iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max resmi mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) serta sertifikat Postel dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Dua sertifikat regulasi ini menjadi syarat mutlak agar perangkat telekomunikasi dapat dipasarkan secara resmi di Indonesia. Dengan lolosnya kedua tahapan tersebut, jalan iPhone generasi terbaru menuju konsumen Tanah Air kian terbuka lebar.
Erajaya Digital selaku distributor resmi Apple di Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk menyambut penjualan iPhone 18 Pro series. Deputy CEO Erajaya Digital, Jong Woon Kim, menegaskan pihaknya akan mengikuti seluruh arahan dari Apple terkait peluncuran perangkat terbaru di pasar Indonesia.
“Kami akan ikut arahanya dari Apple. Dan yang apa dari Apple suruh, ya kami siap,” ujar Kim saat ditemui di sela-sela peresmian Festival Belanja Erafone 2026 di Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Proses Sertifikasi yang Panjang
Sebelum dapat dijual secara resmi di Indonesia, setiap perangkat telekomunikasi wajib menempuh proses sertifikasi yang ketat. TKDN merupakan syarat utama yang mengatur komponen dalam negeri yang harus terkandung dalam perangkat. Sementara itu, sertifikat Postel dari Komdigi memastikan perangkat memenuhi standar teknis dan keamanan yang berlaku di Indonesia.
Kedua sertifikat ini kerap menjadi hambatan bagi Apple dalam memasarkan produk terbarunya ke Indonesia. Pada generasi-generasi sebelumnya, keterlambatan sertifikasi sering kali membuat iPhone terbaru terlambat berbulan-bulan dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara. Namun, dengan lolosnya iPhone 18 Pro series dari kedua tahapan tersebut sebelum akhir September, potensi keterlambatan dapat diminimalisasi.
Proses sertifikasi TKDN sendiri mengharuskan produsen atau distributor untuk membuktikan bahwa komponen-komponen tertentu dalam perangkat diproduksi atau dirakit di dalam negeri. Persyaratan ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk mendorong industri manufaktur lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap impor komponen elektronik.
Prediksi Harga dan Jadwal Peluncuran
Meski Erajaya belum mengonfirmasi jadwal resmi peluncuran, sejumlah bocoran dari komunitas Apple enthusiast Indonesia memberikan gambaran. Bagus Hernawan, seorang penggemar Apple yang kerap memberikan prediksi akurat mengenai ketersediaan produk Apple di Indonesia, memperkirakan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max akan mulai dijual pada 16 Oktober 2026.
Perangkat tersebut disebutkan akan hadir bersama Apple Watch Series 12, Apple Watch Ultra 4, dan AirPods 5. Sementara itu, iPhone Duo — ponsel lipat pertama Apple — diperkirakan menyusul pada 30 Oktober atau 2 November mendatang.
Soal harga, berdasarkan bocoran yang beredar, tiga perangkat anyar Apple tersebut diprediksi dibanderol dengan harga sebagai berikut:
- iPhone 18 Pro mulai Rp 27.999.000
- iPhone 18 Pro Max mulai Rp 29.999.000
- iPhone Duo mulai Rp 44.999.000
Harga-harga tersebut masih berupa perkiraan dan dapat berubah sesuai keputusan resmi Apple serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS saat peluncuran. Meski demikian, kisaran harga tersebut sejalan dengan tren premium yang diusung Apple untuk lini iPhone Pro.
Erajaya Siap tapi Belum Ada Kepastian
Kembali ke pernyataan Jong Woon Kim, Erajaya mengaku sudah menyiapkan infrastruktur ritel untuk menyambut peluncuran iPhone terbaru. Namun, Kim menegaskan pihaknya belum menerima rencana lengkap dari Apple mengenai jadwal peluncuran di Indonesia.
Ketika ditanya mengenai waktu pasti peluncuran, Kim belum dapat memberikan bocoran. Menurutnya, informasi mengenai jadwal peluncuran sepenuhnya berada di tangan Apple. “Biasanya kalau Apple nggak ada bocoran. Because Apple is perfect anyway,” ujarnya berseloroh.
Ia menegaskan jika nantinya ada informasi mengenai jadwal peluncuran, kabar tersebut seharusnya berasal langsung dari Apple, bukan dari Erajaya. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun dari sisi kesiapan ritel Erajaya sudah mantap, kepastian jadwal tetap bergantung pada keputusan Apple sebagai induk perusahaan.
Menariknya, ketika ditanya apakah peluncuran iPhone terbaru nantinya akan kembali diramaikan dengan midnight launch — seperti yang kerap dilakukan Apple untuk produk-produk premiumnya — Kim mengatakan konsep acaranya juga belum diputuskan. “Acara semuanya kita belum confirm. Karena masih ada waktu. Jadi masih tentatif,” ungkapnya. “Bisa jadi yes, bisa jadi nggak.”
Dampak bagi Konsumen Indonesia
Lolosnya iPhone 18 Pro series dari sertifikasi TKDN dan Postel menjadi kabar gembira bagi para penggemar Apple di Indonesia, khususnya di wilayah Tangerang Raya yang memiliki komunitas Apple enthusiast cukup besar. Dengan harga yang diprediksi mulai dari Rp 28 juta, iPhone 18 Pro menawarkan peningkatan signifikan dari generasi sebelumnya.
iPhone 18 Pro sendiri telah diluncurkan secara global dalam gelaran “Surprise and Shine” di Cupertino, Amerika Serikat, pada 9 September 2026 lalu. Perangkat ini hadir dengan chip Apple A20 Pro yang diproses menggunakan teknologi 2nm, menjanjikan peningkatan performa dan efisiensi daya yang signifikan.
Bagi warga Tangerang Raya yang berencana membeli, ada baiknya bersiap sejak sekarang. Pasalnya, Erajaya juga mengantisipasi kenaikan harga perangkat global yang dipengaruhi peningkatan harga material dan komponen memori. Kim menyebutkan bahwa perusahaan telah menyiapkan stok lebih awal untuk mengantisipasi kondisi tersebut.
“Yang penting, kami memberikan kesempatan kepada customer untuk mendapatkan harga yang lebih bagus. Ini kesempatan sebelum lebih naik,” ujarnya.
Kompetisi Makin Ketat
Kedatangan iPhone 18 Pro series di Indonesia juga akan semakin memanaskan persaingan di segmen smartphone premium. Samsung Galaxy S26 series yang lebih dulu hadir di pasaran kini mendapatkan tantangan serius dari Apple. Sementara itu, Vivo juga baru meluncurkan OriginOS 7 dengan konektivitas lintas ekosistem yang menyambungkan perangkat Android dengan ekosistem Apple.
Di tengah kenaikan harga smartphone secara global, konsumen Indonesia dituntut untuk lebih jeli dalam memilih perangkat. Keberadaan distributor resmi seperti Erajaya menjadi jaminan bahwa perangkat yang dibeli memiliki garansi resmi dan layanan purna jual yang terjamin.
Dengan semua perkembangan ini, warga Tangerang Raya tampaknya tinggal menunggu pengumuman resmi dari Apple dan Erajaya mengenai kapan iPhone 18 Pro series akan resmi hadir di pasar Indonesia. Satu hal yang pasti, jalur regulasi sudah terbuka dan Erajaya sudah siap menyambutnya.
Sumber: detikINET
