<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Polda Metro Jaya on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/polda-metro-jaya/</link><description>Recent content in Polda Metro Jaya on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Mon, 24 Aug 2026 16:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/polda-metro-jaya/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Gudang Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Digerebek, Perwira Polisi Alami Luka</title><link>https://cikayasa.com/p/gudang-uang-palsu-rp36-miliar-di-tangsel-digerebek-perwira-polisi-alami-luka/</link><pubDate>Mon, 24 Aug 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/gudang-uang-palsu-rp36-miliar-di-tangsel-digerebek-perwira-polisi-alami-luka/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/gudang-uang-palsu-rp36-miliar-di-tangsel-digerebek-perwira-polisi-alami-luka/cover.jpg" alt="Featured image of post Gudang Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Digerebek, Perwira Polisi Alami Luka" /&gt;&lt;p&gt;Sebuah gudang produksi uang palsu berkualitas tinggi dengan nilai mencapai Rp36 miliar berhasil digerebek jajaran Polda Metro Jaya di kawasan industri Taman Tekno BSD, Kota Tangerang Selatan. Operasi penggerebekan yang berlangsung pada Jumat (21/8/2026) malam itu tidak berjalan mulus — seorang perwira polisi mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat tim berupaya mengamankan lokasi.&lt;/p&gt;
&lt;h2&gt;Kualitas Grade A, Sudah Beroperasi Sejak Maret&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Pengungkapan pabrik produksi uang palsu ini bermula dari laporan warga yang ditindaklanjuti oleh Subdit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Berdasarkan pengembangan, sindikat ini telah beroperasi sejak Maret 2026 atau sekitar empat bulan sebelum akhirnya dibongkar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kombes Pol. Victor D. Mackbon selaku Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menjelaskan, para pelaku mencetak uang palsu pecahan Rp100.000 dengan kualitas Grade A. Artinya, uang palsu tersebut dilengkapi dengan nomor seri, benang pengaman, hologram, hingga simbol negara yang cukup meyakinkan jika tidak dicek seksama.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;"Uang ini rencananya akan didistribusikan melalui dua jalur, salah satunya diindikasikan akan dicampur dan dimasukkan ke perbankan swasta dengan perbandingan nilai tukar satu uang asli berbanding tiga uang palsu," ujar Victor.&lt;/p&gt;
&lt;h2&gt;Barang Bukti dan Tersangka&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Dari lokasi penggerebekan, petugas menyita sekitar 360.000 lembar kertas pecahan Rp100.000 beserta berbagai peralatan produksi. Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi mesin cetak empat warna, mesin potong, printer berkualitas tinggi, mesin pembuat plat film, mesin sinar ultraviolet (UV), tinta cetak, plat cetak, laptop, telepon seluler, hingga pasokan bahan baku kertas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Empat orang berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif. Menurut Victor, salah satu tersangka berinisial AB berperan sebagai pemodal sekaligus pemberi order, sedangkan tiga tersangka lainnya bertugas memproduksi uang palsu tersebut. Polda Metro Jaya turut menggandeng Bank Indonesia untuk menghadirkan saksi ahli dalam proses penyidikan, guna mengantisipasi gangguan terhadap stabilitas ekonomi publik.&lt;/p&gt;
&lt;h2&gt;Perwira Polisi Terluka Saat Penggerebekan&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Kanit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Yulianto Timang mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat berupaya mengamankan gudang pembuatan uang palsu di kawasan industri Taman Tekno BSD. Meski cedera, Kompol Yulianto tetap menunjukkan dedikasi dan keberanian dalam menjalankan tugas. Ia kini sudah menjalani perawatan di rumah sakit.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;"Kompol Yulianto mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat penggerebekan. Namun, yang bersangkutan tetap menunjukkan dedikasi dan keberanian dalam menjalankan tugas. Ini merupakan bagian dari risiko penegakan hukum di lapangan," kata Victor.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Polda Metro Jaya menegaskan bahwa aksi peredaran uang palsu ini berhasil digagalkan sebelum benar-benar menyentuh masyarakat. Menurut Victor, tidak ada uang palsu yang sudah diedarkan ke publik. Hal ini menjadi kabar penting mengingat kualitas Grade A yang dihasilkan sindikat tersebut cukup memungkinkan untuk menebar ke perbankan dan pasar kalau tak ditangkap lebih dulu.&lt;/p&gt;
&lt;h2&gt;Ancaman Hukuman dan Imbauan ke Masyarakat&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 374 dan/atau Pasal 375 juncto Pasal 20 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan/atau Pasal 36 dan/atau Pasal 37 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Ancaman hukuman terberat bagi pelaku adalah pidana penjara selama 15 tahun.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Polda Metro Jaya turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan ketelitian saat bertransaksi menggunakan uang tunai. Masyarakat diminta segera melapor ke kantor kepolisian terdekat apabila menemukan indikasi peredaran maupun aktivitas pembuatan uang palsu di lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kasus ini menjadi peringatan serius bagi warga Tangerang Raya. Sindikat uang palsu yang beroperasi selama empat bulan di kawasan industri BSD menunjukkan bahwa jaringan terorganisir berani menancapkan aktivitas ilegal di tengah_area bisnis modern. Keberhasilan penggerebekan ini sekaligus menegaskan komitmen Polda Metro Jaya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan masyarakat.&lt;/p&gt;
&lt;h2&gt;Dampak Jika Uang Palsu Beredar&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Jika 360.000 lembar uang palsu pecahan Rp100.000 ini beredar di masyarakat, dampaknya bisa sangat luas. Setiap lembar yang berhasil disirkulasikan dapat merusak kepercayaan publik terhadap sistem perbankan dan memicu ketidakpastian ekonomi lokal. Ditambah lagi, kualitas Grade A yang dihasilkan sindikat ini — dengan nomor seri, benang pengaman, dan hologram — membuat deteksi visual menjadi lebih sulit bagi masyarakat umum.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Modus pencampuran uang asli dan palsu dengan rasio satu banding tiga sebelum disetorkan ke perbankan swasta menunjukkan tingkat kecerdikan dan sistemik dari jaringan ini. Hal ini juga menambah tanggung jawab lembaga keuangan untuk meningkatkan ketatuan verifikasi uang tunai di meja setor.&lt;/p&gt;
&lt;h2&gt;Pengawasan Wilayah Industri BSD&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Kawasan Gudang Industri Taman Tekno BSD adalah area yang terus berkembang sebagai pusat kegiatan ekonomi di Kota Tangerang Selatan. Dengan banyaknya gudang dan ruko komersial, area ini rentan menjadi sasaran aktivitas ilegal. Kasus ini menjadi pengingat bagi aparat keamanan dan Dishub Kota Tangerang Selatan untuk memperkuat pengawasan di kawasan industri, termasuk patroli rutin dan koordinasi dengan pengelola kawasan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Masyarakat juga diminta untuk lebih kritis dan waspada. Indikasi adanya kegiatan produksi uang palsu di lingkungan sekitar segera dilaporkan ke authorities terdekat. Keterlibatan warga sebagai mitra pengawas menjadi kunci pencegahan awal sebelum jaringan semacam ini bisa berkembang lebih luas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap jaringan lebih luas. Koordinasi dengan Bank Indonesia diharapkan dapat memperkuat bukti ahli terkait kualitas uang palsu yang dihasilkan. Siapa pun yang terbukti terlibat dalam jaringan ini akan ditindaklanjuti sesuai fakta penyidikan yang terkuak.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;em&gt;Sumber: &lt;a href="https://kabar6.com/perwira-polisi-terluka-saat-penggerebekan-gudang-uang-palsu-di-tangsel/" target="_blank" rel="noopener"&gt;Kabar6.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="https://megapolitan.kompas.com/read/2026/08/22/22564791/pabrik-uang-palsu-rp-36-miliar-di-tangsel-beroperasi-sejak-maret-kualitas" target="_blank" rel="noopener"&gt;Kompas.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="https://news.detik.com/berita/d-8631842/yang-baru-terkuak-dari-penggerebekan-pabrik-duit-palsu-di-tangsel" target="_blank" rel="noopener"&gt;Detik.com&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>