<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>DARAH on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/darah/</link><description>Recent content in DARAH on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Wed, 16 Sep 2026 12:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/darah/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>PMI Tangerang Luncurkan JEK-DON, Layanan Pengantaran Darah Terintegrasi Peringati HUT Ke-81</title><link>https://cikayasa.com/p/pmi-tangerang-luncurkan-jek-don-layanan-pengantaran-darah-terintegrasi-peringati-hut-ke-81/</link><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/pmi-tangerang-luncurkan-jek-don-layanan-pengantaran-darah-terintegrasi-peringati-hut-ke-81/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/pmi-tangerang-luncurkan-jek-don-layanan-pengantaran-darah-terintegrasi-peringati-hut-ke-81/cover.jpg" alt="Featured image of post PMI Tangerang Luncurkan JEK-DON, Layanan Pengantaran Darah Terintegrasi Peringati HUT Ke-81" /&gt;&lt;p&gt;Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 PMI dengan peluncuran inovasi layanan kesehatan yang belum pernah ada sebelumnya di tingkat kabupaten. Inovasi tersebut adalah JEK-DON (Ojek Donor) Terintegrasi — sebuah sistem pengantaran darah terpadu yang dirancang untuk mempercepat penanganan medis darurat di seluruh wilayah Tangerang Raya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Acara yang berlangsung di Aula Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tangerang, Selasa (15/09/2026), dihadiri oleh jajaran pengurus PMI Pusat, perwakilan pemerintah daerah, serta undangan dari berbagai rumah sakit dan klinik mitra kerja sama.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="jek-don-inovasi-pengantaran-darah-satu-pintu"&gt;JEK-DON: Inovasi Pengantaran Darah Satu Pintu
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;JEK-DON merupakan layanan pengantaran darah yang terintegrasi dari UDD PMI Kabupaten Tangerang ke rumah sakit atau klinik terdekat. Sistem ini memungkinkan distribusi kantong darah dilakukan secara lebih cepat dan terkoordinasi, mengurangi waktu tunggu pasien yang membutuhkan transfusi darah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang sekaligus Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menjelaskan bahwa peluncuran JEK-DON merupakan puncak dari perjalanan panjang digitalisasi layanan donor darah yang dimulai sejak delapan tahun silam.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Bermula dari sekitar delapan tahun yang lalu, kita membangun sebuah aplikasi Sistem Donor Darah Indonesia atau SiDoni. Jika dulu kita baru bisa menghasilkan sekitar 2.000 kantong darah, hari ini alhamdulillah sekitar 7.500 kantong darah setiap bulannya bisa kita hasilkan dan distribusikan ke 95 rumah sakit serta klinik yang tersebar di wilayah Tangerang Raya,&amp;rdquo; ungkap Soma dalam sambutannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Peningkatan tiga kali lipat dalam produksi kantong darah tersebut menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital mampu memberikan dampak signifikan bagi pelayanan kesehatan di tingkat lokal. Dengan hadirnya JEK-DON, distribusi darah yang sebelumnya memerlukan koordinasi manual kini dapat dilakukan melalui satu platform terintegrasi.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="apresiasi-dari-pmi-pusat"&gt;Apresiasi dari PMI Pusat
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan PMI Kabupaten Tangerang dalam mengembangkan inovasi JEK-DON mendapat sorotan positif dari jajaran pengurus PMI Pusat. Ketua Bidang Pengembangan Unit Donor Darah PMI Pusat, Linda Lukitasari Waseso, yang hadir secara langsung dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah progresif ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Kami dari PMI Pusat sangat mengapresiasi dan menyambut baik peluncuran JEK-DON Terintegrasi ini. Inovasi yang dilahirkan oleh PMI Kabupaten Tangerang membuktikan komitmen kemanusiaan yang sangat kuat dalam mempermudah akses layanan darah. Harapan kami, sistem terintegrasi ini dapat menjadi percontohan atau role model bagi UDD PMI di daerah lain di Indonesia,&amp;rdquo; ujar Linda.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apresiasi dari tingkat pusat ini menegaskan bahwa inovasi yang diinisiasi PMI Kabupaten Tangerang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat lokal, tetapi juga memiliki potensi untuk diterapkan di kabupaten dan kota lain di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="dukungan-penuh-pemerintah-daerah"&gt;Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Soma Atmaja selaku Ketua PMI Kabupaten Tangerang juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus mendukung program-program kemanusiaan yang dijalankan oleh PMI. Ia berharap PMI Kabupaten Tangerang tetap konsisten dalam menjalankan amanahnya sebagai penyalur darah bagi masyarakat yang membutuhkan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan Selamat HUT Ke-81 untuk PMI. Harapan kami ke depan, PMI Kabupaten Tangerang tetap penuh amanah mendistribusikan darah bagi yang membutuhkan,&amp;rdquo; tuturnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dukungan pemerintah daerah ini menjadi kunci keberlanjutan program kemanusiaan PMI. Selama ini, kolaborasi antara PMI Kabupaten Tangerang dengan Pemkab Tangerang telah menghasilkan berbagai terobosan dalam pelayanan kesehatan, termasuk digitalisasi sistem donor darah melalui aplikasi SiDoni yang kini menjadi fondasi utama operasional JEK-DON.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="tantangan-ketersediaan-darah-di-tangerang-raya"&gt;Tantangan Ketersediaan Darah di Tangerang Raya
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Meskipun PMI Kabupaten Tangerang telah berhasil meningkatkan produksi kantong darah secara signifikan, tantangan ketersediaan darah di wilayah Tangerang Raya masih menjadi perhatian serius. Dengan 95 rumah sakit dan klinik yang menjadi mitra distribusi, kebutuhan akan pasokan darah yang stabil dan cepat menjadi keharusan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;JEK-DON hadir sebagai jawaban atas tantangan tersebut. Dengan sistem pengantaran terintegrasi, waktu tempuh distribusi darah dari UDD ke rumah sakit dapat diperpendek secara drastis. Hal ini sangat krusial untuk pasien darurat yang membutuhkan transfusi darah dalam waktu singkat.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="harapan-untuk-masa-depan"&gt;Harapan untuk Masa Depan
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Peringatan HUT Ke-81 PMI tahun ini tidak sekadar menjadi seremonial rutin, melainkan juga menjadi tonggak penting bagi upaya modernisasi layanan kemanusiaan di Kabupaten Tangerang. Peluncuran JEK-DON menunjukkan bahwa inovasi tidak harus selalu datang dari pusat, tetapi bisa lahir dari kepedulian dan komitmen lokal dalam menjawab kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, apresiasi dari PMI Pusat, dan antusiasme masyarakat, PMI Kabupaten Tangerang siap melangkah ke tahun ke-82 dengan semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik bagi kemanusiaan.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="jejak-81-tahun-pmi-di-kabupaten-tangerang"&gt;Jejak 81 Tahun PMI di Kabupaten Tangerang
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Sejak didirikan, PMI Kabupaten Tangerang telah menjadi tulang punggung pelayanan kemanusiaan di wilayah ini. Perjalanan panjang PMI dari sekadar unit donor darah konvensional menjadi organisasi yang mengelola distribusi darah terintegrasi bukanlah hal yang mudah. Diperlukan komitmen panjang dari para pengurus, relawan, dan pendukung untuk terus berinovasi demi keselamatan jiwa masyarakat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tahun ini, peringatan HUT Ke-81 PMI mengambil makna yang lebih mendalam. Bukan sekadar merayakan usia, tetapi juga membuktikan bahwa organisasi kemanusiaan ini mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. JEK-DON menjadi bukti bahwa PMI tidak berhenti bergerak, terus mencari cara baru untuk melayani masyarakat dengan lebih baik dan lebih cepat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebelumnya, proses pengantaran darah dari UDD ke rumah sakit memerlukan koordinasi yang cukup rumit — mulai dari verifikasi kebutuhan darah, penyiapan kantong darah, hingga pengantaran fisik ke fasilitas kesehatan yang membutuhkan. Dengan JEK-DON, seluruh proses tersebut kini terintegrasi dalam satu sistem, memungkinkan pengantaran dilakukan dalam hitungan menit, bukan jam.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="akses-darah-lebih-cepat-nyawa-terselamatkan"&gt;Akses Darah Lebih Cepat, Nyawa Terselamatkan
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Setiap detik sangat berharga bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah. Keterlambatan pengantaran darah bisa berakibat fatal, terutama bagi korban kecelakaan, ibu melahirkan dengan komplikasi, atau pasien yang menjalani operasi besar. Dengan JEK-DON, PMI Kabupaten Tangerang berupaya memastikan bahwa darah yang dibutuhkan bisa sampai tepat waktu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sistem ini juga diharapkan mampu mengurangi angka penolakan transfusi akibat keterlambatan stok darah di rumah sakit. Dengan database donor yang terintegrasi melalui aplikasi SiDoni dan jaringan pengantaran JEK-DON, ketersediaan darah dapat dipantau secara real-time oleh fasilitas kesehatan yang tergabung dalam jaringan PMI Kabupaten Tangerang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saat ini, 95 rumah sakit dan klinik di wilayah Tangerang Raya telah terhubung dalam jaringan distribusi PMI. Angka ini terus bertambah seiring dengan perluasan cakupan layanan JEK-DON ke kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Tangerang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://tangerangkab.go.id/detail-berita/peringati-hut-ke-81-pmi-pemkab-tangerang-luncurkan-inovasi-pelayanan-jek-don-terintegrasi" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;Pemerintah Kabupaten Tangerang&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>