<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>POPDA on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/popda/</link><description>Recent content in POPDA on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Sun, 08 Nov 2026 16:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/popda/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>299 Atlet Berprestasi Tangsel Terima Uang Pembinaan Rp1,7 Miliar, Atletik dan Panahan Lampaui Target</title><link>https://cikayasa.com/p/tangsel-299-atlet-uang-pembinaan-rp1-7-miliar/</link><pubDate>Sun, 08 Nov 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/tangsel-299-atlet-uang-pembinaan-rp1-7-miliar/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/tangsel-299-atlet-uang-pembinaan-rp1-7-miliar/cover.jpg" alt="Featured image of post 299 Atlet Berprestasi Tangsel Terima Uang Pembinaan Rp1,7 Miliar, Atletik dan Panahan Lampaui Target" /&gt;&lt;p&gt;Sebanyak 299 atlet dari 24 cabang olahraga di Kota Tangerang Selatan menerima uang pembinaan dengan total Rp1,7 miliar. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengatakan penghargaan tersebut merupakan wujud pengakuan pemerintah daerah atas kerja keras para atlet. Selain piala, para atlet menerima uang pembinaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Seluruhnya kita hari ini berikan apresiasi penghargaan, baik berupa piala maupun dalam bentuk uang pembinaan yang bersumber dari APBD. Seluruh uang pembinaan itu Rp1,7 miliar,&amp;rdquo; ujar Benyamin di Tangerang, Minggu (8/11/2026).&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Angka itu bukan jumlah kecil untuk ukuran pembinaan olahraga pelajar. Dengan 299 penerima, rata-rata uang pembinaan yang mengalir ke tiap atlet berada di kisaran Rp5,6 juta — sebuah suntikan yang cukup berarti bagi pelajar yang harus membagi waktu antara latihan, sekolah, dan kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="bukan-sekadar-piala-di-atas-panggung"&gt;Bukan Sekadar Piala di Atas Panggung
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Di banyak daerah, penghargaan atlet berhenti pada trofi dan foto bersama di atas panggung. Pemkot Tangsel kali ini menempuh jalur berbeda: apresiasi diberikan dalam bentuk yang bisa langsung dirasakan manfaatnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Menurut Benyamin, dana pembinaan disalurkan langsung melalui rekening masing-masing cabang olahraga. Mekanisme ini dipilih agar penyaluran lebih tertib dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus memastikan uang benar-benar sampai ke atlet yang berhak.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Disalurkan langsung melalui rekening masing-masing cabang olahraga,&amp;rdquo; kata dia.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Cara tersebut juga dinilai lebih efisien. Pengurus cabang olahraga biasanya lebih memahami kebutuhan atletnya, mulai dari perlengkapan latihan, biaya transportasi menuju lokasi kejuaraan, hingga pendampingan pelatih. Dengan dana yang masuk ke rekening cabor, alokasinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan teknis di lapangan.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="atletik-dan-panahan-melampaui-target"&gt;Atletik dan Panahan Melampaui Target
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Benyamin menyebut secara umum pelaksanaan dan capaian kontingen Tangsel berjalan sesuai harapan. Bahkan, sejumlah cabang olahraga berhasil melewati target perolehan medali yang telah ditetapkan sebelumnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Semuanya berjalan dengan baik, mulus. Sesuai dengan target. Malah ada beberapa cabang seperti atletik, panahan itu melampaui target pelampauan medalinya dari kita,&amp;rdquo; ujarnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Atletik dan panahan memang dua cabang yang selama ini menjadi tulang punggung pembinaan olahraga pelajar di Tangerang Selatan. Keduanya relatif mudah dijangkau karena tidak menuntut fasilitas sekompleks cabang lain — cukup lintasan, lapangan, dan peralatan standar. Kondisi itu membuat pembinaan usia sekolah bisa berjalan lebih konsisten dari tahun ke tahun.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi warga yang mengikuti perjalanan atlet pelajar Tangsel, capaian ini menjadi sinyal bahwa pipeline pembinaan di tingkat sekolah tidak berhenti di seremonial. Prestasi di POPDA dan POPNAS adalah pintu masuk menuju level yang lebih tinggi, termasuk kesempatan memperkuat kontingen Banten di ajang nasional.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="modal-menuju-porprov-di-rumah-sendiri"&gt;Modal Menuju Porprov di Rumah Sendiri
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Apresiasi ini datang di waktu yang tepat. Tangerang Selatan sebentar lagi menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 yang berlangsung 8 hingga 23 November 2026, dengan upacara pembukaan dijadwalkan 15 November 2026 di Lapangan Sunburst, BSD, Kecamatan Serpong.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Perhelatan itu mempertandingkan sekitar 60 cabang olahraga yang tersebar di 70 venue. Artinya, sebagian besar arena akan berada di lingkungan warga Tangsel sendiri, mulai dari kawasan Serpong hingga pusat kota.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi para atlet pelajar yang baru saja menerima pembinaan, Porprov adalah panggung berikutnya. Sebagian dari mereka berpeluang naik kelas mewakili Tangsel di level senior, berhadapan dengan kontingen dari kabupaten dan kota lain di Banten.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pemkot Tangsel juga menekankan agar gelaran akbar itu tidak berhenti sebagai pesta olahraga. Pelaku UMKM diwajibkan terlibat di setiap klaster arena pertandingan, supaya perputaran ekonomi ikut bergerak di sekitar venue dan produk unggulan daerah lebih dikenal kontingen luar daerah.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="anggaran-tetap-disiapkan-di-apbd"&gt;Anggaran Tetap Disiapkan di APBD
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Yang lebih penting bagi para atlet dan orang tua, komitmen pembinaan disebut tidak berhenti pada satu kali penyerahan. Benyamin memastikan dukungan bagi atlet akan terus berlanjut, termasuk bagi mereka yang akan berlaga pada POPDA dan POPNAS berikutnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia menyebut anggaran untuk pemberian penghargaan telah disiapkan dalam APBD. Kepastian anggaran semacam ini krusial: tanpa alokasi yang jelas, program pembinaan sering kali hanya bergantung pada semangat sesaat dan berhenti ketika pergantian tahun anggaran tiba.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Pemberian bonus ini juga dapat memperkuat pembinaan olahraga di Kota Tangerang Selatan. Intinya ada anggaran bonus untuk atlet, di APBD sudah kita siapkan,&amp;rdquo; kata Benyamin.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Melalui penghargaan tersebut, Pemkot Tangsel berharap apresiasi yang diberikan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="dampak-bagi-warga-dan-keluarga-atlet"&gt;Dampak bagi Warga dan Keluarga Atlet
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Di balik angka Rp1,7 miliar, ada ratusan keluarga di Tangerang Selatan yang menaruh harapan pada prestasi anak-anak mereka. Bagi banyak keluarga, biaya latihan, sepatu, seragam, dan transportasi ke kejuaraan bukan pengeluaran kecil. Uang pembinaan membantu meringankan beban itu, sekaligus memberi sinyal bahwa jalan yang dipilih anak mereka diakui secara resmi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi warga umum, pembinaan olahraga pelajar punya efek yang lebih luas: fasilitas olahraga ikut terawat, klub dan sekolah lebih terdorong membuka kelas latihan, dan event seperti Porprov meninggalkan venue yang bisa dimanfaatkan setelah pertandingan selesai.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tantangan berikutnya justru ada di hulu. Pembinaan hanya berkelanjutan kalau ada pelatih yang cukup, jadwal latihan yang tidak bertabrakan dengan jam sekolah, serta data atlet yang rapi agar bibit potensial tidak terlewat. Penyerahan uang pembinaan hari ini adalah titik awal — bukan garis akhir.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://banten.antaranews.com/berita/395943/299-atlet-berprestasi-asal-tangsel-terima-uang-pembinaan-rp17-miliar" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;ANTARA News Banten - 299 atlet berprestasi asal Tangsel terima uang pembinaan Rp1,7 miliar&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>