Featured image of post Jay Idzes Cedera, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Absen di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Cedera, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Absen di FIFA ASEAN Cup 2026

Kabar buruk menghantam kubu Timnas Indonesia menjelang gelaran FIFA ASEAN Cup 2026. Kapten skuad Garuda, Jay Idzes, mengalami cedera otot paha kiri saat membela klubnya Sassuolo di Serie A Italia. Cedera ini berpotensi membuat pemain berusia 26 tahun itu absen dari turnamen internasional yang akan berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026 mendatang.

Kronologi Cedera dalam Laga Dramatis

Jay Idzes tampil sebagai starter saat Sassuolo menjamu Juventus di Mapei Stadium, Senin (14/9/2026) malam waktu setempat. Laga berjalan sangat dramatis. Sassuolo yang bermain di kandang sendiri mampu mengalahkan raksasa Serie A tersebut dengan skor 3-2.

Namun kemenangan tersebut ditandai dengan insiden yang merugikan. Pada menit ke-81, Idzes ditarik keluar lapangan setelah mengalami masalah pada kaki kirinya. Rekaman pertandingan memperlihatkan bek tengah Indonesia itu terlihat kesakitan saat berusaha menggerakkan kakinya dan akhirnya tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Sassuolo segera melakukan pemeriksaan medis terhadap pemain andalannya tersebut. Hasil diagnosis mengungkapkan bahwa Idzes mengalami robekan sedang pada otot quadriceps paha kirinya. Cedera jenis ini biasanya membutuhkan waktu pemulihan yang tidak singkat, tergantung dari tingkat keparahannya.

Estimasi Waktu Pemulihan dan Dampak untuk FIFA ASEAN Cup

Media Italia yang mengikuti perkembangan Sassuolo, Sassuolo News, memperkirakan bahwa Jay Idzes akan absen antara satu setengah hingga dua bulan ke depan. Jika estimasi ini akurat, maka kapten Timnas Indonesia itu dipastikan tidak akan bisa tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 yang tinggal hitungan hari lagi.

Sassuolo sendiri belum mengumumkan secara resmi mengenai jangka waktu pemulihan Idzes. Klub asal Emilia-Romagna itu hanya mengonfirmasi bahwa sang pemain sudah memulai program rehabilitasi cederanya. Idzes dipastikan absen saat Sassuolo menghadapi Monza pada 19 September mendatang.

Kehilangan Idzes menjadi pukulan telak bagi Sassuolo. Pemain yang didatangkan pada 2025 dari Venezia itu menjadi figur inti di lini belakang I Neroverdi. Penampilannya yang konsisten di Serie A menjadikannya salah satu bek tengah terbaik yang dimiliki klub tersebut. Sassuolo News bahkan menyebut bahwa I Neroverdi terlihat rentan tanpa kehadiran Idzes di lini pertahanan.

Dampak Besar bagi Timnas Indonesia

Di level timnas, kehilangan Jay Idzes jauh lebih dari sekadar absennya satu pemain. Sebagai kapten skuad Garuda, Idzes bukan hanya andalan di lini pertahanan tetapi juga pemimpin mental dan motivasi bagi seluruh rekan setimnya.

Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Garuda tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Pertandingan pertama akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Tanpa kapten terbaiknya, pelatih John Herdman harus segera menyiapkan alternatif strategi.

Sejumlah nama bek tengah potensial bisa menjadi pengganti Idzes. Pemain-pemain yang berkarier di liga-liga Asia maupun kompetisi domestik berpeluang besar untuk mengisi posisi yang ditinggalkan. Namun menggantikan peran kepemimpinan Idzes di atas lapangan jauh lebih sulit daripada sekadar mengganti posisi di formasi. Herdman kini memiliki waktu yang sangat terbatas untuk menemukan formula pertahanan baru sebelum turnamen dimulai.

Perjalanan Karier Jay Idzes di Eropa

Jay Idzes memulai karier profesionalnya di Venezia pada 2020. Bersama klub Serie A tersebut, ia berkembang menjadi salah satu bek tengah paling konsisten di Italia. Penampilan impresifnya di Venezia kemudian membawanya pindah ke Sassuolo pada 2025 dengan status transfer permanen.

Di level timnas, Idzes menjadi pilar utama lini pertahanan Indonesia sejak pertama kali dipanggil. Kemampuannya membaca permainan, duel udara yang kuat, dan ketenangan dalam mengolah bola menjadikannya pemain yang sulit digantikan. Penunjukannya sebagai kapten Timnas Indonesia menunjukkan betapa pentingnya peran Idzes baik di dalam maupun di luar lapangan.

Kiprah Idzes di Serie A juga menarik perhatian publik sepak bola nasional. Bersama para pemain Indonesia lainnya yang berkarier di Eropa, Idzes membuktikan bahwa pemain Indonesia mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia. Hal ini menjadi inspirasi bagi generasi muda pesepak bola Indonesia yang bercita-cita untuk bermain di liga-liga Eropa. Catatan tujuh penyelamatan Emil Audero saat melawan Real Madrid bersama Rayo Vallecano pekan lalu menjadi contoh lain betapa kompetitifnya pemain Indonesia di kancah Eropa.

Persiapan Timnas Indonesia Tanpa Kapten

Dengan waktu yang semakin mendesak, pelatih John Herdman dan jajaran pelatih Timnas Indonesia harus mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk. Skuad untuk FIFA ASEAN Cup 2026 kemungkinan akan diumumkan dalam waktu dekat, dan nama Jay Idzes mungkin tidak akan masuk dalam daftar tersebut.

Situasi ini menjadi ujian tersendiri bagi kedalaman skuad Timnas Indonesia. Sejumlah pemain bek tengah yang berkarier di kompetisi domestik maupun luar negeri berpeluang untuk mendapatkan kesempatan bermain. Persaingan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Idzes akan semakin ketat.

FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan turnamen bergengsi yang masuk dalam kalender resmi FIFA. Indonesia sebagai tuan rumah tentu ingin tampil optimal dan meraih hasil terbaik. Kehilangan kapten sekaligus bek andalan menjelang turnamen besar tentu menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Garuda.

Para pendukung Timnas Indonesia berharap agar cedera Jay Idzes tidak separah perkiraan dan sang kapten bisa segera pulih. Namun realistisnya, peluang untuk tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 sudah sangat tipis. Semua pihak kini menantikan pengumuman resmi dari Sassuolo mengenai kondisi dan jadwal pemulihan sang pemain.

Sumber: detikSport

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy