<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Inkubasi on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/inkubasi/</link><description>Recent content in Inkubasi on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Sat, 10 Oct 2026 20:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/inkubasi/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Telkomsel Buka NextDev ke-12 Bertema AI, Target 300 Startup dan Jalur Cepat ke Top 20</title><link>https://cikayasa.com/p/telkomsel-buka-nextdev-ke-12-bertema-ai-target-300-startup-dan-jalur-cepat-ke-top-20/</link><pubDate>Sat, 10 Oct 2026 20:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/telkomsel-buka-nextdev-ke-12-bertema-ai-target-300-startup-dan-jalur-cepat-ke-top-20/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/telkomsel-buka-nextdev-ke-12-bertema-ai-target-300-startup-dan-jalur-cepat-ke-top-20/cover.jpg" alt="Featured image of post Telkomsel Buka NextDev ke-12 Bertema AI, Target 300 Startup dan Jalur Cepat ke Top 20" /&gt;&lt;p&gt;Telkomsel resmi membuka pendaftaran program inkubasi startup NextDev ke-12 dengan tema &amp;ldquo;AI-Powered Innovations&amp;rdquo;. Peresmian gelaran tahun ini berlangsung di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026), dan menjadi edisi pertama yang tidak lagi membatasi peserta berdasarkan kategori industri tertentu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pada edisi-edisi sebelumnya, NextDev memilah pendaftar lewat sejumlah jalur khusus, misalnya ekosistem makanan digital dan ekonomi digital. Kini pembagian itu ditiadakan. Startup dari sektor apa pun boleh ikut, asalkan mau menyuntikkan kemampuan kecerdasan buatan ke dalam model bisnisnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;VP Corporate Communications &amp;amp; Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyebut target pendaftar tahun ini berkisar 200 hingga 300 startup. Angka itu diambil dari rata-rata jumlah peserta pada penyelenggaraan sebelumnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Tahun ini harapannya, kalau dilihat dari average, kita ingin ada 200 sampai 300 registran,&amp;rdquo; kata Fahmi saat membuka NextDev ke-12.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="pitching-battle-jalur-cepat-menuju-top-20"&gt;Pitching Battle, Jalur Cepat Menuju Top 20
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Yang baru di edisi ke-12 adalah mekanisme bernama Pitching Battle. Lewat forum ini, startup maupun technopreneur bisa mempresentasikan gagasannya di depan juri dan berpeluang melompat langsung ke tahap Top 20, tanpa harus melewati seluruh rangkaian seleksi awal.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi pendaftar, jalur ini praktis menjadi pintu tercepat untuk masuk ke lingkaran pembinaan inti NextDev. Sebab, peserta yang lolos Top 20 akan mendapat pendampingan intensif, akses jaringan mitra Telkomsel, sampai peluang bertemu investor.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;GM Corporate Social Responsibility Telkomsel, Andry P. Santoso, menegaskan pihaknya tidak membatasi jenis usaha peserta. Startup kuliner, kriya, maupun sektor lain tetap diterima. Hanya saja, Telkomsel akan &amp;ldquo;menyuntikkan&amp;rdquo; kapabilitas AI agar selaras dengan tema tahun ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Jadi kami tidak membatasi technopreneur mereka. Mau food, mau craft, maupun apa pun itu, kita terima. Namun, kami tetap inject AI capabilities-nya,&amp;rdquo; ujar Andry.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kemampuan AI itu, lanjut dia, tidak wajib berasal dari teknologi yang dikembangkan sendiri oleh startup bersangkutan. Peserta boleh memakai platform AI pihak ketiga, termasuk perangkat dan ekosistem digital yang sudah disediakan Telkomsel.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="latar-belakang-pendanaan-startup-anjlok-94-persen"&gt;Latar Belakang: Pendanaan Startup Anjlok 94 Persen
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Fokus pada AI bukan sekadar ikut tren. Telkomsel menyebut kondisi pendanaan startup di Indonesia sedang tidak bersahabat. Manager CSR Education and Public Community Development Telkomsel, Gumilar Henda Nugraha Ali, mengungkap bahwa pendanaan startup nasional turun sekitar 94 persen sepanjang periode 2021-2025.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Angka itu menjelaskan mengapa banyak startup yang dulu agresif membakar modal kini harus berhitung ulang. Alih-alih mengejar pertumbuhan cepat, pendiri startup dituntut lebih cepat menemukan sumber pendapatan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di titik inilah NextDev diposisikan. Program inkubasi ini tidak hanya menyasar sisi teknologi, tetapi juga penguatan model bisnis: bagaimana sebuah produk bisa menghasilkan uang, bertahan dari gejolak pasar, dan tetap relevan saat investor lebih selektif.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pilihan tema AI juga sejalan dengan arah industri digital dalam negeri. Sepanjang 2026, adopsi AI di Indonesia bergerak dari sekadar alat bantu percakapan menjadi perangkat kerja yang dipakai untuk layanan pelanggan, analisis data, hingga otomatisasi proses bisnis. Startup yang mampu menunjukkan pemanfaatan AI secara nyata punya peluang lebih besar menarik perhatian mitra dan penyandang dana.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="peluang-bagi-wirausaha-muda-tangerang-raya"&gt;Peluang bagi Wirausaha Muda Tangerang Raya
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Kabar ini relevan bagi ekosistem usaha di Tangerang Raya. Kawasan ini punya basis UMKM yang besar, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, sampai jasa logistik yang menopang kawasan industri dan Bandara Soekarno-Hatta. Banyak pelaku usaha di wilayah ini sudah memakai aplikasi kasir digital, marketplace, hingga layanan pembayaran berbasis QRIS.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari situ, langkah lanjutnya adalah memakai AI untuk hal yang lebih spesifik. Misalnya, memproyeksikan permintaan barang agar stok tidak menumpuk, membaca pola keluhan pelanggan, atau membuat materi promosi dalam jumlah banyak tanpa menambah biaya tenaga kerja. Inilah jenis pemanfaatan yang sejalan dengan tema AI-Powered Innovations.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi startup yang berbasis di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, atau Tangerang Selatan, NextDev bisa menjadi jalur untuk menguji gagasan di depan juri industri. Yang perlu disiapkan bukan hanya prototipe, tetapi penjelasan jelas soal masalah yang dipecahkan, siapa penggunanya, dan bagaimana AI membuat proses itu lebih murah atau lebih cepat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Satu catatan penting: Telkomsel menekankan bahwa AI harus benar-benar dipakai, bukan sekadar ditempel di materi presentasi. Peserta yang hanya memakai kata &amp;ldquo;AI&amp;rdquo; sebagai label, tanpa perubahan nyata pada produk atau operasional, berisiko tidak lolos seleksi.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="cara-mengikuti"&gt;Cara Mengikuti
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Startup dan technopreneur yang berminat dapat mendaftar melalui kanal resmi program NextDev ke-12 yang dibuka Telkomsel. Peserta dari berbagai sektor usaha dipersilakan ikut, selama bersedia menerapkan kapabilitas AI pada bisnisnya. Pendaftar yang ingin mempercepat langkah bisa memanfaatkan mekanisme Pitching Battle untuk mengincar posisi Top 20.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Untuk informasi jadwal, syarat, dan tautan pendaftaran terbaru, calon peserta disarankan memantau kanal resmi Telkomsel serta pengumuman penyelenggara, karena tahapan seleksi berjalan bertahap selama periode program.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi warga Cikasungka, Adiyasa, dan sekitarnya yang sedang merintis usaha berbasis teknologi, program semacam ini bisa jadi cara menjajaki pendanaan dan jejaring tanpa harus pindah ke Jakarta. Sebab, nilai sebuah startup kini lebih ditentukan oleh seberapa nyata masalah yang dipecahkan, bukan seberapa besar kota tempat timnya berkantor.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://tekno.kompas.com/read/2026/10/08/17155247/telkomsel-bidik-300-pendaftar-program-nextdev-ke-12-ada-jalur-cepat-ke-top-20" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;Telkomsel Bidik 300 Pendaftar Program NextDev Ke-12, Ada Jalur Cepat ke Top 20&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>