Lapangan Pink Futsal di Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, berubah menjadi panggung pembuktian bagi para pelajar putri. Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka Kejuaraan Futsal Putri PERWOSI Cup Tingkat Pelajar 2026 pada Sabtu (29/08/2026). Lebih dari sekadar ajang adu skill di lapangan hijau sintetis, kejuaraan ini membawa pesan kuat: perempuan Kabupaten Tangerang tidak punya batasan untuk bermimpi dan berprestasi di dunia olahraga.
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa futsal yang selama ini identik dengan kaum laki-laki, kini terbukti bisa dimainkan dan dikuasai oleh anak-anak perempuan. “Acara hari ini membawa pesan kuat tentang kesetaraan gender. Luar biasa, hari ini anak-anak perempuan berdiri tegak dengan penuh semangat, membuktikan bahwa lapangan ini milik siapa saja yang mau berjuang dan berprestasi,” tegasnya di hadapan peserta dan para pendamping tim.
Panggung Pembinaan Atlet Muda Putri
Kejuaraan yang digagas bersama Asosiasi Futsal Kabupaten Tangerang (AFKAB) dan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Tangerang ini digelar selama dua hari. Ketua Panitia Pelaksana, Hadi Wijaya Saputra, melaporkan bahwa turnamen diikuti 28 tim dari berbagai sekolah di Kabupaten Tangerang, dengan rincian 12 tim tingkat SMP dan 16 tim tingkat SMA sederajat.
“Kejuaraan ini digelar selama 2 hari, diikuti oleh 28 tim yang terdiri dari SMP sebanyak 12 tim dan SMA sederajat 16 tim dari berbagai sekolah di Kabupaten Tangerang,” jelas Hadi Wijaya Saputra.
Angka 28 tim tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi dari sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang terhadap pembinaan futsal putri. Bukan hanya kuantitas, kualitas pertandingan juga diharapkan menjadi ajang seleksi alamiah untuk menemukan bibit-bibit atlet futsal putri potensial yang kelak bisa mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi, baik di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten maupun kejuaraan nasional.
Membentuk Mental Pemenang Sejak Dini
Dalam kesempatan yang sama, Wabup Intan menekankan bahwa tantangan pembangunan daerah di masa depan menuntut kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, sehat, tangguh, dan berdaya saing tinggi. Menurutnya, karakter seperti itu tidak cukup hanya dibentuk di dalam ruang kelas formal. Justru lewat olahraga, anak-anak muda belajar nilai-nilai yang tak ternilai: disiplin, sportivitas, kerja sama tim, hingga kemampuan bangkit dari keterpurukan.
“Ketika adik-adik berlari mengejar bola, menyusun strategi tim, menahan lelah, dan tetap bangkit saat terjatuh, di situlah mental pemenang sedang dibentuk,” ungkap Intan.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan berjiwa kesatria dalam setiap pertandingan. Kemenangan, menurutnya, harus diraih dengan rasa hormat, sementara kekalahan harus diterima dengan lapang dada sebagai bagian dari proses belajar.
“Bertandinglah dengan segenap kemampuan, tunjukkan keahlian terbaik, dan junjung tinggi sportivitas. Raih kemenangan dengan rasa hormat, dan terima hasilnya dengan jiwa ksatria. Jadikan ajang ini untuk menambah sahabat dan pengalaman berharga,” pesannya.
Komitmen Pemkab Tangerang untuk Kesetaraan Gender
Penyelenggaraan PERWOSI Cup 2026 sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh generasi muda, tanpa memandang gender. Wabup Intan menegaskan bahwa anak-anak perempuan Kabupaten Tangerang tidak memiliki batasan untuk bermimpi setinggi-tingginya dan mengukir prestasi terbaik di bidang apa pun, termasuk olahraga yang selama ini didominasi laki-laki.
“Anak-anak perempuan yang bertanding hari ini adalah bukti nyata bahwa perempuan muda Kabupaten Tangerang itu kuat, sehat, cerdas, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tandasnya.
Kehadiran Wakil Ketua I KONI Kabupaten Tangerang, Teguh Wisnu, dalam pembukaan turnamen tersebut turut memperkuat sinyal bahwa pembinaan olahraga putri kini menjadi perhatian serius para pemangku kepentingan olahraga daerah. Dukungan berlapis dari pemerintah daerah, KONI, AFKAB, hingga PERWOSI diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembinaan futsal putri yang berkelanjutan dan terstruktur.
Melahirkan Atlet Potensial untuk Jenjang Lebih Tinggi
Bagi para peserta, PERWOSI Cup 2026 bukan sekadar turnamen tahunan. Ini adalah momentum untuk mengasah kemampuan, mengukur diri dengan sekolah lain, serta menarik perhatian para pencari bakat. Hadi Wijaya Saputra berharap, melalui kejuaraan ini, lahir atlet-atlet futsal putri potensial Kabupaten Tangerang yang mampu membawa nama daerah di kancah yang lebih luas.
Harapan tersebut bukan tanpa dasar. Kabupaten Tangerang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung atlet di Provinsi Banten. Dengan pembinaan yang terus berjalan dan kompetisi rutin seperti PERWOSI Cup, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan muncul talenta-talenta putri yang menembus tim futsal putri nasional.
Futsal Putri Kian Bergairah di Tangerang Raya
Geliat futsal putri di wilayah Tangerang Raya memang tengah menanjak. Berbagai turnamen tingkat pelajar mulai rutin digelar, seiring meningkatnya minat sekolah-sekolah membentuk tim futsal putri. Kehadiran PERWOSI sebagai organisasi perempuan yang fokus pada pembinaan olahraga menjadi salah satu motor penggeraknya. Kolaborasi antara PERWOSI, AFKAB, dan pemerintah daerah membuktikan bahwa sinergi lintas lembaga mampu menghadirkan kompetisi yang sehat dan berkelanjutan.
Bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang, ajang seperti ini juga menjadi ruang untuk mengevaluasi program ekstrakurikuler futsal putri yang mereka bina. Semakin sering bertanding di level kompetitif, semakin terasah pula kemampuan teknis, taktik, dan mental bertanding para siswi. Pada akhirnya, kompetisi rutin inilah yang menjadi fondasi lahirnya prestasi olahraga putri yang membanggakan daerah.
Dengan digelarnya kejuaraan futsal putri tingkat pelajar ini, Kabupaten Tangerang kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang serius membangun ekosistem olahraga yang inklusif. Bola yang menggelinding di Lapangan Pink Futsal hari itu bukan hanya soal menang dan kalah, melainkan simbol bahwa mimpi para pelajar putri kini punya panggung untuk diwujudkan.
Sumber: Akurat.co, TangselPos, Web Terpadu Kabupaten Tangerang
