<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Festival-Situ-Gede on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/festival-situ-gede/</link><description>Recent content in Festival-Situ-Gede on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Sat, 03 Oct 2026 16:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/festival-situ-gede/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Festival Situ Gede 2026 Digelar Sebulan Penuh, Suguhkan Budaya Betawi hingga Bazar UMKM</title><link>https://cikayasa.com/p/festival-situ-gede-2026-digelar-sebulan-penuh-suguhkan-budaya-betawi-hingga-bazar-umkm/</link><pubDate>Sat, 03 Oct 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/festival-situ-gede-2026-digelar-sebulan-penuh-suguhkan-budaya-betawi-hingga-bazar-umkm/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/festival-situ-gede-2026-digelar-sebulan-penuh-suguhkan-budaya-betawi-hingga-bazar-umkm/cover.jpg" alt="Featured image of post Festival Situ Gede 2026 Digelar Sebulan Penuh, Suguhkan Budaya Betawi hingga Bazar UMKM" /&gt;&lt;p&gt;Kawasan Wisata Situ Gede di Kota Tangerang kembali menggeliat selama sebulan penuh. Festival Situ Gede 2026 resmi berlangsung sepanjang 1 hingga 31 Oktober 2026 di Wisata Situ Gede Eco Space, Jalan Hartono Raya, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang. Perhelatan ini menghadirkan pertunjukan seni dan budaya tradisional, hiburan rakyat, bazar UMKM, hingga lomba untuk pelajar — semuanya bisa dinikmati warga tanpa biaya masuk.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Festival ini digagas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Lima Situ Gede. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang menyambut baik inisiatif komunitas tersebut karena dianggap mampu mengembangkan potensi wisata lokal sekaligus menggerakkan roda perekonomian warga.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="tema-guyub-target-jadi-destinasi-wisata-nasional"&gt;Tema Guyub, Target Jadi Destinasi Wisata Nasional
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Ketua Pokdarwis Kota Tangerang Rosyadi menjelaskan Festival Situ Gede 2026 mengusung tema &amp;ldquo;Guyub, Lestari Budayanya, Siap Menjadi Destinasi Wisata Nasional&amp;rdquo;. Tema itu bukan sekadar tagline, melainkan gambaran besar yang ingin dikejar kawasan seluas dan seindah Situ Gede.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Festival ini dihadirkan selama sebulan penuh dengan serangkaian kegiatan menarik, mulai dari penampilan seni dan budaya tradisional, pameran UMKM termasuk kuliner khas daerah, sampai wahana hiburan rakyat yang bisa dinikmati di kawasan wisata Situ Gede secara gratis,&amp;rdquo; ujar Rosyadi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Menurut Rosyadi, festival tidak boleh dianggap sekadar kegiatan hiburan semata. Ia ingin acara ini sekaligus menjadi ruang mengenalkan potensi wisata dan budaya Kota Tangerang, termasuk produk-produk lokal yang terus berkembang. Dengan begitu, Situ Gede bisa diproyeksikan sebagai destinasi wisata yang memadukan seni, budaya, dan alam perkotaan dalam satu kawasan eco park.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="ragam-agenda-sepanjang-oktober"&gt;Ragam Agenda Sepanjang Oktober
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Sepanjang Oktober 2026, pengunjung bisa menikmati beragam agenda. Rosyadi menyebut festival menghadirkan pertunjukan musik Betawi, lenong, pertunjukan hiburan rakyat, bazar UMKM, hingga lomba melukis dan menggambar bagi siswa TK dan SD. Selain panggung pertunjukan, tersedia wahana permainan dan area kuliner yang bisa dinikmati bersama keluarga.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menggali dan memperkenalkan kebudayaan lokal yang belum banyak diangkat,&amp;rdquo; kata Rosyadi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi warga yang sedang mencari kegiatan akhir pekan bersama anak, lomba melukis dan menggambar bisa jadi pilihan. Sementara bagi pencinta kuliner, bazar UMKM menyajikan aneka makanan dan produk rumahan dari pelaku usaha mikro Kota Tangerang. Kehadiran beragam aktivitas ini diharapkan memberi alternatif hiburan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku UMKM lokal.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="dukungan-pemerintah-kota-terbuka-untuk-komunitas"&gt;Dukungan Pemerintah Kota Terbuka untuk Komunitas
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Kepala Disbudpar Kota Tangerang Boyke Urip Hermawan menyatakan apresiasinya atas inisiatif Pokdarwis Kampung Lima Situ Gede. Ia menilai festival ini menjadi bukti bahwa kemandirian komunitas dapat berperan mengembangkan destinasi wisata dan meningkatkan daya tarik kunjungan ke Kota Tangerang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Boyke menegaskan Disbudpar terbuka untuk mendukung berbagai kegiatan pariwisata yang diinisiasi masyarakat. Bentuk dukungan itu diberikan lewat pembinaan, pengarahan, serta sinergi dengan pihak terkait agar kegiatan berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat lebih luas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Dengan adanya Festival Situ Gede ini, mudah-mudahan bisa menginspirasi Pokdarwis-Pokdarwis di tempat lain. Alam yang ada di Situ Gede berpotensi menjadi destinasi wisata sekaligus penggerak roda perekonomian masyarakat dan UMKM,&amp;rdquo; ujar Boyke.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="ajakan-kolaborasi-dan-manfaat-untuk-warga"&gt;Ajakan Kolaborasi dan Manfaat untuk Warga
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Rosyadi mendorong kolaborasi antara pemerintah kota dan provinsi untuk bersama-sama mengembangkan potensi Situ Gede, termasuk dari sisi fasilitas dan daya tarik wisata. Ia berharap festival ini mampu memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Tangerang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Manfaatkan Festival Situ Gede 2026 ini sebagai ruang ekspresi dan wadah komunitas untuk menggerakkan pariwisata, meningkatkan jumlah kunjungan, serta menggerakkan ekonomi dan UMKM yang ada di Kota Tangerang,&amp;rdquo; ujarnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Untuk warga, praktisnya ada tiga hal yang perlu diketahui. Pertama, festival berlangsung sebulan penuh sehingga tidak terikat satu hari saja. Kedua, lokasinya mudah dijangkau di Jalan Hartono Raya, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang. Ketiga, seluruh rangkaian kegiatan bisa dinikmati gratis, jadi warga cukup datang sambil membawa uang untuk belanja di bazar UMKM.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selain menghibur, kehadiran festival selama sebulan ini juga diharapkan menghidupkan kembali ruang publik di kawasan Situ Gede yang selama ini dikenal sebagai ruang terbuka hijau Kota Tangerang. Dengan demikian, warga tidak perlu jauh-jauh mencari hiburan budaya di luar kota, sebab panggung seni dan kuliner hadir di tengah mereka.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="bagian-dari-kalender-pariwisata-kota-tangerang"&gt;Bagian dari Kalender Pariwisata Kota Tangerang
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Festival Situ Gede tidak berdiri sendiri. Sepanjang 2026, Kota Tangerang konsisten menggelar agenda pariwisata dan kebudayaan, mulai dari Tangerang 10K yang mempertemukan pelari dengan sektor perhotelan, hingga Kirab Budaya yang mengarak puluhan joli ke berbagai penjuru kota. Kehadiran festival sebulan penuh di Situ Gede memperkaya agenda tersebut dengan menawarkan kegiatan yang lebih ramah keluarga dan berlangsung dalam waktu panjang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi pelaku UMKM, durasi sebulan menjadi keuntungan tersendiri. Mereka tidak hanya menjajakan produk pada satu hari, melainkan punya waktu berminggu-minggu untuk mengenalkan barang dan makanan ke pengunjung yang datang berulang. Pengunjung sendiri bebas memilih waktu berkunjung, karena agenda terus berjalan hingga akhir Oktober.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Warga yang berencana datang disarankan menyempatkan waktu di sore menjelang malam, saat pertunjukan budaya dan lampu-lampu di kawasan wisata mulai menyala. Suasana semacam itu yang selama ini menjadi daya tarik Situ Gede sebagai ruang terbuka hijau di tengah Kota Tangerang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://banten.antaranews.com/berita/391869/festival-situ-gede-tangerang-hadirkan-hiburan-rakyat-hingga-bazar" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;ANTARA News Banten&lt;/a&gt; · &lt;a class="link" href="https://www.tangerangkota.go.id/berita/detail/69516/festival-situ-gede-siap-hadirkan-wisata-budaya-sebulan-penuh-di-kota-tangerang" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;Portal Resmi Pemerintah Kota Tangerang&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>