Featured image of post Router Wi-Fi Bisa Lacak Orang di Rumah Tanpa Kamera, Mulai Disebar di AS

Foto: PIXABAY/tungart7 via Kompas.com

Router Wi-Fi Bisa Lacak Orang di Rumah Tanpa Kamera, Mulai Disebar di AS

Bayangkan router Wi-Fi di rumah Anda bisa mendeteksi apakah ada orang yang bergerak di dalam ruangan, tanpa kamera, tanpa sensor tambahan, hanya dari sinyal internet yang sudah ada. Kini, teknologi seperti itu mulai disebar secara massal di Amerika Serikat — dan menjadi pembicaraan penting soal privasi rumah tangga di era digital.

Penyedia layanan internet terbesar di AS, Comcast, resmi meluncurkan fitur bernama WiFi Motion lewat paket keamanan rumah baru mereka, Xfinity Shield. Fitur ini kini mulai dikirim ke jutaan pelanggan rumah tangga yang sudah menggunakan perangkat router Xfinity. Bagi pengguna rumahan, WiFi Motion hadir sebagai solusi keamanan yang lebih tenang tanpa harus pasang kamera indoor yang seringkali dianggap melanggar privasi.

Cara Kerja WiFi Motion: Radar Mini di Dalam Gelombang Radio

Sistem ini memanfaatkan gelombang radio yang dipancarkan router secara normal. Ketika seseorang berjalan melewati ruangan, tubuhnya akan mengganggu pola sinyal Wi-Fi yang bergerak antara router dan perangkat lain yang terhubung ke jaringan. Perubahan pola sinyal inilah yang kemudian dianalisis sistem untuk mendeteksi adanya gerakan, lalu mengirimkan notifikasi ke ponsel pengguna lewat aplikasi Xfinity.

Teknologi ini sebenarnya bukan hal baru. Para peneliti sudah lama membuktikan bahwa sinyal Wi-Fi bisa dipakai untuk mendeteksi gerakan manusia. Dalam beberapa eksperimen, sistem serupa bahkan terbukti mampu membedakan satu orang dari orang lain hanya dari cara tubuh mereka mempengaruhi sinyal radio. Perusahaan seperti Linksys, Wiz, dan Philips Hue juga sudah mengembangkan layanan deteksi gerak berbasis sinyal Wi-Fi.

Fitur yang Menarik: Tanpa Kamera, tapi Masih Ada Batasan

WiFi Motion dari Comcast bekerja tanpa kamera sama sekali. Sistem ini hanya menganalisis gangguan pada sinyal radio untuk mendeteksi gerakan. Artinya, tidak ada rekaman visual yang tersimpan, tidak ada gambar yang dikirim ke server Comcast, dan tidak ada risiko footage CCTV yang bocor.

Namun, ada beberapa batasan. Sistem ini hanya bisa mendeteksi apakah ada gerakan atau tidak, bukan mengidentifikasi siapa yang bergerak atau aktivitas spesifik apa yang dilakukan. Selain itu, deteksi hanya berfungsi di area yang terjangkau sinyal router, sehingga ruangan yang jauh dari router mungkin tidak terdeteksi dengan akurat.

Peringatan Privasi yang Perlu Diperhatikan

Meskipun WiFi Motion tidak menggunakan kamera, tetap ada kekhawatiran privasi. Beberapa aktivis privasi memperingatkan bahwa teknologi ini bisa menjadi langkah awal menuju pemantauan yang lebih luas di rumah-rumah. Comcast sendiri menyatakan bahwa data gerakan tidak disimpan permanen dan hanya digunakan untuk mengirim notifikasi ke pengguna.

Pengguna juga bisa menonaktifkan fitur ini kapan saja melalui aplikasi Xfinity. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah seberapa transparan perusahaan dalam menjelaskan bagaimana data ini digunakan dan apakah ada kemungkinan penyalahgunaan di masa depan.

Apa Relevansinya untuk Warga Tangerang Raya?

Teknologi seperti WiFi Motion mungkin belum tersedia di Indonesia, namun tren keamanan rumah berbasis sinyal Wi-Fi diprediksi akan menyebar ke berbagai negara dalam beberapa tahun ke depan. Bagi warga Tangerang Raya yang menggunakan router dari provider internet lokal, pemahaman tentang teknologi ini penting agar bisa membuat keputusan yang tepat saat fitur serupa mulai ditawarkan di Tanah Air.

Selain itu, berita ini menjadi pengingat bahwa privasi di era digital semakin kompleks. Router yang selama ini dianggap hanya sebagai perangkat penghubung internet ternyata memiliki potensi untuk menjadi alat pemantauan, meskipun dengan niat yang baik seperti keamanan rumah.

Sumber: Kompas.com

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy