<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Bupati Maesyal Rasyid on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/bupati-maesyal-rasyid/</link><description>Recent content in Bupati Maesyal Rasyid on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Mon, 26 Oct 2026 07:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/bupati-maesyal-rasyid/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Bupati Tangerang Kukuhkan Pengurus Cabor 2026-2030, Pasang Target Juara Umum Porprov VII di Tangsel</title><link>https://cikayasa.com/p/kabupaten-tangerang-kukuhkan-pengurus-cabor-target-juara-umum-porprov-vii/</link><pubDate>Mon, 26 Oct 2026 07:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/kabupaten-tangerang-kukuhkan-pengurus-cabor-target-juara-umum-porprov-vii/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/kabupaten-tangerang-kukuhkan-pengurus-cabor-target-juara-umum-porprov-vii/cover.jpg" alt="Featured image of post Bupati Tangerang Kukuhkan Pengurus Cabor 2026-2030, Pasang Target Juara Umum Porprov VII di Tangsel" /&gt;&lt;p&gt;Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid tidak ingin persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 berjalan setengah hati. Di hadapan para pengurus cabang olahraga (cabor) yang baru dikukuhkan, ia menegaskan satu hal: kontingen Kabupaten Tangerang datang ke Kota Tangerang Selatan untuk menang, bukan sekadar ikut meramaikan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pengukuhan pengurus cabor Kabupaten Tangerang masa bakti 2026-2030 itu berlangsung di Gedung Diklat Kitri Bakti Curug, Sabtu (24/10/2026). Agenda tersebut menjadi titik tolak pembenahan organisasi olahraga di kabupaten berpenduduk terbesar di Provinsi Banten ini, hanya beberapa pekan sebelum pesta olahraga empat tahunan itu dibuka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Porprov sudah di depan mata. Tidak ada lagi kata santai. Kita harus datang ke Tangerang Selatan dengan optimisme dan semangat untuk menang. Target kita jelas, Kabupaten Tangerang harus menjadi juara umum lagi,&amp;rdquo; tegas Maesyal, seperti dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Tangerang.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="porprov-kurang-dari-sebulan-lagi"&gt;Porprov Kurang dari Sebulan Lagi
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Porprov VII Banten 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15-23 November 2026 dengan Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah. Ajang ini mempertandingkan 60 cabang olahraga, jumlah yang membuat penyelenggaraannya tidak bisa ditangani satu kota saja.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Seremoni pembukaan direncanakan digelar di Lapangan Sunburst, BSD, pada 15 November 2026. Panitia Besar (PB) Porprov bahkan menyiapkan atraksi terjun payung sebagai pembuka, sebuah sajian yang belum pernah muncul pada edisi-edisi sebelumnya. Sebagian cabang olahraga diproyeksikan sudah mulai bertanding lebih awal, sekitar 8 November, sehingga kesiapan atlet tidak lagi bisa ditunda.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi Kabupaten Tangerang, kalender itu menyisakan waktu sekitar tiga pekan. Pengukuhan pengurus cabor karenanya bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan penanda bahwa struktur pembinaan atlet harus langsung bergerak.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="delapan-kontingen-satu-trofi"&gt;Delapan Kontingen, Satu Trofi
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Porprov Banten mempertemukan delapan kontingen: Kota Serang, Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang. Di antara kedelapan daerah itu, dua kekuatan besar selalu bersaing di puncak klasemen, yakni Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pada Porprov VI Banten 2022, Kabupaten Tangerang harus puas menempati peringkat kedua dengan raihan 167 medali emas, 150 perak, dan 168 perunggu. Posisi juara umum saat itu dipegang Kota Tangerang dengan 257 medali emas. Selisih emas yang cukup lebar itulah yang kini coba dikejar, sekaligus alasan mengapa Bupati memakai kata &amp;ldquo;lagi&amp;rdquo; dalam targetnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Persaingan akan semakin ketat karena tuan rumah pun tidak mau kehilangan gelar. KONI Kota Tangerang sudah mendaftarkan 59 dari 60 cabang olahraga yang dipertandingkan, dengan kontingen mencapai 1.730 orang terdiri atas atlet, pelatih, ofisial, dan unsur pendukung. Bagi Kabupaten Tangerang, itu berarti setiap nomor yang diikuti harus dihitung sebagai peluang medali, bukan formalitas kehadiran.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="pesan-di-balik-pengukuhan"&gt;Pesan di Balik Pengukuhan
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Maesyal menekankan bahwa jabatan pengurus cabor bukan posisi struktural yang cukup dipegang tanpa kerja. Menurut dia, amanah tersebut melekat pada tanggung jawab besar untuk meningkatkan efektivitas pembinaan atlet.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Pengurus cabor harus fokus pada pembinaan yang terstruktur, berjenjang dan berkelanjutan. Dari pembinaan yang kuat, kita bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi, bermental juara dan tetap menjunjung tinggi sportivitas serta dapat membawa nama Kabupaten Tangerang semakin disegani,&amp;rdquo; ujarnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia juga meminta seluruh cabor bergerak dalam satu semangat dan tujuan yang sama. Sinergi antara KONI, pengurus cabor, atlet, pelatih, dunia usaha, dan pemerintah daerah disebutnya sebagai kunci peningkatan prestasi. Artinya, pembinaan tidak boleh berhenti di anggaran atau program kerja di atas kertas, tetapi harus terasa sampai ke lapangan tempat atlet berlatih setiap hari.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pesan terakhirnya lebih personal. Kepada para atlet yang akan membela Kabupaten Tangerang di Tangsel, Bupati meminta mereka tampil dengan jiwa petarung dan kesatria, serta memberi kemampuan terbaik demi mengharumkan nama daerah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Tunjukkan bahwa atlet-atlet Kabupaten Tangerang adalah petarung sejati. Kita datang untuk menang dan membawa pulang kehormatan. Mari bersama-sama membuat masyarakat Kabupaten Tangerang bangga,&amp;rdquo; pungkasnya.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="pekerjaan-rumah-empat-tahun"&gt;Pekerjaan Rumah Empat Tahun
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Masa bakti 2026-2030 membuat pengurus cabor yang baru dilantik memikul dua tugas sekaligus. Jangka pendek, mereka dituntut menyukseskan Porprov VII tahun ini. Jangka panjang, mereka harus menyiapkan generasi atlet untuk Porprov berikutnya dan berbagai kejuaraan nasional di antaranya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dua agenda itu tidak selalu berjalan seiring. Daerah yang mengejar medali cenderung memusatkan sumber daya pada atlet yang sudah matang, sementara pembinaan usia muda baru terasa hasilnya dalam beberapa tahun. Karena itu, istilah &amp;ldquo;berjenjang&amp;rdquo; yang dipakai Bupati kerap menjadi bagian paling sulit diwujudkan: dibutuhkan kompetisi rutin di tingkat kecamatan hingga kabupaten agar bibit atlet terus bermunculan, bukan hanya mengandalkan atlet yang sudah ada.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi warga Kabupaten Tangerang, waktu tiga pekan menuju pembukaan adalah kesempatan melihat langsung bagaimana badan olahraga bekerja. Publik bisa menilai janji pembinaan bukan dari pidato pengukuhan, tetapi dari komposisi kontingen yang turun di Tangsel nanti, juga dari keberanian memberi ruang kepada atlet muda di antara nama-nama berpengalaman.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="venue-menyebar-dukungan-suporter-dinanti"&gt;Venue Menyebar, Dukungan Suporter Dinanti
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Penyelenggaraan Porprov VII tidak sepenuhnya terpusat di Tangsel. Setidaknya lima cabang olahraga dipastikan berlaga di luar wilayah tuan rumah. Dua di antaranya justru memakai fasilitas di Kota Tangerang: atletik di Stadion Benteng Reborn dan gimnastik di Tangerang City Center Cimone, sementara hockey di GOR Nambo Jaya Sport Center Karawaci. Cabor yang di luar wilayah Tangsel lainnya mencakup selancar dan satu cabang penunjang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kondisi itu membuka peluang bagi warga Tangerang Raya, termasuk dari wilayah Kabupaten Tangerang seperti Curug, Cikupa, Panongan, Legok, Pagedangan, dan sekitarnya, untuk menonton pertandingan tanpa harus jauh ke pusat kota. Seperti lazimnya ajang olahraga daerah, sebagian besar pertandingan umumnya dapat disaksikan tanpa tiket masuk, meski ketentuan tiap venue bisa berbeda dan tetap bergantung pada pengumuman panitia.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi kontingen Kabupaten Tangerang, kehadiran penonton dari kampung sendiri bukan hal kecil. Atlet yang bertanding di cabang beregu atau nomor yang butuh dukungan panjang sering mengaku terbantu oleh suara pendukung di tribun. Inilah bagian yang bisa diambil warga tanpa perlu menjadi bagian dari KONI atau pengurus cabor.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="tiga-pekan-menentukan"&gt;Tiga Pekan Menentukan
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Target juara umum sudah dilempar ke publik oleh orang nomor satu di Kabupaten Tangerang. Sejarah menunjukkan ambisi itu bukan tanpa dasar: pada Porprov sebelumnya, kabupaten ini finis di posisi kedua dengan 485 medali dari tiga warna. Untuk naik satu tingkat, tambahan ratusan medali emas harus datang dari cabang-cabang yang selama ini menjadi lumbung, sekaligus dari nomor baru yang dipertandingkan pada 60 cabor tahun ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yang tersisa sekarang adalah pembuktian di arena. Pengurus cabor sudah dikukuhkan, arah pembinaan sudah dinyatakan, dan kalender pertandingan sudah menunggu. Seperti kata Bupati, tidak ada lagi kata santai. Porprov VII Banten 2026 dibuka 15 November di Sunburst BSD, dan Kabupaten Tangerang datang dengan satu misi: membawa pulang gelar juara umum ke Tigaraksa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://tangerangkab.go.id/detail-berita/kukuhkan-pengurus-cabor-bupati-tangerang-targetkan-juara-umum-porprov-banten-di-tangsel" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;Pemerintah Kabupaten Tangerang&lt;/a&gt; | &lt;a class="link" href="https://banten.antaranews.com/berita/394007/kabupaten-tangerang-targetkan-juara-umum-porprov-banten-2026" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;ANTARA Banten&lt;/a&gt; | &lt;a class="link" href="https://kabar6.com/kabupaten-tangerang-targetkan-juara-umum-porprov-vii-banten/" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;Kabar6&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>