<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Benih Padi on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/benih-padi/</link><description>Recent content in Benih Padi on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Sun, 20 Sep 2026 12:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/benih-padi/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Pemkab Tangerang Siapkan 6 Ton Benih Padi Ganti Lahan Petani Gagal Panen Akibat Kekeringan</title><link>https://cikayasa.com/p/pemkab-tangerang-siapkan-6-ton-benih-padi-ganti-lahan-petani-gagal-panen-akibat-kekeringan/</link><pubDate>Sun, 20 Sep 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/pemkab-tangerang-siapkan-6-ton-benih-padi-ganti-lahan-petani-gagal-panen-akibat-kekeringan/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/cover.jpg" alt="Featured image of post Pemkab Tangerang Siapkan 6 Ton Benih Padi Ganti Lahan Petani Gagal Panen Akibat Kekeringan" /&gt;&lt;p&gt;Kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang sejak beberapa bulan terakhir berdampak serius bagi sektor pertanian. Ratusan hektare lahan sawah di 17 kecamatan terancam mengalami gagal panen atau puso akibat kekeringan ekstrem yang disinyalir terkait fenomena El Nino.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Merespons situasi tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mengambil langkah antisipatif dengan menyiapkan sebanyak 6 ton benih padi. Benih tersebut rencananya akan didistribusikan kepada petani yang mengalami kerugian akibat gagal panen untuk memulihkan produktivitas lahan pertanian mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, menjelaskan bahwa jumlah benih yang disiapkan disesuaikan dengan estimasi luas lahan yang berpotensi mengalami puso. &amp;ldquo;Sekitar enam ton benih tersebut, disesuaikan dengan lahan pertanian yang diperkirakan mengalami puso,&amp;rdquo; ujarnya pada Jumat (18/9/2026).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Enam ton benih padi tersebut diperuntukkan bagi penanaman kembali sebanyak 240 hektare sawah yang berpotensi gagal panen. Namun, Ujang menegaskan bahwa jika kerusakan lahan melebihi angka tersebut, pihaknya siap berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Banten dan Kementerian Pertanian untuk memenuhi kebutuhan benih tambahan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebelumnya, DPKP mencatat sedikitnya 311,8 hektare lahan sawah di Kabupaten Tangerang terancam mengalami gagal panen akibat fenomena El Nino yang menyebabkan kekeringan berkepanjangan. Lahan pertanian yang terdampak tersebar di 17 kecamatan, antara lain Cisoka, Tigaraksa, Gunung Kaler, Kronjo, Solear, Panongan, Teluknaga, Mekar Baru, Jambe, Pakuhaji, Sindang Jaya, Rajeg, Kemeri, Sukadiri, Mauk, Sukamulya, dan Kresek.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Disebar di 17 kecamatan dan 27 desa,&amp;rdquo; tambah Ujang. Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak kekeringan tidak terpusat pada satu wilayah saja, melainkan merata di berbagai titik sentra pertanian di Kabupaten Tangerang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi masyarakat Tangerang yang berprofesi sebagai petani, musim kemarau panjang menjadi tantangan berat. Selain penghasilan berkurang akibat gagal panen, biaya penanaman ulang juga menjadi beban tersendiri. Distribusi benih padi gratis dari pemerintah diharapkan dapat meringankan beban petani dan mempercepat pemulihan produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Tangerang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://www.tangerangnews.com/kabupaten-tangerang/read/59755/Pemkab-Tangerang-Siapkan-6-Ton-Benih-untuk-Ganti-Petani-Gagal-Panen-Terdampak-Kekeringan" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;TangerangNews.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>