<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Dishub Tangsel on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/dishub-tangsel/</link><description>Recent content in Dishub Tangsel on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Fri, 02 Oct 2026 16:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/dishub-tangsel/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Uji Coba 3 Hari Berhasil, Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu Tangsel Bakal Dipermanenkan</title><link>https://cikayasa.com/p/dua-u-turn-rawa-buntu-tangsel-bakal-dipermanenkan/</link><pubDate>Fri, 02 Oct 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/dua-u-turn-rawa-buntu-tangsel-bakal-dipermanenkan/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/dua-u-turn-rawa-buntu-tangsel-bakal-dipermanenkan/cover.jpg" alt="Featured image of post Uji Coba 3 Hari Berhasil, Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu Tangsel Bakal Dipermanenkan" /&gt;&lt;p&gt;Dua titik putar balik kendaraan atau U-Turn di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan, bakal dipermanenkan. Rencana itu menguat setelah uji coba rekayasa lalu lintas yang berlangsung selama tiga hari, 28-30 September 2026, berjalan lancar dan dinilai tidak menimbulkan kemacetan baru.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Uji coba dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Kepolisian pada segmen Jalan Raya Rawa Buntu dari Simpang Tiga Kencana Raya hingga Simpang Tiga Tekno. Rekayasa itu merupakan simulasi sebelum Pemkot Tangsel menata median jalan dan mengatur titik putar balik secara permanen di ruas yang selama ini menjadi langganan antrean kendaraan.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="dua-titik-u-turn-yang-diuji"&gt;Dua Titik U-Turn yang Diuji
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Selama uji coba, Dishub menyiapkan dua titik putar balik. Titik pertama berada di depan Rumah Makan Pak Naryo dengan lebar bukaan sekitar 25 meter. Titik kedua berada di depan SPBU Pertamina 34-15314 dengan lebar sekitar 35 meter.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Tangsel Martha Lena menjelaskan, pemilihan titik di depan SPBU bukan tanpa alasan. Ruang gerak atau right of way di lokasi itu lebih lebar sehingga memungkinkan manuver kendaraan besar, termasuk truk dan angkutan barang, berbelok tanpa menghambat arus lain.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Kenapa salah satu titik putar balik ada di depan SPBU, mengingat segmen ruas jalan Rawa Buntu ini kondisi paling memungkinkan untuk dilakukan pembukaan adalah di depan SPBU karena ruang geraknya lebih lebar, sekaligus untuk antisipasi kendaraan angkut barang,&amp;rdquo; ujar Martha.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Uji coba sendiri bertujuan mengamati langsung pola pergerakan kendaraan di lapangan sekaligus mengukur efektivitas pengaturan U-Turn apabila nantinya diterapkan permanen. Martha mencatat, pada hari pertama arus lalu lintas berjalan relatif lancar dan pengguna jalan sudah mulai beradaptasi dengan pola pergerakan baru.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Di hari pertama ini alhamdulillah uji coba yang dilakukan berjalan sesuai yang diharapkan, yaitu kondisi lancar dan masyarakat sudah mulai mengenal situasi pergerakan pada U-turn yang ada,&amp;rdquo; kata Martha di lokasi, Senin (28/9/2026).&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="hasil-evaluasi-dinilai-positif"&gt;Hasil Evaluasi Dinilai Positif
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Meski begitu, kedua titik U-Turn sempat dinyatakan belum final. Selama tiga hari, Dishub bersama Kepolisian melakukan pengaturan, pemantauan, dan pengawasan sekaligus menghimpun masukan dari masyarakat untuk menentukan apakah lokasi tetap di dua titik tersebut atau ada perubahan lebih lanjut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Setelah masa uji coba usai, hasilnya dinilai positif. Kepala Dishub Kota Tangsel Ayep Jajat Sudrajat mengatakan, pengaturan U-Turn selama tiga hari menunjukkan arus lalu lintas tetap berjalan lancar dan tidak menimbulkan kemacetan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Dari uji coba hasilnya positif,&amp;rdquo; ujar Ayep saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (1/10/2026).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ayep menambahkan, uji coba sengaja dilakukan sebelum pembangunan permanen agar Pemkot tidak salah menentukan titik. &amp;ldquo;Makanya U-Turn diuji coba dulu, dan alhamdulillah hasilnya positif. Daripada sudah keburu dibangun terus dibongkar lagi karena ternyata bikin macet,&amp;rdquo; terangnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sepanjang masa uji coba, petugas Dishub dan kepolisian berjaga di lokasi untuk mengatur pergerakan kendaraan, sementara rambu dan penanda sementara dipasang di kedua titik putar balik. Kehadiran petugas di lapangan penting karena pola lalu lintas yang berubah membuat sebagian pengendara masih ragu saat akan berbelok, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Evaluasi tiga hari itu sendiri mempertimbangkan sejumlah hal: kelancaran arus kendaraan pada jam sibuk, jarak aman antarkendaraan saat manuver berbalik arah, serta tanggapan warga yang menyampaikan masukan lewat petugas maupun kanal Pemkot. Dengan pertimbangan itu, Pemkot memilih menguji dulu sebelum membangun permanen — pendekatan yang relatif baru dibanding proyek jalan pada umumnya yang langsung dibangun lalu dibongkar ulang ketika ternyata menimbulkan masalah baru.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="warga-diimbau-patuh-arah-petugas"&gt;Warga Diimbau Patuh Arah Petugas
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Selama masa uji coba, Martha mengimbau pengguna jalan menyesuaikan diri dengan perubahan pola pergerakan, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan tidak melakukan pelanggaran seperti melawan arus. Kepatuhan pengguna jalan disebut menjadi salah satu penentu keberhasilan rekayasa lalu lintas ini, selain penataan fisik median jalan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Penataan U-Turn permanen di Jalan Raya Rawa Buntu menjadi bagian dari upaya mengurai kepadatan di kawasan Serpong. Ruas jalan ini selama ini menghubungkan kawasan hunian dan pergudangan dengan simpang-simpang utama, sehingga pergerakan kendaraan yang ingin berbalik arah kerap membuat antrean di jalur utama.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dengan hasil uji coba yang positif, langkah berikutnya adalah penentuan titik permanen dan penataan median jalan sesuai hasil evaluasi Dishub dan Kepolisian. Rencananya, kedua titik U-Turn yang telah diuji coba akan dipermanenkan agar pengendara tidak lagi perlu mencari putaran balik yang jauh, sementara arus lalu lintas tetap terjaga.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi warga Serpong dan sekitarnya yang setiap hari melintasi Jalan Raya Rawa Buntu, perubahan ini perlu disambut dengan penyesuaian cara berkendara: mengikuti rambu dan arahan petugas, menjaga jarak, dan tidak memaksakan putaran balik di titik yang tidak diperuntukkan. Pengendara juga diminta melaporkan kendala yang ditemui selama uji coba berlangsung, karena masukan dari pengguna jalan menjadi bahan pertimbangan sebelum titik U-Turn ditetapkan permanen.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dengan begitu, penataan Jalan Raya Rawa Buntu tidak sekadar menambah satu titik putar balik, tetapi juga memastikan arus lalu lintas di kawasan Serpong tetap teratur setelah perubahan diterapkan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://berita.tangerangselatankota.go.id/berita/uji-coba-u-turn-rawa-buntu-dimulai-dishub-tangsel-siapkan-dua-titik-putar-balik" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;Portal Berita Pemkot Tangsel&lt;/a&gt;, &lt;a class="link" href="https://banten.tribunnews.com/tangerang-selatan/159327/uji-coba-3-hari-berhasil-dua-u-turn-di-jalan-rawa-buntu-tangsel-bakal-dipermanenkan" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;TribunBanten.com&lt;/a&gt;, &lt;a class="link" href="https://megapolitan.kompas.com/read/2026/09/28/15174111/dishub-uji-coba-rekayasa-lalu-lintas-di-rawa-buntu-tangsel-siapkan-2" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;Kompas.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>