Featured image of post Pemkot Tangsel Dorong Kekompakan ASN Lewat Ribuan Inovasi Teknologi untuk Masyarakat

Foto: tangerangselatankota.go.id

Pemkot Tangsel Dorong Kekompakan ASN Lewat Ribuan Inovasi Teknologi untuk Masyarakat

Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus menggelorakan transformasi pelayanan publik dengan ratusan inovasi berbasis teknologi yang dikembangkan di seluruh perangkat daerah, rumah sakit, hingga puskesmas. Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan bahwa inovasi tidak boleh berhenti sebagai ide, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Transformasi Digital dari Birokrasi Ke Masyarakat

Langkah ini bukan sekadar wacana. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) menghadirkan SISTARI, basis data riset dan inovasi untuk mendukung perencanaan pembangunan berbasis data. Di lini keuangan, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) meluncurkan Petakan Asetku, sistem pemetaan digital berbasis koordinat untuk mengamankan aset tanah milik pemkot.

Sementara itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) meluncurkan Aplikasi Pelayanan Informasi Kepegawaian untuk mengotomatisasi administrasi SDM. Kecamatan Ciputat Timur ikut menyumbangkan solusi dengan SAPU CIPTIM, inovasi berbasis teknologi untuk mempercepat pelayanan administrasi kependudukan tingkat wilayah.

Inovasi Digital di RSU dan Puskesmas

Di sektor layanan kesehatan, RSU Kota Tangerang Selatan mengoperasikan IMANJA, sistem informasi monitoring jadwal dinas dan aktivitas harian real time. Ditambah SINGANGENIN untuk pengendalian manajemen line, serta informasi antrian live pendaftaran, sistem ini mengurangi waktu tunggu pasien secara signifikan.

RSUD Pondok Aren juga tidak kalah kuantum dengan dua platform andalan: HERO (Hospital Electronic Registration Online) untuk pendaftaran rawat jalan secara daring, dan DISIKAT (Diskusi Seputar Informasi Kesehatan Masyarakat) untuk edukasi kesehatan berbasis komunitas digital.

Di tingkat puskesmas, inovasi berbasis teknologi kian berkembang pesat. Puskesmas Bakti Jaya meluncurkan Ngider TB dan JAMBU untuk melacak penderita TBC dan memantau kesehatan ibu hamil secara terstruktur. Puskesmas Bambu Apus menghadirkan SIMO (Stiker Inget Minum Obat), sistem pengingat obat untuk meningkatkan kepatuhan pasien.

Puskesmas Pondok Benda Baru punya program JUS JOKJA, yaitu Jumat Sehat di Pojok Jamu yang memadukan teknologi informasi dengan layanan kesehatan tradisional. Di Puskesmas Ciater, MENTARI CETING menjadi pusat layanan ibu dan balita untuk cegah stunting secara terpadu.

Puskesmas Ciputat Timur menghadirkan dua program inovasi sekaligus: MANIS HADIR UNTUK BERSAMA untuk program prolanis hipertensi dan diabetes mellitus, serta GEBET SI MANIS untuk gerakan pencegahan TB pada penderita kencing manis. Puskesmas Cirendeu juga punya ornamen inovasi kesehatan terpadu mulai dari SI KRIWIL (sistem informasi kesehatan terintegrasi bina wilayah) hingga SEPAKAT untuk pengobatan TBC yang berkelanjutan.

Manajemen dan Teknologi Kesehatan Masyarakat

Selain puskesmas, RSU Tangsel dan RSUD Pondok Aren juga mengembangkan sistem pendaftaran online berbasis web. Data-data pasien kini terhubung secara real-time, sehingga tenaga medis dapat mengakses riwayat kesehatan dengan cepat dan akurat. Kemudahan ini secara tidak langsung menciptakan catatan medis elektronik yang lebih rapi dan terstruktur.

Sementara itu, Puskesmas Jurang Mangu menorehkan rekor dengan lebih dari dua puluh program inovasi, mulai dari Mari Juragan untuk remaja putri bebas anemia, CINTA MASJUAN dan Si MASJUAN untuk peduli HIV/AIDS, hingga GESIT untuk gerakan pencegahan demam berdarah.

Program lain yang tak kalah penting adalah PELANGI BIRU untuk layanan sanitasi klinis dan POS KESUMA sebagai gerai informasi kesehatan terpadu. Puskesmas Kampung Sawah juga menghadirkan ABAYA untuk akte lahir bayi dan SIPOKUS untuk pendaftaran online puskesmas, yang mengurangi antrian fisik secara drastis.

Komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan

Pemkot Tangsel menegaskan bahwa inovasi ini tidak hanya tentang pencapaian penghargaan, tetapi tentang dampak nyata bagi masyarakat Cikasungka dan Adiyasa. Wali Kota Benyamin Davnie mengatakan transformasi pelayanan publik harus terus berkelanjutan dan terbuka untuk kolaborasi antarinstansi maupun swasta.

Dengan ratusan inovasi yang berkelanjutan, Tangerang Selatan menunjukkan bahwa pelayanan publik bisa lebih cepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Langkah ini juga menjadi bukti komitmen Kota Tangsel dalam menuju pemerintahan berbasis data dan teknologi.

Sumber: Pemkot Tangsel Perkuat Pelayanan Publik Lewat Puluhan Inovasi Berbasis Teknologi

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy