Featured image of post Nama Paling Populer di Indonesia Tiap Generasi: Slamet, Mulyadi, hingga Muhammad Al Fatih

Nama Paling Populer di Indonesia Tiap Generasi: Slamet, Mulyadi, hingga Muhammad Al Fatih

Data Dukcapil menunjukkan nama yang sering digunakan penduduk Indonesia berbeda di setiap generasi, dari Slamet dan Aminah di era Baby Boomer hingga Muhammad Al Fatih di Generasi Alpha.

JAKARTA — Data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri menunjukkan bahwa nama yang sering digunakan penduduk Indonesia tidak hanya berbeda di setiap generasi, tetapi juga terinspirasi dari tokoh anime, artis internasional, hingga nama negara.

Pada generasi Baby Boomer (1946–1964), nama paling dominan adalah Slamet untuk laki-laki dan Aminah untuk perempuan. Kedua nama itu menjadi saksi tren pemberian nama yang kental dengan nuansa tradisional Jawa pada masa itu.

Memasuki Generasi X (1965–1980), pilihan nama mulai lebih beragam. Mulyadi dan Sutrisno menjadi nama laki-laki yang paling banyak digunakan, sementara Sulastri dan Nurhayati mendominasi nama perempuan.

Generasi Alpha dan tren nama modern

Berbeda dengan generasi sebelumnya, Generasi Alpha yang lahir mulai 2013 menunjukkan tren nama yang lebih religius-modern. Muhammad Al Fatih menempati posisi teratas untuk laki-laki, sementara Siti Aisyah menjadi nama perempuan yang paling populer.

Inspirasi dari anime dan nama negara

Yang menarik, Dukcapil juga mencatat nama-nama unik yang terinspirasi budaya pop. Nama “Uzumaki”, yang dikenal dari serial anime Naruto, ternyata dipakai oleh 190 penduduk Indonesia. Fenomena ini menunjukkan pengaruh budaya pop Jepang yang cukup kuat di kalangan orang tua muda.

Sementara itu, kategori nama negara juga menarik perhatian. Oman menempati posisi pertama dengan 28.818 penduduk yang menggunakan nama tersebut. Tren pemberian nama negara ini mencerminkan kebiasaan sebagian masyarakat yang menginginkan nama unik dan bermakna internasional.

Data ini sekaligus menggambarkan bagaimana tren penamaan di Indonesia terus berkembang mengikuti zaman — dari nama tradisional yang sarat makna, hingga nama-nama modern yang terinspirasi budaya global.

Sumber: Data Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, diolah dari pemberitaan media.

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy