<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Pasar Cimanggis on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/pasar-cimanggis/</link><description>Recent content in Pasar Cimanggis on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Thu, 15 Oct 2026 16:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/pasar-cimanggis/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Ledakan di Pasar Cimanggis Tewaskan 2 Orang, Polisi Pastikan Bukan Bom</title><link>https://cikayasa.com/p/ledakan-di-pasar-cimanggis-tewaskan-2-orang-polisi-pastikan-bukan-bom/</link><pubDate>Thu, 15 Oct 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/ledakan-di-pasar-cimanggis-tewaskan-2-orang-polisi-pastikan-bukan-bom/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/ledakan-di-pasar-cimanggis-tewaskan-2-orang-polisi-pastikan-bukan-bom/cover.jpg" alt="Featured image of post Ledakan di Pasar Cimanggis Tewaskan 2 Orang, Polisi Pastikan Bukan Bom" /&gt;&lt;p&gt;Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) digegerkan ledakan besar di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, pada Rabu malam, 14 Oktober 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB itu menewaskan dua orang dan mencederai 11 lainnya yang kini masih menjalani perawatan di tiga rumah sakit berbeda.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hari berikutnya, Kamis 15 Oktober 2026, penyelidikan masih digencarkan. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menjalani olah tempat kejadian perkara (TKP) kedua di lokasi kejadian. Sejumlah barang bukti pun diamankan, termasuk 18 unit kamera pengawas (CCTV) beserta perangkat perekamnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penyelidikan Fokus ke Gudang Penyimpanan Buah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari hasil olah TKP, penyidik menemukan sejumlah komponen di titik pusat ledakan. Di antaranya tabung gas etilen berkapasitas 50 kilogram, potongan selang penyalur gas, serta sebuah dinamo. Barang-barang itu ditemukan di ruangan yang rusak paling parah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kepala Bidang Balistik dan Metalurgi Forensik Puslabfor Bareskrim Polri, AKBP Jakaria Sembiring, menyebut temuan hari kedua sudah semakin mengerucut. Pusat ledakan diketahui berada di dalam ruangan khusus yang disebut ruang refine, yaitu ruang untuk mematangkan buah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Yang jelas temuan hari ini sudah lebih mengerucut bahwa pusat ledakannya berada di dalam suatu ruangan yang ruangan refine itu, refine untuk mematangkan buah,&amp;rdquo; ujar Jakaria.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di ruangan tersebut, petugas juga menemukan buah pisang dalam jumlah cukup banyak dan masih dalam kondisi mentah. Tim penyidik kini masih memeriksa instalasi listrik serta kondisi dinamo guna mengetahui kemungkinan adanya kerusakan yang dapat memicu percikan api.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Polisi Pastikan Bukan Bom&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kepolisian menegaskan bahwa peristiwa ini bukan berasal dari bahan peledak. Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, menyatakan ledakan itu diduga bersumber dari gudang penyimpanan buah di kawasan pasar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Gudang penyimpanan buah, dan hasil olah TKP dengan jibom dan sebagainya, ini bukan bom. Ini bukan bom, ini adalah ledakan yang saat ini masih didalami,&amp;rdquo; tegas Susatyo.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari keterangan awal saksi, ledakan terjadi ketika kegiatan pengepakan sedang berlangsung di area pasar. Sebagian besar korban adalah pekerja dari gudang buah tersebut, sementara sisanya berada di depan ruko yang tidak jauh dari titik kejadian.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Para korbannya sebagian pekerja dari gudang buah itu. Ada sebagian pekerja karena juga ditemukan korban yang berada di depan ruko,&amp;rdquo; ucap Susatyo.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;18 CCTV Diamankan untuk Ungkap Penyebab&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Untuk membantu mengungkap penyebab pasti ledakan, Ditkrimum Polda Metro Jaya mengamankan 18 unit CCTV dari lokasi kejadian. Pengamanan dilakukan saat olah TKP kedua pada Kamis.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Imron Ermawan, menjelaskan CCTV itu diambil dari beberapa lokasi dengan sudut penempatan berbeda, termasuk yang berada di dalam bangunan terdampak ledakan. Petugas juga menyita perangkat perekam atau decoder untuk memeriksa rekaman yang tersimpan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Kami juga menyita perangkat perekam atau decoder untuk memeriksa rekaman yang tersimpan,&amp;rdquo; ungkap Imron.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Rekaman CCTV akan ditelusuri untuk mengetahui situasi di lokasi sebelum ledakan terjadi. Pemeriksaan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penyelidik mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Akan kita buka untuk mengetahui isi dari tempat terjadinya ledakan itu. Apakah sesuatu hal yang disengaja atau tidak disengaja,&amp;rdquo; ujarnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hingga Kamis, penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum menyimpulkan penyebab pasti ledakan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;50 Personel Brimob Dikerahkan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Penanganan di lapangan juga dibantu Satbrimob Polda Metro Jaya yang menerjunkan 50 personel sejak malam kejadian. Personel terdiri atas 20 anggota patroli Batalyon C Pelopor, 20 anggota SAR Batalyon C Pelopor, dan 10 anggota Unit Komposit Detasemen Gegana.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menyatakan personel dikerahkan untuk membantu evakuasi, sterilisasi lokasi, pencarian di area terdampak, serta menjaga perimeter agar penanganan berjalan aman.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi,&amp;rdquo; ujar Henik.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sementara personel Gegana bertugas mensterilkan area kejadian. Sejumlah mobil ambulans juga dikerahkan untuk mengevakuasi korban, sementara aparat memasang garis polisi sebagai penanda lokasi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebanyak 13 orang tercatat menjadi korban peristiwa ini, dengan rincian dua orang meninggal dunia dan 11 lainnya dirawat di RS Sari Asih, RS Fatmawati, serta RSUD Tangerang Selatan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Imbauan untuk Warga&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat tidak berspekulasi soal penyebab ledakan. Penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat serta pemeriksaan berdasarkan fakta di lapangan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Saat ini evakuasi, sterilisasi, dan olah TKP masih berlangsung. Penyebab ledakan akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan, sehingga kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja,&amp;rdquo; pungkas Budi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi warga Tangsel dan sekitarnya, sebaiknya menghindari area Pasar Cimanggis yang masih ditutup garis polisi sampai penyelidikan selesai. Pemantauan rekaman CCTV dan pemeriksaan saksi diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Peristiwa ini kembali mengingatkan soal pentingnya keselamatan kerja di gudang dan ruangan penyimpanan, khususnya yang menggunakan gas atau perangkat listrik. Mengingat Pasar Cimanggis adalah salah satu pusat aktivitas warga Ciputat, masyarakat diimbau menunggu informasi resmi dari kepolisian sebelum menyebarkan kabar yang belum terverifikasi. Update penyelidikan diharapkan diumumkan setelah pemeriksaan CCTV dan saksi-saksi selesai dilakukan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://banten.antaranews.com/berita/392849/polisi-amankan-18-cctv-dari-lokasi-ledakan-di-pasar-cimanggis" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;ANTARA News Banten — Polisi amankan 18 CCTV dari lokasi ledakan di Pasar Cimanggis&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>