Featured image of post POCO X8 dan C95 Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai Jumbo Harga Mulai Rp3 Jutaan

Foto: detikINET

POCO X8 dan C95 Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai Jumbo Harga Mulai Rp3 Jutaan

Jajaran ponsel POCO kembali menambah penghuni di pasar Indonesia. Setelah versi Pro dan Pro Max lebih dulu mendarat, giliran POCO X8 yang resmi diperkenalkan di Jakarta pada Jumat (30/10/2026). Bersamanya, POCO juga membawa POCO C95 Pro sebagai penerus POCO C85 untuk kelas entry-level.

Dua perangkat ini sebenarnya berbicara pada dua kantong yang berbeda. POCO X8 menyasar pengguna yang menuntut performa dan daya tahan baterai di kelas menengah, sementara POCO C95 Pro menawarkan spesifikasi “cukup untuk sehari-hari” dengan banderol di bawah Rp4 juta. Keduanya mulai bisa dipesan pada 3 November 2026 pukul 10.00 WIB.

Baterai jumbo jadi senjata utama

Kalau harus memilih satu alasan untuk membeli POCO X8, baterainya masuk daftar teratas. Ponsel ini membawa baterai silikon-karbon berkapasitas 8.340 mAh, angka yang jauh di atas rata-rata ponsel di kelas harga Rp5 jutaan.

Novita Krisutami, PR Manager Xiaomi Indonesia, mengklaim kapasitas sebesar itu cukup untuk pemakaian hingga dua hari dalam sekali pengisian. POCO juga menyebut baterai tersebut masih menyimpan setidaknya 80% kapasitasnya setelah 1.600 siklus pengisian — setara pemakaian sekitar enam tahun.

Bagi penggemar game, klaim itu diterjemahkan ke angka yang lebih konkret. “Buat push rank MLBB bisa main sampai 36 game tanpa berhenti menggunakan ponsel ini,” kata Novita dalam peluncuran di Jakarta.

Pengisian dayanya memakai 67W HyperCharge. Karena kapasitasnya besar, POCO X8 juga bisa dipakai sebagai power bank untuk perangkat lain lewat reverse wired charging 22,5W. Fitur semacam ini praktis untuk pekerja komuter yang sering berpindah moda transportasi dan tidak selalu punya akses colokan listrik sepanjang hari.

Layar lebih besar, bodi diklaim tahan banting

POCO X8 mengusung layar AMOLED 6,83 inci, lebih luas dibanding 6,67 inci pada generasi sebelumnya. Resolusinya 1,5K (2772 x 1280 piksel), refresh rate sampai 120Hz, dan touch sampling rate hingga 3.200Hz instan yang bisa diaktifkan saat bermain game.

Kecerahannya mencapai 3.500 nits pada kondisi puncak. POCO juga menyematkan Wet Touch Technology 2.0, sehingga layar tetap responsif saat jari dalam kondisi basah — situasi yang akrab bagi warga yang sering berkendara di tengah hujan Tangerang Raya. Panelnya mengantongi sertifikasi blue light, flicker free, dan circadian friendly dari TÜV Rheinland.

Soal ketahanan, POCO X8 punya rating IP66/IP68/IP69/IP69K. Klaimnya, ponsel bisa bertahan di dalam air hingga kedalaman 2 meter selama 72 jam. Bodinya juga disebut telah disertifikasi SGS untuk tetap utuh setelah jatuh dari ketinggian 3 meter ke permukaan granit, dengan layar dilapisi Corning Gorilla Glass Victus 2.

Dapur pacunya adalah Snapdragon 6s Gen 4 berfabrikasi 4nm, dipasangkan dengan RAM hingga 12GB dan penyimpanan internal hingga 256GB. Sistem operasinya HyperOS 3 dengan jaminan pembaruan sistem hingga empat generasi — nilai tambah tersendiri di kelas harga ini, karena banyak ponsel murah berhenti di dua generasi pembaruan.

Sejumlah fitur berbasis AI ikut dibenamkan, mulai dari Circle to Search, Google Gemini, AI Erase, AI Remove Reflection, AI Image Expansion, AI Sky, AI Bokeh, AI Image Enhancement, sampai AI Beautify. Fitur pelengkapnya mencakup NFC, sensor sidik jari di dalam layar, dual speaker Dolby Atmos dengan 300% volume boost, serta konektivitas 5G, 4G LTE, Wi-Fi, Bluetooth 5.1, GPS, dan USB Type-C.

Kamera: ada yang ditambah, ada yang ditinggal

Di sektor kamera, POCO X8 mengambil langkah yang tidak selalu populer. Kamera utamanya tetap 50 MP dengan OIS, tetapi kamera ultrawide dan makro dihilangkan. Sebagai gantinya, POCO menyematkan depth sensor 2 MP.

Kamera selfie-nya juga turun dari 20 MP di POCO X7 standar menjadi 16 MP, ditempatkan di punch-hole tengah layar. Bagi pengguna yang terbiasa memotret bangunan atau lanskap lebar, hilangnya ultrawide jelas terasa. Namun untuk kebutuhan foto sehari-hari — mendokumentasikan dokumen, memotret barang jualan, atau sekadar update status — kamera 50 MP dengan OIS masih memadai, terutama untuk perekaman video yang stabil saat berjalan.

POCO C95 Pro: opsi Rp3 jutaan dengan baterai 7.500 mAh

Di kelas bawah, POCO C95 Pro datang sebagai penerus POCO C85 yang dirilis tahun lalu. Ponsel ini mempertahankan layar IPS LCD 6,9 inci, tetapi menaikkan sejumlah detail: resolusi HD+ (1600 x 720 piksel), refresh rate 120Hz, kecerahan puncak 825 nits, dan perlindungan Corning Gorilla Glass 7i yang lebih tahan gores. Panelnya juga sudah bersertifikat TÜV Rheinland.

Dapur pacunya MediaTek Helio G91-Ultra, dipadukan RAM hingga 8GB dengan fitur memory expansion dan penyimpanan internal hingga 256GB yang masih bisa diperluas lewat microSD sampai 2TB — kombinasi yang masih dicari pengguna yang menyimpan banyak video offline.

Baterainya juga berbahan silikon-karbon, berkapasitas 7.500 mAh. POCO mengklaim kapasitasnya tetap di atas 80% setelah 1.000 siklus pengisian, mampu bertahan hingga dua hari, dan tahan dipakai mendengarkan musik sampai 91 jam. Untuk gaming, klaimnya cukup gamblang: “Buat kalian yang suka ngegame, pakai HP ini kalian bisa ngegame 10 jam nonstop,” ujar Novita.

Pengisian dayanya 45W, disebut mampu mengisi penuh dalam 96 menit, plus reverse wired charging 22,5W. Kamera belakangnya dua: lensa utama 50 MP yang mampu merekam video sampai 1080p dan satu lensa tambahan, sementara kamera depan 8 MP.

POCO C95 Pro menjalankan HyperOS 3 dengan dukungan Xiaomi HyperIsland dan Xiaomi Interconnectivity. POCO mengklaim performa software-nya tetap responsif bahkan setelah pemakaian 36 bulan. Ratingnya IP64, dengan konektivitas dual-SIM 4G, Wi-Fi, Bluetooth 5.4, NFC, GPS, dan USB Type-C, ditambah audio jack 3,5mm, sensor sidik jari menyatu tombol power, serta 300% volume boost.

Harga dan jadwal penjualan

POCO X8 tersedia dalam warna Black, White, dan Orange. Varian 8/256GB dibanderol Rp5.699.000. Pembeli mendapat bonus langganan YouTube Premium dua bulan dan Google One tiga bulan dengan penyimpanan cloud gratis 100GB.

POCO C95 Pro hadir dalam warna Green, Blue, dan Black dengan dua pilihan: 6/128GB seharga Rp3.099.000 dan 8/256GB seharga Rp3.799.000. Keduanya bisa dipesan melalui saluran penjualan resmi Xiaomi di seluruh Indonesia mulai 3 November 2026 pukul 10.00 WIB.

Apa artinya bagi warga Tangerang Raya

Bagi warga yang sehari-hari bergerak antara Cikasungka, Adiyasa, dan kawasan industri di sekitarnya, daya tahan baterai sering lebih menentukan daripada skor benchmark. Perjalanan pagi ke Jakarta atau ke kawasan pabrik di Tigaraksa, ditambah pemakaian aplikasi navigasi dan pesan sepanjang hari, membuat ponsel dengan baterai di bawah 5.000 mAh kerap harus diisi ulang sebelum malam.

Di titik itu, baterai 8.340 mAh pada POCO X8 dan 7.500 mAh pada POCO C95 Pro menjadi nilai jual yang lebih terasa daripada jargon AI. Fitur tahan air dan layar yang tetap responsif saat basah juga relevan karena mobilitas warga Tangerang Raya banyak dilakukan dengan sepeda motor, termasuk saat musim hujan.

Catatan pentingnya ada di kamera dan pembaruan sistem. Kalau prioritas Anda memotret lanskap atau video lebar untuk konten jualan, hilangnya lensa ultrawide di POCO X8 perlu dipertimbangkan. Sebaliknya, jika kebutuhan utama adalah perangkat tahan lama dengan masa pakai panjang, jaminan empat generasi pembaruan HyperOS 3 membuat ponsel ini lebih awet dipakai dibanding kelasnya.

Yang perlu diingat, harga Rp3,09 juta sampai Rp5,69 juta menempatkan kedua ponsel ini di wilayah yang kompetitif. Warga disarankan membandingkan langsung saat unit tersedia di gerai resmi mulai 3 November, terutama untuk merasakan bobot bodi, respons layar 120Hz, dan kualitas speaker sebelum memutuskan. Membeli lewat saluran resmi juga penting agar garansi dan bonus langganan yang dijanjikan berlaku penuh.

Sumber: POCO X8 Meluncur: Spesifikasi dan Harga di Indonesia dan POCO C95 Pro Hadir Usung Baterai 7.500 mAh, Ini Harga dan Spesifikasinya

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy