Kabupaten Tangerang kembali menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga lintas provinsi. Tangerang Wushu Open Championship (TWOC) 2026 resmi dibuka Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, di Universitas Tangerang Raya, Kamis (15/10/2026). Kejuaraan ini diikuti 442 atlet yang datang dari lima provinsi: Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Lampung.
Ajang ini bukan sekadar turnamen sehari. Berdasarkan jadwal resmi di portal pendaftaran kejuaraan wushu nasional, rangkaian TWOC 2026 berlangsung 14 hingga 17 Oktober 2026. Artinya, Sabtu (17/10/2026) menjadi hari terakhir pertandingan sekaligus penentuan siapa yang pulang membawa medali.
Intan Nurul Hikmah yang juga menjabat Pembina Wushu Kabupaten Tangerang menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Cabang Wushu Indonesia Kabupaten Tangerang dan seluruh panitia yang menginisiasi kejuaraan tersebut. Menurutnya, TWOC 2026 merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan, sekaligus memberi ruang bagi atlet untuk mengukur kemampuan dan meningkatkan prestasi.
Wushu bukan sekadar adu kekuatan
Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan bahwa wushu punya nilai pembinaan karakter yang jauh lebih luas dari sekadar pertarungan.
“Wushu bukan sekadar olahraga bela diri yang mengandalkan kekuatan fisik dan ketangkasan, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, konsentrasi, pengendalian diri, sportivitas, serta penghormatan kepada sesama. Nilai-nilai ini penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berintegritas,” ujar Intan.
Ia juga mengingatkan bahwa prestasi olahraga tidak bisa diraih secara instan. Menurutnya, dibutuhkan proses panjang berupa latihan konsisten, pendampingan pelatih, dukungan keluarga, serta kompetisi yang memberi kesempatan atlet mengukur kemampuan dan memperbaiki kekurangan.
Pesan itu ia sampaikan langsung kepada para peserta: tetap semangat, menjaga kesehatan dan keselamatan selama bertanding, menghormati keputusan wasit dan juri, serta menjunjung tinggi sportivitas.
29 kontingen Taolu dan 16 tim Sanda
Ketua Pengurus Cabang Wushu Indonesia Kabupaten Tangerang, Iyon Aritonang, menjelaskan bahwa 442 atlet TWOC 2026 terbagi dalam dua nomor besar yang punya karakter berbeda. Kategori Taolu diikuti 29 kontingen, sedangkan kategori Sanda diikuti 16 tim.
Taolu adalah nomor seni atau jurus, di mana atlet dinilai dari ketepatan gerakan, keseimbangan, kecepatan, dan ekspresi. Sementara Sanda adalah nomor tarung — dua atlet beradu teknik pukulan, tendangan, lemparan, serta strategi bertahan di atas arena.
“Jumlah peserta dan keterlibatan atlet dari lima provinsi ini menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang kompetisi yang strategis untuk meningkatkan pengalaman bertanding sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan berikutnya,” kata Iyon.
Data di portal resmi pendaftaran kejuaraan wushu mencatat TWOC 2026 mempertandingkan 171 nomor tanding dengan 550 penampilan atlet. Angka penampilan itu mencerminkan betapa padat jadwal pertandingan selama empat hari penyelenggaraan.
Iyon juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, KONI, Dispora, Universitas Tangerang Raya, para sponsor, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kejuaraan.
Pesan Gubernur Banten dan modal SEA Games
Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Banten. Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Nana Supiana, hadir mewakili Gubernur Banten dan menilai TWOC 2026 berperan penting untuk menguji hasil latihan, membangun mental bertanding, serta mengidentifikasi potensi atlet.
Menurut Nana, pembinaan olahraga harus dilakukan secara berjenjang dan tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Ia menyebut sinergi pemerintah daerah, KONI, organisasi cabang olahraga, sekolah, perguruan tinggi, pelatih, hingga orang tua atlet sebagai faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi.
Ia lalu menyinggung capaian tim wushu Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand, yang meraih lima medali emas, tiga perak, dan satu perunggu. Capaian itu, kata dia, menjadi modal sekaligus tantangan bagi pembinaan wushu di daerah agar mampu melahirkan atlet yang kompetitif dan berkontribusi bagi prestasi Indonesia di ajang internasional.
Atlet dapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Satu hal yang membedakan TWOC 2026 dari banyak kejuaraan daerah lain adalah perhatian pada aspek perlindungan. Pada upacara pembukaan, dilakukan penyerahan secara simbolis perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet.
Langkah itu menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada peserta selama mengikuti kegiatan olahraga. Perlindungan semacam ini penting karena wushu, khususnya nomor Sanda, merupakan cabang olahraga kontak fisik yang berisiko cedera ringan hingga sedang.
Bagian dari peta besar olahraga Tangerang Raya
TWOC 2026 melengkapi rentetan agenda olahraga di Kabupaten Tangerang sepanjang Oktober. Sebelumnya, Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten Tangerang (FORKAB) ke-1 di Taman Tugu Titik Nol Tigaraksa diikuti 1.764 peserta, dan Gemilang KORPRI Night Run 2026 di kawasan Gading Serpong diikuti sekitar 6.700 pelari.
Bagi warga Tangerang Raya yang punya anak atau kerabat di sasana wushu, kejuaraan terbuka seperti TWOC memberi pengalaman bertanding yang sulit didapat dari latihan rutin. Sistem registrasi terbuka memungkinkan sasana atau perguruan mendaftarkan atletnya secara mandiri, sehingga kesempatan tampil tidak hanya milik atlet binaan daerah.
Pemerintah Kabupaten Tangerang menyatakan komitmennya terus mendorong kemajuan olahraga melalui pembinaan atlet, penguatan organisasi cabang olahraga, dan penyelenggaraan kompetisi yang berkesinambungan. Harapannya, TWOC 2026 tidak berhenti sebagai perebutan medali, tetapi melahirkan atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tangerang, Banten, hingga Indonesia.
Dengan 442 atlet dari lima provinsi berlaga di Universitas Tangerang Raya, ajang ini menjadi salah satu kejuaraan wushu terbesar yang pernah digelar di Tangerang Raya dalam setahun terakhir. Kini tinggal menunggu hasil akhir: siapa saja atlet yang naik podium saat pertandingan ditutup hari ini.
Sumber: tangerangkab.go.id | kabar6.com | itswushu.com
