Featured image of post Persita Pesta Lima Gol di Kandang Persik Kediri, Pablo Ganet Hattrick dan Rekor Tak Terkalahkan Berlanjut

Foto: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar

Persita Pesta Lima Gol di Kandang Persik Kediri, Pablo Ganet Hattrick dan Rekor Tak Terkalahkan Berlanjut

Persita Tangerang menghajar Persik Kediri 5-1 pada pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027. Pablo Ganet mencetak hattrick, Pendekar Cisadane kini jadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan.

Persita Tangerang pulang dari Jawa Timur dengan kemenangan besar. Pada laga pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027 di Stadion Brawijaya, Sabtu (31/10/2026) petang, Pendekar Cisadane membantai tuan rumah Persik Kediri dengan skor 5-1. Gelandang Pablo Ganet menjadi bintang pertandingan lewat tiga golnya, sementara Alexandre Ramalingom menyumbang dua gol lain.

Kemenangan itu bukan sekadar tiga poin. Persita kini tercatat sebagai satu-satunya tim di kompetisi yang belum pernah kalah musim ini, setelah rekor serupa milik Bhayangkara runtuh di pekan yang sama ketika ditumbangkan Java United 0-2.

Jalan pertandingan: gol cepat yang menentukan

Persita membuka laga dengan cara yang nyaris ideal. Laporan Bola.net menyebut Alexandre Ramalingom sudah membobol gawang Husna Al Malik ketika pertandingan baru berjalan sembilan menit. Gol cepat itu membuat pasukan Carlos Pena bermain lebih tenang dan leluasa mengatur tempo.

Persik berusaha membalas dan sempat menciptakan beberapa peluang. Namun justru Persita yang menambah keunggulan pada masa injury time babak pertama. Ramalingom kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 45+3, membawa tim tamu unggul 2-0 saat turun minum.

Awal babak kedua menjadi pukulan berikutnya bagi tuan rumah. Pada menit ke-48, Pablo Ganet menjebol gawang Persik untuk mengubah kedudukan menjadi 3-0. Pelatih Persik, Marcos Reina, mencoba menyegarkan tim dengan memasukkan Daffa Salman, Rendy Sanjaya, dan Jon Toral, tetapi ritme pertandingan sudah sepenuhnya di tangan Persita.

Ganet mencetak gol keduanya pada menit ke-76. Persik sempat memperkecil kedudukan lewat aksi Sergio Castel tiga menit berselang, namun Ganet melengkapi hattrick-nya pada menit 90+8 dan menutup laga dengan skor 5-1.

Susunan pemain Persita pada laga itu memakai formasi 4-2-3-1: Igor Rodrigues di bawah mistar; Esal Sahrul, Dion Markx, Javlon Guseynov, dan Mario Jardel di lini belakang; Wahyudi Hamisi dan Pablo Ganet sebagai poros tengah; Rayco Rodriguez, Tyronne del Pino, serta Luquinhas mendukung Alexandre Ramalingom di ujung tombak. Persik turun dengan formasi 3-4-3 di bawah arahan Marcos Reina.

Arti hasil bagi papan atas

Tambahan tiga poin membawa Persita ke peringkat keenam klasemen dengan 15 poin dari tujuh pertandingan: empat kemenangan dan tiga hasil imbang, tanpa sekali pun kalah. Menariknya, Persita masih menyimpan satu laga lebih sedikit dibanding para pesaing di atasnya yang sudah memainkan delapan pertandingan.

Posisi puncak masih dihuni Persija Jakarta dengan 18 poin, diikuti Dewa United Banten FC yang menempel dengan poin sama namun kalah selisih gol setelah menang 2-1 atas Persija pada pekan ke-8. Bali United, Madura United, dan Persib Bandung menguntit di belakangnya dengan 16 poin.

Bagi Persik Kediri, kekalahan ini menjadi yang kedua di kandang pada musim ini. Mereka tertahan di peringkat ke-10 dengan 10 poin dan menjadi salah satu tim yang paling dirugikan oleh agresivitas lini depan Persita malam itu.

Kemenangan 5-1 tersebut juga menegaskan tren positif yang dibangun Carlos Pena. Sejak awal musim, Persita memang lebih sering bermain rapat dan disiplin, tetapi produktivitas lini depan kerap menjadi pertanyaan. Di Kediri, jawaban itu datang dengan lima gol dalam satu pertandingan.

Rekor tak terkalahkan dan ujian berikutnya

Rekor belum terkalahkan menjadi modal berharga, tetapi juga beban tersendiri. Setiap lawan kini punya motivasi ekstra untuk menjadi tim pertama yang mengalahkan Persita musim ini.

Ujian terdekat datang cepat. Berdasarkan jadwal resmi kompetisi, Persita dijadwalkan menjamu Isenmulang Kalteng FC pada 7 November 2026 pukul 19.00 WIB di Stadion Banten International Stadium. Setelah itu, giliran laga bertajuk derbi Banten melawan Dewa United pada 20 November 2026 di stadion yang sama.

Dua pertandingan tersebut akan menjadi penentu apakah Persita hanya sekadar tampil mengejutkan di awal musim atau benar-benar layak diperhitungkan dalam perebutan gelar. Dengan jarak tiga poin dari puncak klasemen dan satu laga sisa, peluang itu masih terbuka lebar.

Dampak bagi warga Tangerang Raya

Persita bukan klub biasa bagi warga Tangerang Raya. Klub berjuluk Pendekar Cisadane ini bermarkas di Indomilk Arena, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, stadion berkapasitas sekitar 15 ribu penonton yang rutin menjadi tempat berkumpulnya suporter dari Cikasungka, Adiyasa, Solear, Balaraja, Cikupa, hingga kawasan Serpong dan Cisauk.

Karena itu, hasil di Kediri langsung menjadi bahan perbincangan di warung kopi, grup pesan warga, sampai lini masa media sosial pada akhir pekan. Penampilan apik di awal musim membuat animo menonton kembali naik, terutama menjelang laga kandang pada November.

Bagi pedagang di sekitar stadion dan pelaku usaha kecil di jalur menuju Indomilk Arena serta Banten International Stadium, jadwal dua laga kandang bulan ini berpotensi mendatangkan keramaian tambahan. Pengelolaan lalu lintas, parkir, dan keamanan saat hari pertandingan tetap menjadi pekerjaan rumah bersama antara aparat dan panitia.

Ada pula sisi pembinaan yang layak dicatat. Persita memiliki tim putri yang turut berkompetisi di Indonesia Women’s League, serta kelompok usia muda yang menjadi jalur pembinaan pemain lokal. Konsistensi prestasi tim utama kerap berdampak pada semangat pembinaan di tingkat akar rumput, termasuk di sekolah-sekolah sepak bola di Kabupaten Tangerang.

Catatan untuk laga berikutnya

Persita masih punya pekerjaan yang belum tuntas: menjaga kedalaman skuad. Jadwal November yang padat menuntut rotasi cerdas agar performa tidak menurun, terlebih bila beberapa pemain utama harus absen karena akumulasi kartu atau cedera.

Di sisi lain, catatan lima gol ke gawang Persik menunjukkan bahwa masalah ketajaman yang sempat dikeluhkan mulai menemukan solusinya. Kombinasi Ramalingom di depan serta kreativitas Ganet, Luquinhas, dan Tyronne del Pino menjadi senjata utama yang sulit dibendung lawan.

Jika konsistensi itu terjaga, bukan tidak mungkin Persita menutup putaran pertama di posisi yang lebih tinggi dari perkiraan banyak orang. Dan bagi warga Tangerang Raya, rekor belum terkalahkan setidaknya memberi alasan tambahan untuk datang ke stadion pada 7 November nanti.

Sumber: Hasil BRI Super League: Bungkam Persik, Persita Perpanjang Catatan tak Terkalahkan (Bola.net) | Hasil Super League: Persita Pesta 5-1 di Kandang Persik, Pablo Ganet Hattrick (Tribunnews) | Klasemen BRI Super League pekan ke-8 (ANTARA)

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy