Featured image of post Ratusan Warga Sindang Jaya Antusias Ikuti Layanan Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis

Foto: Instagram @pemkabtangerang

Ratusan Warga Sindang Jaya Antusias Ikuti Layanan Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis

SINDANG JAYA — Program Desa Siaga Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, mendapat sambutan luar biasa dari warga sekitar. Ratusan masyarakat terpantau memadati lokasi sejak pagi hari untuk memanfaatkan pemeriksaan medis lengkap tanpa dipungut biaya.

Kehadiran Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus dan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di tengah-tengah antrean turut memicu semangat warga untuk melakukan deteksi dini secara sukarela. Banyaknya jumlah pendaftar menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka sudah semakin meningkat.

Layanan Kesehatan Lengkap Satu Atap

Program CKG yang digelar di Desa Sukaharja ini menyediakan paket pemeriksaan menyeluruh, mulai dari pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), berat badan, tinggi badan, hingga lingkar perut. Warga juga mendapatkan pemeriksaan klinis berupa cek gula darah, kolesterol, dan tensi darah untuk mendeteksi hipertensi, serta skrining penyakit kusta.

Yang menjadi andalan dalam program kali ini adalah pemeriksaan foto rontgen dada atau thorax menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini mampu mendiagnosis TBC klinis secara instan di lokasi. Peserta yang terindikasi TBC langsung diarahkan ke meja pengobatan bersama dokter dan dilanjutkan dengan pengambilan dahak melalui pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk menentukan status sensitif atau resisten obat.

Integrasi program ini membawa manfaat besar karena seluruh proses pemeriksaan bisa dilakukan dalam satu lokasi tanpa perlu bolak-balik ke fasilitas kesehatan yang berbeda.

Warga Bersyukur Mendapat Pelayanan Gratis

Antusiasme dan manfaat nyata dari layanan satu atap ini diakui oleh para warga yang hadir. Ibu Iim, salah seorang warga Desa Sukaharja, mengaku mendapatkan informasi mengenai agenda ini langsung dari dokter setempat untuk mengikuti pemeriksaan gula dan rontgen dada.

“Kegiatan ini penting banget untuk warga desa, soalnya saya sendiri penderita gula yang kakinya sudah diamputasi, dan alhamdulillah sekarang sudah bisa jalan lagi setelah beberapa tahun. Karena sekarang sudah tidak bisa bekerja atau usaha, layanan gratis ini sangat membantu. Senang sekali bisa diperiksa gratis tanpa harus memikirkan biaya,” tutur Ibu Iim.

Kegembiraan serupa disampaikan oleh Ibu Siti Kursia, warga Desa Sukaharja lainnya yang hadir di lokasi setelah mendapat informasi dari kader PKK setempat. Menurutnya, pos pelayanan gratis yang mendatangkan langsung alat rontgen dan cek darah ke tingkat desa menjadi solusi nyata untuk mendeteksi penyakit sejak dini.

“Sangat senang karena kita tentu ingin sehat. Bermanfaat juga terutama untuk membantu masyarakat yang kurang mampu agar bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan,” jelas Ibu Siti Kursia.

Indikator Kuat Kesiapan Masyarakat

Tingginya angka partisipasi dalam gerakan massal di Desa Sukaharja ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat siap terlibat aktif dalam memutus rantai penularan TBC dan menjaga ketahanan kesehatan di tingkat keluarga. Hal ini sekaligus mempermudah tim kesehatan dalam memetakan potensi risiko penyakit di lingkungan komunitas secara cepat.

Program Desa Siaga TBC ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka prevalensi tuberkulosis di Indonesia. Dengan mendatangkan layanan langsung ke tingkat desa, diharapkan semakin banyak kasus TBC yang bisa terdeteksi sejak dini dan mendapatkan penanganan tepat waktu.

Sumber: tangerangkab.go.id

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy