<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Jalan Raya Pemda on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/jalan-raya-pemda/</link><description>Recent content in Jalan Raya Pemda on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2026 12:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/jalan-raya-pemda/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>PJU Mati di Jalan Pemda Tigaraksa, Warga Keluhkan Rawan Begal dan Kecelakaan</title><link>https://cikayasa.com/p/pju-mati-di-jalan-pemda-tigaraksa-warga-keluhkan-rawan-begal-dan-kecelakaan/</link><pubDate>Sun, 06 Sep 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/pju-mati-di-jalan-pemda-tigaraksa-warga-keluhkan-rawan-begal-dan-kecelakaan/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/pju-mati-di-jalan-pemda-tigaraksa-warga-keluhkan-rawan-begal-dan-kecelakaan/cover.jpg" alt="Featured image of post PJU Mati di Jalan Pemda Tigaraksa, Warga Keluhkan Rawan Begal dan Kecelakaan" /&gt;&lt;p&gt;Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, berubah menjadi jalur yang mencekam pada malam hari akibat minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU). Sepanjang satu kilometer mulai dari Kantor KPU Kabupaten Tangerang hingga Kawasan Milenium, kondisi jalan terlihat gelap gulita tanpa satupun lampu penerangan yang menyala.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kondisi ini mendadak menjadi perhatian publik setelah sejumlah pengendara mengeluhkan bahaya yang mengancam siapa saja yang melintas di malam hari. Sumber cahaya di sepanjang jalur tersebut hanya berasal dari warung atau lapak dagangan pinggir jalan yang beroperasi hingga larut malam.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="keluhan-pengendara"&gt;Keluhan Pengendara
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Rohmat, salah seorang pengendara yang kerap melintas di jalur tersebut, mengungkapkan kekhawatirannya. &amp;ldquo;Bahaya kalau malam lewat sini, apa lagi kalau ada lubang,&amp;rdquo; ujarnya pada Sabtu, 5 September 2026.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selain risiko kecelakaan akibat jalan berlubang yang tidak terlihat jelas, ketiadaan lampu penerangan juga memicu kekhawatiran serius terkait keamanan. Pengendara merasa cemas jalur tersebut berpotensi menjadi lokasi rawan tindak kejahatan jalanan, khususnya aksi pembegalan di malam hari.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Kalau gelap begini bahaya, takut ada begal. Kalau bisa diperbaiki secepatnya,&amp;rdquo; kata Rohmat penuh harap.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="dampak-terhadap-keselamatan"&gt;Dampak terhadap Keselamatan
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Kondisi jalan yang gelap gulita memberikan dampak signifikan terhadap keselamatan pengendara. Jarak pandang yang sangat terbatas membuat lubang di jalan yang tidak terlihat jelas menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengendara roda dua maupun roda empat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Data dari Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas di ruas jalan dengan PJU yang rusak atau mati cenderung lebih tinggi dibandingkan ruas jalan dengan penerangan memadai. Hal ini diperparah dengan kondisi jalur Pemda Tigaraksa yang merupakan akses utama menuju berbagai perkantoran pemerintah daerah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selain itu, jalur ini juga menjadi akses penting bagi warga sekitar yang harus melintas setiap hari untuk aktivitas kerja dan sekolah. Minimnya penerangan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan jiwa pengguna jalan.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="potensi-kejahatan-jalanan"&gt;Potensi Kejahatan Jalanan
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Aspek keamanan menjadi kekhawatiran utama warga. Kondisi gelap gulita di malam hari menciptakan peluang bagi pelaku kejahatan untuk beraksi. Beberapa warga setempat mengaku sudah beberapa kali mengalami atau mendengar kabar tentang aksi kejahatan di jalur tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Beberapa minggu lalu ada tetangga yang jadi korban copet saat macet di sana. Gelap juga kan, jadi pelaku leluasa,&amp;rdquo; ungkap salah seorang warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kepolisian Resor Kabupaten Tangerang sendiri sudah beberapa kali mengimbau warga untuk waspada, namun tanpa adanya penerangan yang memadai, upaya patroli keamanan menjadi sulit optimal.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="mendesak-pemerintah-bertindak"&gt;Mendesak Pemerintah Bertindak
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Rohmat dan sejumlah pengendara lainnya mendesak pemerintah daerah melalui instansi terkait agar segera bertindak cepat memperbaiki atau memasang fasilitas PJU di sepanjang jalur tersebut demi keamanan dan kenyamanan bersama.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Kami berharap Pemkab Tangerang segera menindaklanjuti keluhan ini. Jangan sampai ada korban jiwa dulu baru ada perbaikan,&amp;rdquo; ujar Rohmat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tangerang belum memberikan respons resmi terkait keluhan ini. Namun, berdasarkan informasi yang beredar, perbaikan PJU di beberapa ruas jalan di Kabupaten Tangerang memang sedang dalam tahap perencanaan untuk tahun anggaran 2027.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Warga berharap agar Pemkab Tangerang dapat memprioritaskan ruas Jalan Pemda Tigaraksa mengingat tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari serta potensi bahaya yang semakin meningkat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sementara itu, beberapa warga setempat mengambil inisiatif sendiri dengan memasang lampu darurat di beberapa titik strategis di sepanjang jalur tersebut. Upaya swadaya ini, meskipun belum optimal, setidaknya memberikan sedikit penerangan bagi pengendara yang melintas.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="urgensi-perbaikan-infrastruktur"&gt;Urgensi Perbaikan Infrastruktur
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Kasus PJU mati di Jalan Pemda Tigaraksa ini bukan masalah baru. Sejak beberapa tahun terakhir, keluhan serupa sudah beberapa kali disampaikan oleh warga melalui berbagai forum musyawarah di tingkat kecamatan. Namun hingga kini, belum ada tindak nyata dari pemerintah daerah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Keberadaan PJU yang memadai merupakan salah satu indikator penting dalam kota layak huni. Selain aspek keselamatan, penerangan jalan yang baik juga berkontribusi terhadap kenyamanan dan produktivitas masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas hingga larut malam.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Para akademisi dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) juga sempat menyinggung pentingnya penerangan jalan dalam konteks kebijakan transportasi ramah pedesaan. Menurut mereka, investasi dalam infrastruktur PJU bukan hanya soal keselamatan, tetapi juga stimulan ekonomi bagi pelaku UMKM di sepanjang jalur tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dengan kondisi yang ada, warga Tigaraksa dan sekitarnya berharap agar pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan masalah PJU di Jalan Pemda Tigaraksa. Keselamatan pengendara dan keamanan lingkungan harus menjadi prioritas utama dalam alokasi anggaran pembangunan daerah.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="dampak-terhadap-aktivitas-ekonomi"&gt;Dampak terhadap Aktivitas Ekonomi
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya aspek keselamatan, kondisi PJU yang mati juga berdampak pada aktivitas ekonomi di sepanjang jalur tersebut. Sejumlah pedagang kaki lima yang biasa berjualan hingga malam hari mengeluhkan penurunan jumlah pembeli akibat kondisi jalan yang gelap.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Sejak lampu jalan mati, pengunjung warung saya berkurang drastis. Orang-orang takut lewat sini kalau sudah malam,&amp;rdquo; ungkap salah seorang pedagang yang minta identitasnya dirahasiakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Para pelaku UMKM di kawasan ini berharap agar perbaikan PJU dapat segera dilakukan untuk mengembalikan aktivitas ekonomi yang sempat terhambat. Kondisi jalan yang gelap tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="rekomendasi-untuk-pemerintah"&gt;Rekomendasi untuk Pemerintah
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan keluhan warga dan analisis kondisi lapangan, terdapat beberapa rekomendasi yang dapat menjadi pertimbangan pemerintah daerah dalam menangani masalah PJU di Jalan Pemda Tigaraksa:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pertama, melakukan audit menyeluruh terhadap kondisi seluruh infrastruktur PJU di Kabupaten Tangerang, khususnya di ruas jalan strategis seperti Jalan Pemda Tigaraksa.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kedua, mengalokasikan anggaran khusus untuk perbaikan dan pemasangan PJU di titik-titik rawan kecelakaan dan kejahatan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketiga, melibatkan partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan PJU melalui program kemitraan antara pemerintah daerah dan warga sekitar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Keempat, meningkatkan patroli keamanan di ruas jalan dengan PJU yang masih dalam perbaikan untuk meminimalkan risiko kejahatan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dengan langkah-langkah konkret tersebut, diharapkan kondisi Jalan Pemda Tigaraksa dapat segera membaik dan memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jalan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://www.tangerangnews.com/kabupaten-tangerang/read/59592/PJU-Mati-Jalan-Pemda-Tigaraksa-Tangerang-Rawan-Begal-dan-Kecelakaan" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;TangerangNews.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>