<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Forensik on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/forensik/</link><description>Recent content in Forensik on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Sat, 26 Sep 2026 12:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/forensik/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Kedua Kalinya dalam Sepekan</title><link>https://cikayasa.com/p/kerangka-manusia-kembali-ditemukan-di-pasar-kemis-kedua-kalinya-dalam-sepekan/</link><pubDate>Sat, 26 Sep 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/kerangka-manusia-kembali-ditemukan-di-pasar-kemis-kedua-kalinya-dalam-sepekan/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/kerangka-manusia-kembali-ditemukan-di-pasar-kemis-kedua-kalinya-dalam-sepekan/cover.png" alt="Featured image of post Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Kedua Kalinya dalam Sepekan" /&gt;&lt;p&gt;Warga Kabupaten Tangerang kembali dikejutkan dengan penemuan kerangka manusia di wilayah Kecamatan Pasar Kemis. Kali ini, kerangka tersebut ditemukan pada Kamis 24 September 2026 sore di semak belukar, menandai insiden kedua dalam kurun waktu satu pekan terakhir. Temuan ini memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat setempat mengingat lokasi penemuan yang relatif berdekatan.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="penemuan-pertama-warga-cari-rumput-gali-barang-misterius"&gt;Penemuan Pertama: Warga Cari Rumput Gali Barang Misterius
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis Ipda Ahmad Dasuki menjelaskan, kerangka pertama kali diketahui oleh seorang warga yang sedang mencari rumput di area tersebut. &amp;ldquo;Setelah melihat itu, warga langsung memberitahu ke warga sekitar lainnya dan langsung dilaporkan kepada kami,&amp;rdquo; ujar Dasuki, Jumat 25 September 2026.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saat ditemukan, kerangka terlihat dalam kondisi tidak utuh dengan beberapa bagian tulang berserakan di semak belukar. Terdapat juga sehelai pakaian berwarna hitam yang diduga dikenakan oleh jenazah. Kerangka tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut oleh tim medis forensik.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan forensik sementara, kerangka diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 50 tahun. Namun, Dasuki menyatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab maupun usia kematian jenazah lantaran masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik secara lengkap.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Nanti tunggu pemeriksaan selengkapnya,&amp;rdquo; jelasnya singkat.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="insiden-pertama-kerangka-di-perumahan-puri-jaya"&gt;Insiden Pertama: Kerangka di Perumahan Puri Jaya
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Insiden ini bukan pertama kalinya kerangka manusia ditemukan di Pasar Kemis dalam waktu singkat. Tepat seminggu sebelumnya, pada Kamis 17 September 2026, sebuah kerangka manusia juga ditemukan di Perumahan Puri Jaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kerangka pada insiden pertama ditemukan oleh pihak pengembang properti yang sedang melakukan pengukuran di sebuah lahan kosong miliknya. Saat ditemukan, kerangka dalam posisi terlentang dan masih memakai baju kaos yang warnanya sudah usang. Hasil pemeriksaan forensik sementara menyebut kerangka tersebut juga berjenis kelamin laki-laki dan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang mencolok.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Temuan pertama ini sempat ramai diperbincangkan warga sekitar. Beberapa warga mengaku sempat mencium bau tidak sedap di sekitar lahan kosong tersebut beberapa hari sebelum penemuan, namun mengira bau tersebut berasal dari sampah yang menumpuk.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="kekhawatiran-warga-pasar-kemis"&gt;Kekhawatiran Warga Pasar Kemis
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Kemunculan dua temuan kerangka dalam waktu berdekatan di wilayah yang sama memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Beberapa warga Pasar Kemis mengaku mulai merasa tidak nyaman, terutama yang tinggal di sekitar lokasi penemuan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Sudah dua kali dalam seminggu, ini bikin was-was. Apalagi lokasinya cuma beda beberapa kilometer saja,&amp;rdquo; ujar salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketua RT setempat juga menyampaikan kekhawatirannya. Ia berharap pihak kepolisian segera mengungkap identitas kedua kerangka tersebut agar masyarakat bisa tenang. &amp;ldquo;Kalau sudah ketahuan siapa dan kenapa, setidaknya warga bisa lega. Yang penting sekarang jangan ada lagi penemuan serupa,&amp;rdquo; katanya.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="imbauan-polisi"&gt;Imbauan Polisi
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Polisi mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera menghubungi pihak kepolisian guna proses pencocokan identitas. &amp;ldquo;Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk menghubungi petugas kami,&amp;rdquo; imbau Dasuki.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia juga meminta agar warga tidak membuat spekulasi yang tidak bertanggung jawab terkait temuan tersebut. Proses identifikasi membutuhkan waktu dan ketelitian, termasuk pencocokan data dengan database kependudukan serta tes DNA jika diperlukan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian kedua kerangka manusia yang ditemukan di Pasar Kemis tersebut. Polisi juga tengah memeriksa beberapa saksi di sekitar lokasi penemuan untuk memperoleh keterangan lebih lanjut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kasus ini menjadi perhatian serius karena Pasar Kemis merupakan salah satu kecamatan padat penduduk di Kabupaten Tangerang yang terus berkembang pesat. Sejumlah kawasan perumahan baru dan lahan kosong masih banyak dijumpai di beberapa wilayah kecamatan ini, yang terkadang menjadi tempat terpencil yang sulit diawasi secara rutin.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="tantangan-pengawasan-di-kawasan-berkembang"&gt;Tantangan Pengawasan di Kawasan Berkembang
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Pasar Kemis termasuk salah satu kecamatan dengan pertumbuhan permukiman tercepat di Kabupaten Tangerang. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Tangerang Kota dan menjadi lokasi primadona bagi pengembang properti karena harga tanah yang relatif lebih terjangkau dibanding kawasan perkotaan. Namun, pertumbuhan pesat ini juga membawa tantangan tersendiri terkait pengawasan keamanan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Banyak lahan kosong bekas lahan pertanian atau perkebunan yang belum terjamah pemukiman masih tersebar di beberapa titik. Kawasan-kawasan terpencil ini kerap menjadi lokasi yang minim aktivitas warga, sehingga sulit terpantau secara rutin. Kondisi inilah yang disinyalir menjadi salah satu faktor mengapa temuan kerangka bisa terjadi di lokasi-lokasi tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Para pegiat keamanan masyarakat setempat berharap ada peningkatan patroli rutin dari pihak kepolisian, terutama di kawasan-kawasan yang masih banyak lahan kosongnya. Selain itu, koordinasi antara RT, RW, dan pemerintah kelurahan perlu diperketat agar setiap aktivitas mencurigakan di lahan terpencil bisa segera dilaporkan.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="proses-identifikasi-dan-langkah-selanjutnya"&gt;Proses Identifikasi dan Langkah Selanjutnya
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Proses identifikasi kerangka manusia bukan hal yang sederhana. Tim forensik harus melakukan serangkaian pemeriksaan mulai dari antropologi forensik untuk menentukan usia, jenis kelamin, dan tinggi badan, hingga tes DNA untuk pencocokan dengan database kependudukan. Proses ini bisa memakan waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan tergantung kondisi kerangka dan kelengkapan data yang tersedia.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Polisi juga perlu memeriksa riwayat orang hilang di wilayah Pasar Kemis dan sekitarnya dalam beberapa bulan terakhir. Data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang akan sangat membantu mempersempit kemungkinan identitas kedua jenazah tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kasus penemuan kerangka manusia di Pasar Kemis ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Setiap kejadian yang mencurigakan di lahan kosong atau area terpencil sebaiknya segera dilaporkan ke pihak berwenang guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://www.tangerangnews.com/kabupaten-tangerang/read/59842/Kerangka-Manusia-Kembali-Ditemukan-di-Pasar-Kemis-Hasil-Forensik-Sebut-Laki-laki-Berusia-50-Tahun" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;Tangerang News&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>