<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Majelis Taklim on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/majelis-taklim/</link><description>Recent content in Majelis Taklim on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Tue, 03 Nov 2026 16:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/majelis-taklim/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Guru Majelis Taklim Tangsel Dibekali Ilmu Ekonomi Syariah, Pilar: Bukan Cuma Ceramah</title><link>https://cikayasa.com/p/pemkot-tangsel-bsi-guru-majelis-taklim-ekonomi-syariah/</link><pubDate>Tue, 03 Nov 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/pemkot-tangsel-bsi-guru-majelis-taklim-ekonomi-syariah/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/pemkot-tangsel-bsi-guru-majelis-taklim-ekonomi-syariah/cover.jpg" alt="Featured image of post Guru Majelis Taklim Tangsel Dibekali Ilmu Ekonomi Syariah, Pilar: Bukan Cuma Ceramah" /&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak ingin majelis taklim berhenti sebagai ruang pengajian semata. Lewat program Pembinaan Majelis Taklim (PMT), para ketua dan guru majelis taklim di tujuh kecamatan mulai diarahkan agar ikut menggerakkan ekonomi warga, khususnya melalui layanan keuangan berbasis syariah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Arahan itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat membuka Pembinaan Ketua dan Guru Majelis Taklim Tingkat Kota Tangerang Selatan di Masjid Jami Al-Barkah, Kecamatan Pamulang, Selasa (3/11/2026). Di hadapan peserta, Pilar menegaskan bahwa pembinaan kali ini membawa misi ganda: memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus membuka jalan bagi kemandirian ekonomi jemaah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Jadi ini program penguatan Pembinaan Majelis Taklim, termasuk dalam mendorong program ekonomi syariah,&amp;rdquo; ujar Pilar di hadapan para peserta.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="tabungan-emas-sampai-haji-jadi-pintu-masuk"&gt;Tabungan emas sampai haji jadi pintu masuk
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, Pemkot Tangsel menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI). Sejumlah produk perbankan syariah diperkenalkan kepada pengurus dan guru majelis taklim, mulai dari tabungan emas hingga tabungan haji.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Menurut Pilar, layanan-layanan itu bukan sekadar produk komersial, melainkan alat bantu agar uang warga tidak berhenti di konsumsi sehari-hari. Guru majelis taklim disebutnya berada di posisi strategis untuk meneruskan informasi tersebut ke jemaah di tingkat RT dan RW, karena mereka bertemu warga setiap pekan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Berbagai layanan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para pengurus dan guru majelis taklim, sekaligus membuka akses terhadap layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah,&amp;rdquo; kata Pilar.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="minta-bsi-turun-tangan-latih-umkm"&gt;Minta BSI turun tangan latih UMKM
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Yang menarik, Pilar tidak hanya meminta sosialisasi produk. Ia secara terbuka meminta BSI menyiapkan pelatihan keterampilan usaha bagi para guru majelis taklim, sebab banyak di antara mereka telah lama menjalankan usaha kecil secara mandiri tanpa pendampingan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Kami juga meminta kepada BSI untuk memberikan pelatihan-pelatihan, karena para guru majelis taklim mungkin membutuhkan pelatihan terkait UMKM,&amp;rdquo; ujarnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Permintaan itu masuk akal bila melihat kondisi di lapangan. Banyak guru majelis taklim di Tangsel mengelola warung, katering rumahan, jahit, hingga usaha sembako untuk menopang kegiatan dakwah. Modal sering kali berasal dari kas pribadi, tanpa pencatatan keuangan yang rapi dan tanpa akses pembiayaan formal.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pembinaan seperti ini dinilai bisa menutup celah tersebut. Peserta tidak hanya mendapat materi keagamaan, tetapi juga pemahaman soal cara mengelola usaha, memisahkan uang pribadi dan modal usaha, sampai memilih pembiayaan yang tidak mengandung riba.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="bukan-program-yang-lahir-kemarin"&gt;Bukan program yang lahir kemarin
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Kegiatan di Pamulang ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang sudah diteken Pemkot Tangsel dan BSI pada 12 Agustus 2026 di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan. Kesepakatan bersama itu mencakup peningkatan literasi keuangan syariah, pengembangan koperasi dan UMKM, layanan tabungan haji dan tabungan emas, hingga pemberdayaan ekonomi umat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saat itu Pilar menyebut potensi ekonomi syariah di Tangsel sangat besar. Data yang dipegang Pemkot menunjukkan pelaku UMKM di kota ini mencapai sekitar 100 ribu unit. Angka itu berbanding lurus dengan banyaknya masjid yang bisa difungsikan sebagai simpul kegiatan ekonomi, bukan hanya tempat salat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Kerja sama ini tidak berhenti pada MoU saja, tetapi bisa diwujudkan dalam program yang nyata, mudah diakses oleh masyarakat,&amp;rdquo; kata Pilar kala itu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Rancangan programnya cukup berlapis. Pemkot dan BSI pernah menggelar lokakarya sehari yang diikuti pengurus Dewan Kemakmuran Masjid dari sekitar 300 masjid. Dari jumlah itu, 25 masjid disiapkan mengikuti Bimbingan Teknis Manajemen Masjid, lalu empat masjid terbaik diarahkan mendapat dukungan pemberdayaan ekonomi jemaah lewat skema Baznas Microfinance Masjid (BMM).&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="kenapa-guru-majelis-taklim-jadi-kunci"&gt;Kenapa guru majelis taklim jadi kunci
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Majelis taklim di Tangerang Selatan punya basis massa yang luas dan tersebar merata, dari Pamulang, Ciputat, Pondok Aren, hingga Setu dan Serpong Utara. Forum-forum ini umumnya digerakkan perempuan, dengan jadwal pertemuan rutin yang membuat informasi bergerak cepat dari satu kampung ke kampung lain.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Karena itu, pelibatan guru majelis taklim dinilai lebih efektif ketimbang sosialisasi ke kantor kelurahan. Pesan soal menabung, menghindari pinjaman berbunga tinggi, atau memulai usaha kecil bisa tersampaikan dalam bahasa yang akrab, di forum yang sudah dipercaya warga.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi warga Pamulang dan sekitarnya, dampaknya terasa langsung. Seorang guru majelis taklim yang mendapat pelatihan usaha bisa membuka lapangan kerja bagi tetangga, misalnya lewat usaha katering atau produksi makanan rumahan yang bahan bakunya dibeli dari pasar setempat. Efek berantainya kecil, tetapi berulang dan menyebar.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="pekerjaan-rumah-berikutnya"&gt;Pekerjaan rumah berikutnya
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Meski begitu, ada sejumlah pekerjaan rumah yang belum selesai. Pertama, pemahaman masyarakat soal perbankan syariah masih timpang. Banyak warga menganggap bank syariah sama saja dengan bank konvensional, hanya berbeda istilah. Sosialisasi lewat majelis taklim menjadi salah satu cara paling masuk akal untuk meluruskan anggapan ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kedua, pendampingan tidak boleh berhenti di satu kali pertemuan. Pelatihan usaha yang sifatnya seremonial biasanya cepat menguap. Yang dibutuhkan adalah pendampingan berkelanjutan, termasuk pendampingan saat pengajuan pembiayaan dan pencatatan usaha sederhana.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketiga, kolaborasi antarlembaga perlu dijaga. Pemkot Tangsel tidak bergerak sendiri; ada BSI, Baznas, Dewan Masjid Indonesia, dan pengurus Masjid Raya Bintaro Jaya yang terlibat. Sinergi yang longgar berisiko membuat program berjalan setengah hati di tingkat bawah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Semoga sinergi ini mampu menghadirkan masjid yang makmur, jemaah yang sejahtera, ekonomi umat yang kuat, serta manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Tangerang Selatan,&amp;rdquo; tutur Pilar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bila rangkaian program ini konsisten dijalankan, majelis taklim di Tangsel berpotensi berperan lebih jauh: dari penjaga tradisi keagamaan menjadi penggerak ekonomi kampung yang menopang warganya sendiri.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://berita.tangerangselatankota.go.id/berita/pemkot-tangsel-gandeng-bsi-pilar-dorong-pemberdayaan-ekonomi-guru-majelis-taklim" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;Portal Berita Pemerintah Kota Tangerang Selatan&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>