<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Pagedangan on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/pagedangan/</link><description>Recent content in Pagedangan on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Mon, 19 Oct 2026 12:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/pagedangan/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Bupati Tangerang Dorong Kompetisi Drag Bike Jadi Solusi Tekan Balap Liar di Gading Serpong dan Pagedangan</title><link>https://cikayasa.com/p/drag-bike-knpi-piala-bupati-tangerang-2026-tekan-balap-liar/</link><pubDate>Mon, 19 Oct 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/drag-bike-knpi-piala-bupati-tangerang-2026-tekan-balap-liar/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/drag-bike-knpi-piala-bupati-tangerang-2026-tekan-balap-liar/cover.jpg" alt="Featured image of post Bupati Tangerang Dorong Kompetisi Drag Bike Jadi Solusi Tekan Balap Liar di Gading Serpong dan Pagedangan" /&gt;&lt;p&gt;Aksi balap liar sepeda motor di kawasan Gading Serpong dan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, kembali menjadi sorotan. Kawasan dengan jalan lebar dan mulus milik pengembang kota mandiri itu sejak lama menjadi lokasi favorit oknum pemuda untuk menyalurkan adrenalin pada malam hingga dini hari. Tak jarang aksi tersebut berujung kecelakaan fatal yang menelan korban, baik dari kalangan pelaku sendiri maupun pengguna jalan yang kebetulan melintas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Tangerang memilih pendekatan berbeda ketimbang sekadar penindakan. Olahraga otomotif resmi didorong tumbuh sebagai wadah bagi kegemaran dan bakat kaum muda, sehingga mereka punya tempat menyalurkan minat yang jauh lebih aman dan terukur. Gagasan itu disampaikan langsung Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat menghadiri gelaran KNPI Drag Bike 2026 di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, Minggu (18/10/2026).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Menurut Maesyal, ajang yang berlangsung selama dua hari itu menjadi sarana tepat untuk mengarahkan potensi dan adrenalin pemuda ke jalur yang aman dan terstruktur, sekaligus menghentikan tren balap liar di jalanan umum.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Drag bike ini lebih tepat sasaran dan terarah, terutama untuk menghindari anak-anak muda melakukan balap liar yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,&amp;rdquo; ujar Maesyal.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="wadah-resmi-sebagai-jalan-keluar"&gt;Wadah resmi sebagai jalan keluar
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Kawasan Pagedangan menjadi perhatian khusus karena banyak ditemukan jalan mulus hasil pembangunan kawasan kota mandiri. Kondisi itu membuat oknum pemuda kerap memanfaatkannya sebagai lintasan balap dadakan pada jam-jam sepi. Risiko kecelakaan pun meningkat, terutama karena tidak ada pengamanan, perlengkapan keselamatan, maupun tim medis yang siaga.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Melihat kondisi tersebut, Maesyal menegaskan pentingnya konsistensi menyediakan wadah resmi agar para pencinta otomotif tidak lagi turun ke jalan raya secara ilegal. Ia berharap KNPI Drag Bike bisa menjadi agenda rutin tahunan dengan lokasi yang terus berkembang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Sekarang tempatnya di Puspemkab, tahun berikutnya silakan di mana saja. Yang terpenting anak-anak muda ini terorganisir dan punya wadah. Jadi tidak ada lagi balap liar,&amp;rdquo; tegasnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Berbeda dengan balapan liar, ajang resmi ini disiapkan dengan standar keselamatan berlapis. Bupati mengapresiasi kolaborasi lintas pihak yang melibatkan KNPI, Pemkab Tangerang, Polres, Kodim, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan, dengan dukungan personel pengamanan serta tim medis lengkap selama perlombaan berlangsung.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Dokter, ambulans, dan pengamanan semuanya sudah siap. Kami ingin kegiatan seperti ini benar-benar aman dan memberikan manfaat bagi anak-anak muda,&amp;rdquo; jelas Maesyal.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="animo-warga-jadi-pertimbangan"&gt;Animo warga jadi pertimbangan
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Antusiasme warga terhadap ajang tersebut terbilang tinggi. Ketua DPD KNPI Provinsi Banten Rano Alfath menyebut sekitar 6.000 penonton hadir di kawasan Puspemkab Tangerang selama dua hari penyelenggaraan. Angka itu di luar dugaan panitia dan dinilai menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat menunggu ruang positif bagi generasi muda pecinta otomotif.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Saya juga kaget ya. Ini sangat antusias, bahkan ada penonton kurang lebih 6.000 yang hadir dan bayar. Artinya masyarakat sangat antusias sekali untuk kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Saya berharap pemerintah daerah sudah mulai memperhatikan, mungkin membuat sirkuit balap,&amp;rdquo; kata Rano.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Menurut Rano, kehadiran sirkuit permanen serta makin banyaknya kompetisi resmi dapat menekan praktik balap liar di wilayah Banten, khususnya Kabupaten Tangerang. Ia menilai banyak pembalap muda berbakat yang selama ini tidak punya kanal resmi untuk mengasah kemampuan, sehingga akhirnya memilih jalan yang berisiko.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Jadi ini kan kita mengurangi kegiatan balap-balap liar yang memang sekarang sedang marak di Banten. Nah ini kan bikin kegiatan positif seperti ini kita naungi mana anak-anak muda yang berbakat dalam balapan tetapi resmi,&amp;rdquo; jelasnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Rano menambahkan, ajang Drag Race Bike Kejuaraan Provinsi Banten Piala Bupati Tangerang yang digelar KNPI akan dijadwalkan rutin setiap tahun. Ia berharap dari kompetisi berjenjang itu lahir bibit pembalap daerah yang bisa bersaing di level yang lebih tinggi.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="menjaring-bibit-pembalap-lokal"&gt;Menjaring bibit pembalap lokal
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Melalui event terorganisir, Pemkab Tangerang berharap dapat menjaring bibit pembalap potensial tingkat lokal sekaligus membangun budaya otomotif yang tertib, aman, dan disiplin bagi generasi muda. Pendekatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah menawarkan alternatif kegiatan yang lebih produktif di tengah keterbatasan ruang publik untuk menyalurkan hobi otomotif.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi warga sekitar Tigaraksa dan Pagedangan, penyelenggaraan ajang semacam ini sekaligus menghadirkan dampak ekonomi kecil-kecilan. Ribuan penonton yang datang selama dua hari menggerakkan pedagang makanan, penyedia parkir, hingga pelaku usaha jasa di sekitar kawasan Puspemkab.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di sisi lain, tantangan terbesarnya tetap berkelanjutan. Kompetisi tahunan hanya menyentuh sebagian kecil dari populasi pecinta balap jalanan. Tanpa penyediaan lintasan tetap dan pembinaan berjenjang, arus pemuda yang kembali ke jalan raya dikhawatirkan sulit ditekan. Karena itu, dorongan agar Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai menyiapkan sirkuit sendiri menjadi salah satu usulan yang mencuat dari ajang tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pengamat sosial menilai kombinasi penegakan hukum, penyediaan ruang resmi, dan pembinaan komunitas jauh lebih efektif dibanding penertiban semata. Penindakan yang tidak disertai alternatif cenderung memindahkan persoalan ke lokasi lain, bukan menyelesaikannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sejauh ini, Pemkab Tangerang menyatakan akan terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi kepemudaan, kepolisian, dan komunitas otomotif. Harapannya, agenda resmi seperti ini tidak berhenti sebagai perayaan tahunan, tetapi tumbuh menjadi ekosistem pembinaan yang berdampak pada penurunan angka kecelakaan akibat balap liar di Kabupaten Tangerang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://www.tangerangnews.com/kabupaten-tangerang/read/60059/Tekan-Aksi-Balap-Liar-Bupati-Tangrang-Ajak-Pemuda-Beralih-ke-Kompetisi-Drag-Bike" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;TangerangNews&lt;/a&gt; dan &lt;a class="link" href="https://www.tangerangnews.com/kota-tangerang/read/60060/Kabupaten-Tangerang-Didorong-Punya-Sirkuit-Drag-Bike" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;TangerangNews&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>