Featured image of post Hylo Open 2026: Tujuh Wakil Indonesia ke 16 Besar, Leo/Daniel Mundur karena Cedera

Foto: dok. PP PBSI/detikSport

Hylo Open 2026: Tujuh Wakil Indonesia ke 16 Besar, Leo/Daniel Mundur karena Cedera

Langit Saarbrücken sedang bersahabat dengan tim bulu tangkis Indonesia. Sampai Rabu (28/10/2026) malam WIB, tujuh wakil Merah Putih sudah memastikan tempat di babak 16 besar Hylo Open 2026, turnamen yang digelar di Saarlandhalle, Jerman. Kabar baik itu datang bersama satu kabar pahit: ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mundur sebelum bertanding karena cedera.

Babak 16 besar akan dimainkan Kamis (29/10/2026). Tujuh tiket yang sudah dikantongi Indonesia tersebar di tiga nomor: tunggal putra, ganda putri, dan ganda putra. Satu tambahan dipastikan datang dari ganda campuran, meski harus dibayar dengan satu tiket yang hangus karena dua pasangan Indonesia saling berhadapan.

Hari pertama: empat dari tujuh lolos

Hylo Open 2026 dibuka Selasa (27/10/2026). Dari tujuh wakil Indonesia yang turun di hari pertama, empat berhasil melewati ujian awal.

Ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membuka jalan. Berstatus unggulan empat, mereka sempat kehilangan gim pertama sebelum bangkit dan menang 17-21, 21-15, 21-15 atas duet Jerman Jonathan Dresp/Simon Krax. Di babak kedua, Raymond/Joaquin akan menghadapi wakil Denmark William Kryger Boe/Rasmus Espersen.

Dua ganda putri menyusul tanpa kesulitan berarti. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyingkirkan pasangan Polandia Paulina Cybulska/Kornelia Marczak dengan skor 21-13, 21-9. Sementara Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti menang dua gim langsung atas wakil Belanda Kirsten de Wit/Meerte Loos, 21-12, 21-12.

Tiket keempat diraih ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Sebagai unggulan pertama, Sabar/Reza justru harus bekerja ekstra. Setelah merebut gim pembuka 21-19, mereka kehilangan gim kedua 13-21, sebelum akhirnya menutup laga 21-11 atas pasangan Inggris Alex Green/Zach Russ.

Dua wakil Indonesia harus angkat koper lebih cepat. Ganda junior Ali Faathir Rayhan/Devin Arthra Wahyudi belum mampu melewati hadangan pasangan Republik Ceko, Jiri Kral/Ondrej Kral. Kejutan lebih besar menimpa unggulan dua ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Rachel/Febi ditumbangkan duet nonunggulan tuan rumah Stine Kuespert/Isabel Lohau lewat skor 14-21, 19-21.

Kekalahan Rachel/Febi menjadi pengingat bahwa status unggulan tidak menjamin apa pun di turnamen selevel World Tour. Pasangan Jerman itu tampil tanpa beban, menekan sejak gim pertama, dan memanfaatkan celah di pertahanan depan lawan yang sepanjang laga terlihat tidak menemukan ritme.

Leo/Daniel mundur: lutut Daniel jadi alasan

Nama Leo/Daniel sebenarnya sudah tercantum di bagan babak 32 besar. Mereka dijadwalkan menghadapi pasangan Nathan Bregga/Gregorie Deschamp. Namun keduanya tak pernah muncul di lapangan.

Kepala pelatih ganda putra pelatnas, Antonius Budi Ariantho, memutuskan menarik Leo/Daniel sebagai langkah pencegahan. Penyebabnya nyeri pada lutut kiri Daniel Marthin yang muncul setelah sesi latihan.

“Setelah menjalani latihan di practice court kemarin, Daniel Marthin merasakan nyeri pada lutut kirinya setelah berlatih di lapangan latihan yang cukup licin karena lantai lapangan menggunakan kayu tanpa karpet,” kata Anton dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).

Keputusan itu bukan tanpa alasan. Daniel punya riwayat cedera lutut yang panjang. Saat membela Indonesia di Sudirman Cup 2025, ia mengalami cedera dan harus menjalani operasi pembersihan sendi lutut. Pemulihannya memakan waktu sekitar satu tahun, periode yang membuatnya absen dari banyak turnamen.

“Keputusan tersebut diambil sebagai langkah preventif untuk menghindari risiko cedera dan memastikan kondisi atlet tetap menjadi prioritas utama,” ujar Anton.

Bagi tim pelatih, menarik pemain lebih baik daripada memaksakan tampil di turnamen yang masih menyisakan banyak agenda. Dengan begitu, Leo/Daniel hanya mengikuti French Open pada rangkaian tur Eropa kali ini. Sebelumnya mereka juga mundur dari Denmark Open karena Daniel mengalami cedera siku.

Di French Open, Leo/Daniel yang baru saja menyumbang dua medali emas Asian Games 2026 harus mengakui keunggulan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin di semifinal. Mereka kalah 20-22, 9-21.

Jonatan Christie tanpa kehilangan gim

Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie memberi hasil yang jauh lebih mulus. Menghadapi William Bogebjerg dari Denmark di babak 32 besar, Rabu (28/10/2026) malam WIB, Jonatan menang dua gim langsung 21-18, 21-16.

Kemenangan itu membawa Jonatan ke babak 16 besar. Lawan berikutnya adalah pemenang pertandingan antara Minoru Koga dari Jepang dan Garret Tan dari Amerika Serikat.

Bagi Jonatan, Hylo Open 2026 menjadi kesempatan untuk menjaga momentum setelah rangkaian turnamen Eropa sebelumnya. Gaya mainnya yang sabar dan rapat dalam bertahan terlihat efektif menghadapi pemain muda Denmark yang mengandalkan kecepatan.

Dua ganda campuran saling sikut

Sektor ganda campuran menyumbang dua tiket, tetapi juga memastikan satu wakil Indonesia harus tersingkir lebih awal. Sebab, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu akan saling berhadapan di babak 16 besar.

Dejan/Felisha melangkah setelah melalui pertarungan tiga gim melawan pasangan tuan rumah Patrick Volkmann/Franziska Volkmann. Mereka menang 21-14, 19-21, 21-16.

Amri/Nita tak kalah menegangkan. Menghadapi pasangan “gado-gado” Gregoire Deschamp (Prancis)/Iben Bergstein (Denmark), mereka menang 21-18, 21-18 dalam dua gim yang selalu ketat di poin akhir.

Duel sesama Indonesia itu memastikan satu tempat di perempatfinal ganda campuran sudah aman. Namun dari sisi jumlah, Indonesia kehilangan satu potensi wakil karena dua pasangan harus saling memakan.

Apa yang dipertaruhkan di babak 16 besar

Dengan tujuh wakil yang tersisa, Indonesia punya peluang realistis menyapu beberapa semifinal. Ganda putra punya dua tiket hidup lewat Raymond/Joaquin dan Sabar/Reza, sementara ganda putri menyisakan Febriana/Meilysa serta Amallia/Siti Fadia.

Yang patut dicermati adalah beban pertandingan. Hylo Open 2026 berjalan padat, dan sebagian pemain sudah menempuh rangkaian tur Eropa sejak beberapa pekan lalu. Kondisi fisik menjadi variabel yang sulit diabaikan, seperti yang menimpa Leo/Daniel.

Kasus Daniel Marthin juga menyoroti hal teknis di luar pertandingan: kualitas lapangan latihan. Lantai kayu tanpa karpet yang licin disebut menjadi pemicu nyeri lutut. Untuk pemain dengan riwayat operasi sendi, detail seperti ini bukan perkara kecil karena bisa berdampak pada persiapan sebuah turnamen.

Di sisi lain, mundurnya Leo/Daniel membuka ruang bagi pasangan lain untuk mengambil panggung. Raymond/Joaquin, yang kini berstatus unggulan empat, mendapat kesempatan lebih besar untuk melaju jauh.

Untuk publik bulu tangkis di Tangerang Raya, Hylo Open 2026 tetap layak diikuti. Turnamen ini sering menjadi ajang pembuktian pemain lapis kedua sebelum naik ke level yang lebih tinggi. Sejumlah pemain yang tampil di Saarbrücken juga biasa mengisi kejuaraan nasional dan beregu di Tanah Air, sehingga penampilan mereka menjadi indikator kedalaman skuad Indonesia.

Babak 16 besar dimainkan Kamis (29/10/2026). Tujuh tiket sudah di tangan. Sisanya bergantung pada bagaimana wakil Indonesia menjaga fokus di lapangan yang sudah menuntut satu korban sebelum turnamen benar-benar dimulai untuk mereka.

Sumber: detikSport, Rekap Hari Pertama Hylo Open 2026, Alasan Leo/Daniel Mundur

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy