Featured image of post Kabupaten Tangerang Cetak Rekor Investasi Rp29 Triliun di Semester I 2026

Foto: ANTARA/Azmi Samsul M

Kabupaten Tangerang Cetak Rekor Investasi Rp29 Triliun di Semester I 2026

Kabupaten Tangerang mencatatkan angka realisasi investasi sebesar Rp29,04 triliun pada semester pertama 2026. Angka itu menjadikan wilayah Cikasungka ini sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi di seluruh Provinsi Banten. Capaian ini bahkan berkontribusi sekitar 43,80 persen dari total realisasi investasi Provinsi Banten yang mencapai Rp66,3 triliun pada periode yang sama.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang, Haerudin Setiawan, mengatakan capaian tersebut berasal dari dua sumber utama, yaitu Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Realisasi PMA mencapai Rp10,3 triliun, sementara PMDN menyumbang Rp18,74 triliun.

“Untuk semester I tahun 2026 ini, realisasi nilai investasi di Kabupaten Tangerang menembus angka Rp29,04 triliun, dan tertinggi di Provinsi Banten,” ujar Haerudin.

Berdasarkan informasi dari Satelit News, tren investasi di Kabupaten Tangerang pada semester I 2026 menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Angka ini menjadi sinyal kuat masih tingginya kepercayaan dunia usaha terhadap Kabupaten Tangerang di tengah kondisi geopolitik internasional yang belum menentu.

Sektor-Sektor Tujuan Investasi

Investasi yang masuk tersebar di berbagai sektor strategis, di antaranya properti atau perumahan, industri karet dan plastik, perdagangan dan reparasi, transportasi, gudang dan telekomunikasi, industri logam dasar, barang logam, industri barang kulit dan alas kaki, industri kendaraan bermotor, serta jasa lainnya. Keragaman sektor tujuan investasi ini menunjukkan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki ekonomi yang diversifikasi dan tidak bergantung pada satu sektor tertentu.

Sektor properti dan perumahan menjadi penyumbang terbesar mengingat pertumbuhan penduduk yang pesat di kawasan Jabodetabek. Kawasan seperti Citra Raya, Gading Serpong, dan BSD City terus mengalami ekspansi pembangunan perumahan dan komersial. Sementara itu, sektor industri manufaktur seperti karet, plastik, dan logam menunjukkan potensi besar Kabupaten Tangerang sebagai basis industri di Banten.

Investor Asing

Investor yang menanamkan modal berasal dari lima negara Asia utama: China, Singapura, Jepang, Hongkong, dan Korea Selatan. Selain itu, terdapat pula penanaman modal asing dari Taiwan. Dominasi investor dari kawasan Asia ini mencerminkan posisi strategis Kabupaten Tangerang dalam jalur investasi regional, terutama dengan akses langsung ke Pelabuhan Tanjung Priok dan Bandara Soekarno-Hatta.

China menjadi investor terbesar dengan investasi yang mengalir ke sektor manufaktur dan teknologi. Singapura dan Hongkong berfokus pada sektor properti dan jasa keuangan, sementara Jepang dan Korea Selatan lebih banyak berinvestasi di sektor industri otomotif dan elektronik.

Penyerapan Tenaga Kerja

Capaian tersebut juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja. Dari realisasi investasi sebesar Rp29,04 triliun, terbentuk 40.149 lapangan kerja baru untuk masyarakat Kabupaten Tangerang. Angka ini menunjukkan dampak nyata investasi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Angka ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, sekaligus menjadi bukti bahwa investasi tidak hanya menguntungkan pengusaha, tetapi juga berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan terciptanya lebih dari 40 ribu lapangan kerja baru, diharapkan tingkat pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Tangerang dapat berkurang secara signifikan. Selain itu, peningkatan lapangan kerja juga berdampak pada peningkatan daya beli masyarakat yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Target dan Proyeksi Semester II

Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Tangerang, Mudji Widodo, menambahkan bahwa angka tersebut sudah mencapai 74,4 persen dari target investasi sebesar Rp39,03 triliun. Artinya, di semester II 2026, tim DPMPTSP masih perlu mengejar sisa target sekitar 25,6 persen agar target tahunan tercapai.

“Realisasi investasi yang sudah mencapai hampir tiga perempat dari target tahunan menjadi modal kuat bagi kami untuk terus menarik investasi di semester kedua. Kami optimis target Rp39,03 triliun dapat tercapai,” ujar Mudji Widodo.

DPMPTSP Kabupaten Tangerang terus berupaya mempermudah proses perizinan investasi melalui sistem pelayanan terpadu satu pintu. Berbagai kemudahan seperti percepatan proses izin, pengurangan birokrasi, dan pemberian insentif fiskal menjadi strategi utama dalam menarik minat investor.

Dampak terhadap Perekonomian Daerah

Realisasi investasi yang tinggi ini diprediksi akan terus mendorong pertumbuhan statistik makro ekonomi Kabupaten Tangerang, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat posisi daerah sebagai salah satu lokomotif investasi di Banten. Beberapa dampak positif yang dapat dirasakan antara lain:

  1. Pertumbuhan PDRB — peningkatan investasi berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Tangerang
  2. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah — investasi yang masuk meningkatkan kontribusi pajak dan retribusi daerah
  3. Pembangunan Infrastruktur — kebutuhan infrastruktur pendukung investasi mendorong pembangunan jalan, jembatan, dan utilitas lainnya
  4. Peningkatan Kualitas SDM — kebutuhan tenaga kerja terampil mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan

Kabupaten Tangerang dengan potensi dan pencapaiannya ini terus menjadi primadona investasi di Provinsi Banten, dan bahkan di tingkat nasional. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan seluruh pemangku kebijakan dan sinergi antara pemerintah daerah dengan dunia usaha. Dengan pencapaian yang mengesankan ini, Kabupaten Tangerang semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu kawasan investasi terpenting di Indonesia bagian barat. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus berinovasi dalam menarik investasi.

Sumber: ANTARA News Banten

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy