasana Kota Tangerang selama penyelenggaraan,” tambah Kaonang. Menurutnya, warga bisa memanfaatkan momen ini untuk melihat langsung berbagai aktivitas olahraga masyarakat sekaligus memberi dukungan kepada para pegiat yang bertanding.

Peta Venue: dari Metropolis Town Square sampai Taman Elektrik

Berdasarkan pemetaan venue yang dirilis Pemerintah Kota Tangerang, beberapa titik menjadi kluster utama. Metropolis Town Square menampung empat INORGA sekaligus, yaitu PORSI, ASKI, STI, dan ADYTI. Aula Gedung Cisadane lantai 4 dipakai KSBB, KLPI, ORKI, dan ELTEKERS, sementara Aula Al Amanah menjadi markas YJI, PPYNI, PERWATUSI, dan KBI.

Kluster berikutnya berada di pusat perbelanjaan: Mall Icon untuk IOSKI, ASIAFI, PORPI, dan ATNI; Tangcity Mall untuk ILDI, ISDMI, BBOY, dan ULD; serta Mall WTC Matahari Serpong untuk INNASOC. Gedung MUI menjadi lokasi APPSBI, SHM, dan DKKI.

Kawasan Stadion Benteng Reborn memainkan peran besar. Ruang VIP stadion dipakai IESPA dan POGTI, parkir barat menjadi arena KOSTI serta FONI, dan lapangan BMX dipakai ABI/BMX. Selain itu ada Pelataran Puspem untuk PLBSI dan ASTRAMI, Lapangan Puspem untuk BAVETI, GOR Koang untuk FPMSI dan ASBKI, serta SMA 2 Kota Tangerang untuk PERBOSI.

Zona selatan dan timur kota juga kebagian. GOR Nambo menjadi lokasi FYBI dan PELANGI, Lapangan Panahan Sukun dipakai FESPATI, PERPATRI NJ, PI, dan APRI, Lapangan Bola Sukun untuk WBN, LEMPIKNAS, dan FORSPEK, GOR Grand Lake atau Green Lake untuk BKI, KPSN, dan YPOK. Kolam Renang Yadika/Yonif menjadi arena AKSI, sedangkan Taman Elektrik dipakai PORTINA—induk organisasi yang menaungi olahraga tradisional.

Seluruh Atlet Ditanggung BPJS

Satu hal yang jarang disorot pada ajang olahraga masyarakat adalah perlindungan peserta. Pemkot Tangerang memastikan seluruh atlet yang tampil di FORPROV II Banten 2026 mendapat perlindungan BPJS selama rangkaian kegiatan 7–10 November.

“Perlindungan tersebut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan ajang olahraga masyarakat yang melibatkan sekitar 50 Induk Organisasi Olahraga,” tegas Kaonang, Jumat (30/10/2026). Ia menambahkan, dengan beragamnya jenis olahraga rekreasi dan tradisional yang dipertandingkan maupun dipertunjukkan, aspek keselamatan peserta perlu menjadi perhatian bersama.

Meski demikian, Dispora menegaskan bahwa jenis kepesertaan, cakupan manfaat, dan mekanisme penanganan bila terjadi insiden masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi penyelenggara. Poin ini penting bagi para pegiat yang ingin memastikan hak perlindungannya jelas sebelum bertanding.

Target 5.000 Peserta, 10.000 Penonton

Skala acara tergolong besar untuk ukuran festival olahraga masyarakat. Ketua KORMI Provinsi Banten, Nuraeni, menyebut FORPROV II Banten melibatkan sekitar 5.000 peserta dan menargetkan mampu menyedot hingga 10.000 penonton.

Gubernur Banten Andra Soni berharap gelaran ini meningkatkan kebugaran warga sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. “Tujuannya bukan sekadar prestasi, tetapi untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Kita ingin membuat masyarakat bugar, sehat dan gembira, sehingga bisa lebih aktif serta produktif dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Pembukaan di Alun-Alun Kota Tangerang

Seremonial pembukaan direncanakan berlangsung di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, pada 7 November 2026. Rangkaiannya akan dimeriahkan defile peserta, hiburan seni lokal, serta pertunjukan tari kolosal yang memperkenalkan kekayaan budaya Banten.

Lokasi pembukaan itu strategis karena berada di jantung kota dan mudah dijangkau dengan transportasi umum. Warga yang tidak sempat mengikuti seluruh rangkaian lomba tetap bisa merasakan atmosfernya lewat panggung pembukaan dan aktivitas di venue-venue terdekat.

Dampak Ekonomi di Sekitar Venue

Penyebaran venue di mal, gedung pertemuan, dan ruang publik membawa konsekuensi lain: perputaran uang ikut menyebar. Kehadiran peserta, pendamping, dan pengunjung berpotensi mengangkat usaha kuliner, UMKM, transportasi, hingga jasa akomodasi di sekitar lokasi kegiatan.

“Kehadiran kegiatan di sejumlah ruang publik dan pusat aktivitas warga juga diharapkan dapat menambah kemeriahan suasana Kota Tangerang,” ujar Kaonang. Nuraeni menambahkan, sektor perhotelan, restoran, dan UMKM bisa ikut hidup selama empat hari penyelenggaraan.

Beda FORPROV dan PORPROV

FORPROV II Banten 2026 sering tertukar dengan PORPROV VII Banten yang juga digelar tahun ini. Keduanya berbeda. PORPROV VII Banten 2026 berlangsung di Kota Tangerang Selatan pada 15–23 November 2026 dengan puluhan cabang olahraga prestasi, dan Kota Tangerang menargetkan mempertahankan gelar juara umum di sana.

Sementara FORPROV dikelola melalui Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) dan berfokus pada olahraga rekreasi serta tradisional. Karena itu, venue-venue yang dipakai pun bukan stadion khusus, melainkan ruang-ruang yang akrab dengan keseharian warga. Bagi Kota Tangerang, menjadi tuan rumah FORPROV berarti menguji kesiapan fasilitas sekaligus membuktikan bahwa olahraga masyarakat punya panggung sendiri.

Informasi jadwal masing-masing INORGA dan akses menuju venue dapat dipantau melalui kanal resmi Pemerintah Kota Tangerang dan panitia penyelenggara.

Sumber: Pemerintah Kota Tangerang · ANTARA Banten

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy