<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Damkar Kabupaten Tangerang on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/damkar-kabupaten-tangerang/</link><description>Recent content in Damkar Kabupaten Tangerang on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Tue, 20 Oct 2026 16:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/damkar-kabupaten-tangerang/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Sembako dan Rumah Makan di Sepatan, 7 Unit Damkar Dikerahkan</title><link>https://cikayasa.com/p/kebakaran-gudang-sembako-rumah-makan-sepatan-tangerang/</link><pubDate>Tue, 20 Oct 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/kebakaran-gudang-sembako-rumah-makan-sepatan-tangerang/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/kebakaran-gudang-sembako-rumah-makan-sepatan-tangerang/cover.jpg" alt="Featured image of post Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Sembako dan Rumah Makan di Sepatan, 7 Unit Damkar Dikerahkan" /&gt;&lt;p&gt;Kobaran api menghanguskan sebuah gudang sembako beserta bangunan rumah makan yang berdiri di sebelahnya di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Selasa (20/10/2026) dinihari. Dua bangunan di sepanjang Jalan Raya Mauk itu ludes dilalap api hingga petugas pemadam harus bekerja selama sekitar tiga jam untuk menjinakkan si jago merah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kejadian bermula ketika laporan kebakaran masuk ke petugas sekitar pukul 03.41 WIB. Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="tujuh-unit-mobil-pemadam-dan-32-personel-dikerahkan"&gt;Tujuh unit mobil pemadam dan 32 personel dikerahkan
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Besarnya api membuat petugas mengerahkan kekuatan yang tidak sedikit. Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dengan membawa 32 personel ke lokasi kejadian.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menjelaskan komposisi armada yang dikerahkan. Lima unit mobil pemadam datang dari Pos Sepatan, Pasar Kemis, Pakuhaji, Mauk, dan Rajeg. Sementara dua unit sisanya dikirim dari Markas Komando (Mako) Damkar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Mobilisasi armada dari sejumlah pos ini menunjukkan bahwa lokasi kebakaran masuk kategori cukup serius, mengingat kebakaran baru dilaporkan dinihari ketika sebagian personel berada di pos masing-masing.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kobaran api sendiri diduga dipicu oleh banyaknya bahan yang mudah terbakar yang tersimpan di dalam gudang sembako. Kondisi ini membuat api berkembang dengan cepat sebelum akhirnya merambat ke bangunan rumah makan di sebelahnya, yaitu Rumah Makan Dapoer Kharisma di Jalan Raya Mauk.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="diduga-korsleting-listrik-penyebab-pasti-masih-diselidiki"&gt;Diduga korsleting listrik, penyebab pasti masih diselidiki
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik menyebutkan bahwa penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut mengenai asal usul api. Luas area yang terbakar pun pada awalnya belum bisa dipastikan oleh petugas di lapangan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dugaan sementara mengarah ke korsleting listrik di dalam gudang sembako sebelum api merambat ke bangunan di sebelahnya. Dugaan serupa juga disampaikan Danpos Damkar Pos Sepatan, Suryadi, yang menyebut kebakaran diduga bermula dari gangguan arus pendek pada instalasi listrik di dalam gudang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hingga naskah dikirim ke redaksi, petugas belum menemukan adanya korban jiwa. Namun petugas masih terus mendata luas bangunan yang terbakar beserta total kerugian material akibat peristiwa tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="pemadaman-molor-tiga-jam-terkendala-kepadatan-lalu-lintas"&gt;Pemadaman molor tiga jam, terkendala kepadatan lalu lintas
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Proses pemadaman tidak berjalan mulus. Petugas berjibaku selama sekitar tiga jam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan. Sementara setelah api padam, petugas masuk ke tahap pendinginan untuk mencegah api muncul kembali dari sisa-sisa material yang masih panas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Danpos Damkar Pos Sepatan, Suryadi, mengatakan bahwa api berhasil dikendalikan kurang lebih selama tiga jam. &amp;ldquo;Untuk saat ini kami masih dalam tahap pendinginan,&amp;rdquo; ujarnya di lokasi kejadian.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selama proses pemadaman, petugas sempat terkendala kepadatan lalu lintas yang menghambat perjalanan menuju sumber air. Kondisi Jalan Raya Mauk yang menjadi akses utama kawasan Sepatan memang dikenal padat, terlebih pada jam-jam sibuk. Kendala ini memperlambat proses pengisian ulang air sehingga waktu pemadaman menjadi lebih lama.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="tidak-ada-korban-jiwa-kerugian-ditaksir-ratusan-juta"&gt;Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir ratusan juta
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Meski kedua bangunan ludes terbakar, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Hal ini merupakan kabar lega mengingat kejadian berlangsung dinihari ketika kemungkinan besar penghuni bangunan sedang tertidur.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Angka tersebut masih bersifat estimasi awal karena petugas belum menyelesaikan pendataan total kerugian material.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Polsek Sepatan kini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Penyelidikan ini penting untuk memastikan apakah benar sumber api berasal dari korsleting listrik atau faktor lain, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pemilik bangunan dan pengelola kawasan.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="peringatan-soal-penyimpanan-barang-mudah-terbakar"&gt;Peringatan soal penyimpanan barang mudah terbakar
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Peristiwa ini kembali mengingatkan soal pentingnya pengelolaan penyimpanan barang di gudang dan bangunan komersial. Gudang sembako umumnya menyimpan bahan kering seperti beras, minyak goreng, tepung, dan kemasan plastik yang mudah terbakar ketika terpapar api. Kombinasi bahan semacam ini membuat api menyebar sangat cepat sehingga pemadaman menjadi lebih sulit.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebelumnya, Kecamatan Sepatan juga sempat dilanda kebakaran serupa pada pertengahan Oktober 2026, yang menghanguskan gudang penyimpanan barang di kawasan yang sama. Kejadian berulang ini menempatkan kawasan Sepatan sebagai salah satu titik rawan kebakaran yang perlu perhatian lebih, khususnya terkait instalasi listrik dan penyimpanan bahan mudah terbakar di bangunan gudang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi warga dan pemilik usaha di kawasan Sepatan dan sekitarnya, sejumlah langkah sederhana bisa membantu memperkecil risiko: memeriksa instalasi listrik secara berkala, tidak menumpuk bahan mudah terbakar dekat sumber listrik, serta memastikan jalur akses menuju sumber air tetap lancar agar pemadaman tidak terhambat saat kejadian.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kecamatan Sepatan sendiri padat dengan permukiman dan bangunan komersial yang berdempetan di sepanjang Jalan Raya Mauk. Kondisi ini membuat satu titik api berisiko cepat menyebar ke bangunan di sekitarnya, sekaligus menyulitkan armada pemadam yang harus bergerak di ruas jalan yang padat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari sisi pembaca, kejadian seperti ini menegaskan pentingnya memasang alat deteksi asap sederhana di rumah maupun tempat usaha, khususnya yang berada tepat di seberang atau bersebelahan dengan bangunan gudang. Selain itu, simpan nomor darurat pemadam kebakaran di tempat yang mudah dijangkau agar laporan bisa disampaikan secepat mungkin.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ke depan, hasil penyelidikan Polsek Sepatan dan pendataan BPBD Kabupaten Tangerang akan menjadi acuan untuk menentukan nilai kerugian resmi sekaligus upaya penanganan lanjutan bagi pemilik dua bangunan yang ludes terbakar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://kabar6.com/gudang-sembako-dan-rumah-makan-di-sepatan-tangerang-ludes-dilalap-jago-merah/" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;Kabar6&lt;/a&gt;, &lt;a class="link" href="https://www.inews.id/regional/regional/kebakaran-gudang-sembako-dan-rumah-makan-di-sepatan-tangerang-7-mobil-pemadam-dikerahkan" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;iNews.id&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>