Featured image of post Wabup Tangerang Apresiasi Kolaborasi Kader Posyandu dan LippoLand, Dorong Percepatan Penurunan Stunting

Foto: Humas Kabupaten Tangerang

Wabup Tangerang Apresiasi Kolaborasi Kader Posyandu dan LippoLand, Dorong Percepatan Penurunan Stunting

Wakil Bupati Tangerang mengapresiasi kerja sama Forum Kader Posyandu dengan TMD LippoLand yang menyalurkan bantuan guna menekan angka stunting di Kabupaten Tangerang.

TANGERANG — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menghadiri kegiatan Program Kerja Sama Forum Kader Posyandu (FKP) Kabupaten Tangerang bersama Yayasan Sahabat Keluarga Lippo Karawaci. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kecerdasan balita melalui Posyandu.

Acara ini turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Banten, Faizal; Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Capt. Fikri Faiz; Director Governance and Relationship TMD LippoLand; Ketua Forum Bidan Kabupaten Tangerang, beserta Sekcam Curug dan jajaran Forkopimcam, serta para kader Posyandu dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah daerah, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak bisa bekerja sendirian. Kerja sama antara kader Posyandu, pihak swasta, pemerintah, dan masyarakat harus terus kita kuatkan,” ujarnya.

Posyandu sebagai garda terdepan kesehatan anak

Menurut Wabup Intan, Posyandu memiliki peran strategis, bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan, melainkan juga ruang memantau tumbuh kembang anak, mendeteksi dini masalah kesehatan, memberikan edukasi kepada orang tua, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi dan pola hidup sehat.

“Jangan pernah merasa pengabdian yang dilakukan adalah pekerjaan kecil. Setiap anak yang tumbuh sehat merupakan bagian dari kontribusi besar para kader dalam membangun masa depan Kabupaten Tangerang,” katanya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan per Juli 2026, masih terdapat anak yang terindikasi stunting di sejumlah wilayah. Kecamatan Curug mencatat sekitar 448 anak terindikasi stunting, sementara Kecamatan Kelapa Dua sekitar 344 anak. Untuk itu, pemerintah terus mendorong langkah kolaboratif menekan angka stunting.

“Kita berharap sampai akhir masa jabatan, stunting bisa turun sampai zero stunting. Kalau bisa tidak ada kasus baru di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Bantuan jangkau puluhan Posyandu

Perwakilan TMD LippoLand, Darwin, menyampaikan bantuan berupa timbangan balita, seragam kader Posyandu, susu, makanan tambahan, bubur kacang hijau, pisang, biskuit, dan berbagai makanan bergizi. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap program pemerintah menekan angka stunting.

TMD LippoLand menargetkan bantuan menjangkau sekitar 20 hingga 30 Posyandu, bahkan diharapkan dapat diperluas hingga 40 Posyandu di wilayah sekitar Lippo Village dan Park Serpong.

Program kerja sama antara Forum Kader Posyandu (FKP) Kabupaten Tangerang dengan Yayasan Sahabat Keluarga Lippo Karawaci ini merupakan contoh nyata kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam upaya penurunan angka stunting. Stunting atau tertinggalnya pertumbuhan fisik dan kognitif anak akibat kekurangan gizi kronis menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang masih perlu ditangani secara serius.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang per Juli 2026 menunjukkan bahwa masih terdapat ribuan anak yang terindikasi stunting di berbagai kecamatan. Selain Curug dengan 448 kasus dan Kelapa Dua dengan 344 kasus, beberapa kecamatan lain juga masih mencatat angka stunting yang cukup signifikan. Angka ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam upaya percepatan penurunan stunting sesuai target nasional.

Wabup Intan menegaskan bahwa Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput. Dengan peran aktif para kader posyandu, pemantauan pertumbuhan anak dapat dilakukan secara berkala dan masalah kesehatan dapat dideteksi sedini mungkin. “Kader posyandu adalah garda terdepan kita dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Tanpa kerja keras mereka, upaya penurunan stunting tidak akan berjalan optimal,” katanya.

Bantuan yang disalurkan oleh TMD LippoLand ini meliputi timbangan balita untuk memastikan akurasi pemantauan berat badan anak, seragam kader posyandu untuk meningkatkan keprofesionalan para kader, serta berbagai suplemen gizi seperti susu, makanan tambahan, bubur kacang hijau, pisang, dan biskuit. Bantuan-bantuan ini dirancang untuk mendukung program pencegahan dan penanganan stunting di tingkat posyandu.

Ketua Forum Bidan Kabupaten Tangerang yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan pentingnya peran bidan desa dalam mendampingi ibu hamil dan balita guna mencegah terjadinya stunting. Kolaborasi antara kader posyandu, bidan, tenaga kesehatan, dan pihak swasta diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Banten, Faizal, yang menyampaikan dukungannya terhadap program penurunan stunting di Kabupaten Tangerang. Ia menekankan bahwa percepatan penurunan stunting menjadi prioritas nasional yang harus didukung oleh seluruh stakeholders, mulai dari pemerintah pusat hingga tingkat desa.

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Capt. Fikri Faiz, yang turut hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengawal program-program kesehatan masyarakat di Kabupaten Tangerang. “Penurunan stunting membutuhkan kerja kolaboratif dan berkelanjutan. Kami siap mendukung penuh upaya-upaya yang dilakukan pemerintah daerah bersama mitra-mitranya,” ujarnya.

Sekretaris Kecamatan Curug beserta jajaran Forkopimcam yang turut hadir menunjukkan keseriusan pemerintah kecamatan dalam mendukung program penurunan stunting. Di tingkat kecamatan, koordinasi antara puskesmas, kader posyandu, dan pemerintah desa menjadi kunci keberhasilan dalam pemantauan dan penanganan kasus stunting.

Para kader posyandu yang hadir dalam acara tersebut menyambut baik bantuan dan dukungan dari TMD LippoLand. Mereka berkomitmen untuk terus menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, memantau pertumbuhan balita secara rutin, serta memberikan edukasi kepada para orang tua tentang pentingnya gizi seimbang bagi anak. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan angka stunting di Kabupaten Tangerang dapat terus menurun secara signifikan.

Keberhasilan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang sangat bergantung pada kolaborasi dan sinergi seluruh pihak. Dengan semangat kebersamaan yang terus diperkuat,目标zero stunting di akhir masa jabatan dapat terwujud dan menjadi kebanggaan bersama bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.

Sumber: tangerangkab.go.id

Portal Berita Cikayasa & Tangerang Raya
Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy