<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Sanitren on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/sanitren/</link><description>Recent content in Sanitren on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Thu, 01 Oct 2026 12:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/sanitren/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Pemkab Tangerang Kejar Target 50 Sanitren dan 150 Aspontren Rampung Akhir 2026</title><link>https://cikayasa.com/p/pemkab-tangerang-kejar-target-50-sanitren-dan-150-aspontren-rampung-akhir-2026/</link><pubDate>Thu, 01 Oct 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/pemkab-tangerang-kejar-target-50-sanitren-dan-150-aspontren-rampung-akhir-2026/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/pemkab-tangerang-kejar-target-50-sanitren-dan-150-aspontren-rampung-akhir-2026/cover.jpg" alt="Featured image of post Pemkab Tangerang Kejar Target 50 Sanitren dan 150 Aspontren Rampung Akhir 2026" /&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengebut pembangunan sarana pendukung di lingkungan pondok pesantren sepanjang tahun 2026. Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda, Pemkab menargetkan seluruh program pembangunan 50 unit Sanitasi Berbasis Pesantren (Sanitren) dan 150 unit Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) tuntas sebelum akhir tahun ini.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Percepatan tersebut dibahas dalam rapat persiapan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) di Ruang Rapat Solear, Gedung Bupati Tangerang Lantai 4, Rabu 30 September 2026. Rapat dipimpin Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang Erwin Mawandy dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="pengawasan-lintas-sektor-jadi-kunci"&gt;Pengawasan lintas sektor jadi kunci
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Dalam rapat itu, Pemkab melibatkan unsur Kepolisian, Kejaksaan, Kementerian Agama (Kemenag), Inspektorat, hingga tim teknis dari Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pemakaman (Perkim) serta Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB). Keterlibatan banyak pihak ini dimaksudkan agar seluruh tahapan program berjalan terbuka dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Tangerang Chaidir menegaskan bahwa tim gabungan lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menjaga akuntabilitas pelaksanaan program.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Tim gabungan ini diharapkan menjadi satu kesatuan utuh untuk bersama-sama mengawasi, memberikan bimbingan, melakukan evaluasi, serta menyusun laporan pengawasan yang transparan dan akuntabel di tahun 2026 ini,&amp;rdquo; ujar Chaidir.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="capaian-sanitren-dan-aspontren-sejauh-ini"&gt;Capaian Sanitren dan Aspontren sejauh ini
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Chaidir memaparkan, hingga tahun 2025 program Sanitren telah merealisasikan 868 unit di berbagai pesantren yang tersebar di Kabupaten Tangerang. Dengan tambahan alokasi 50 unit pada tahun 2026, akumulasi capaian Sanitren diproyeksikan mencapai 918 unit.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sementara untuk Aspontren yang dipayungi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 56 Tahun 2025, target pembangunan tahun ini melonjak signifikan. Setelah membangun 44 unit pada 2025, Pemkab menambah target sebanyak 150 unit di 2026, sehingga total akumulasi bangunan asrama pesantren menjadi 194 unit.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Data Kemenag mencatat ada sekitar 1.100 lokasi pondok pesantren di Kabupaten Tangerang. Melihat angka itu, Pemkab menyatakan akan terus memenuhi kebutuhan sarana pendukung secara bertahap.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Untuk Sanitren, akumulasi kita sudah mencapai 918 unit, sehingga mudah-mudahan tersisa sekitar 200 titik lagi yang akan kita perhatikan pada tahun-tahun mendatang. Bapak Bupati juga berharap ke depan program Aspontren dapat terus ditambah kuotanya,&amp;rdquo; ucap Chaidir.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="sebaran-50-titik-sanitren-di-18-kecamatan"&gt;Sebaran 50 titik Sanitren di 18 kecamatan
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Pembangunan dua program tersebut pada tahun 2026 tersebar luas di wilayah Kabupaten Tangerang. Untuk Sanitren, ada 50 titik yang dibagi ke 18 kecamatan. Sukamulya menerima paling banyak dengan 8 unit, disusul Rajeg 7 unit, Cisoka dan Kronjo masing-masing 5 unit, serta Tigaraksa 4 unit. Sementara Balaraja, Gunung Kaler, Jambe, Jayanti, Kemiri, Kresek, Sepatan, dan Sindang Jaya masing-masing mendapat 2 unit. Lalu Mekar Baru, Pakuhaji, Panongan, Solear, dan Sukadiri masing-masing 1 unit.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Adapun Aspontren menyebar di 24 kecamatan dengan total 150 titik. Tigaraksa memimpin dengan 16 unit, disusul Cisoka 15 unit, Solear dan Rajeg masing-masing 13 unit, lalu Jambe dan Kronjo 11 unit. Kresek mendapat 8 unit, Gunung Kaler dan Panongan 7 unit, sementara Cikupa, Jayanti, Pakuhaji, dan Sindang Jaya masing-masing 6 unit. Pasar Kemis menerima 5 unit, Balaraja, Sepatan, dan Sukadiri 3 unit, Legok, Mauk, dan Sepatan Timur 2 unit, serta Kelapa Dua, Kemiri, Mekar Baru, Sukamulya, dan Teluknaga masing-masing 1 unit.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Angka sebaran ini penting bagi warga karena menunjukkan bahwa program tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten, melainkan juga menjangkau kecamatan pinggiran yang selama ini akses layanan pesantrennya masih terbatas.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="45-fasilitator-diturunkan-kerja-mulai-pertengahan-oktober"&gt;45 fasilitator diturunkan, kerja mulai pertengahan Oktober
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Untuk menunjang kelancaran administrasi dan pemantauan lapangan, Pemkab Tangerang menerjunkan 45 orang tim fasilitator, terdiri dari 30 orang untuk Aspontren dan 15 orang untuk Sanitren. Tim ini bertugas memverifikasi kelengkapan administrasi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) atau Kelompok Masyarakat Pesantren (KPS) sekaligus melakukan pemeriksaan langsung di lokasi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Soal pelaksanaan konstruksi fisik, Chaidir menekankan kedisiplinan waktu. Pekerjaan dijadwalkan mulai pertengahan Oktober dan harus tuntas dalam tenggat dua bulan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Jika pencanangan dimulai paling lambat tanggal 20 Oktober, maka paling lambat 20 Desember seluruh pekerjaan fisik sudah harus rampung secara 100 persen. Kita patuhi arahan tim teknis agar pengerjaan ini disiplin dan tidak menyeberang ke tahun anggaran 2027,&amp;rdquo; tegasnya.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="solusi-untuk-kendala-lahan-dan-bangunan-bertingkat"&gt;Solusi untuk kendala lahan dan bangunan bertingkat
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Mengantisipasi kendala keterbatasan lahan maupun status tanah di sejumlah lokasi, Bagian Kesra bersama DTRB dan Dinas Perkim siap memfasilitasi survei kelayakan serta penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) teknis. Fasilitasi itu khususnya ditujukan untuk usulan pembangunan bertingkat di atas struktur bangunan pesantren yang sudah ada.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Program ini sejalan dengan komitmen Pemkab meningkatkan kualitas hidup santri. Selama ini banyak pesantren di Kabupaten Tangerang yang masih kekurangan kamar asrama dan fasilitas sanitasi memadai, sementara jumlah santri terus bertambah setiap tahun.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="santri-di-ratusan-pesantren-menunggu-fasilitas-layak"&gt;Santri di ratusan pesantren menunggu fasilitas layak
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Dengan target rampung akhir 2026, Pemkab berharap santri di ratusan pesantren bisa menikmati fasilitas yang lebih layak menjelang tahun ajaran baru berikutnya, sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang sehat dan nyaman.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selama ini fasilitas sanitasi dan asrama masih menjadi keluhan klasik pengelola pesantren. Sebagian pesantren bahkan harus memanfaatkan bangunan lama yang sudah tidak representatif, sementara kamar asrama kerap berdesakan saat jumlah santri bertambah. Kondisi itu diperparah jarak pesantren yang tersebar hingga ke pelosok kecamatan, sehingga akses terhadap bantuan pemerintah kerap tersendat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Keberadaan 45 fasilitator lapangan dan pengawasan lintas sektor dinilai bisa mempercepat penyaluran bantuan sekaligus meminimalkan penyimpangan. Jika seluruh pekerjaan fisik benar-benar tuntas pada 20 Desember 2026, maka total ada 918 unit Sanitren dan 194 unit Aspontren yang siap dimanfaatkan santri di Kabupaten Tangerang.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://www.tangerangnews.com/kabupaten-tangerang/read/59885/Pemkab-Tangerang-Kebut-Bangun-50-Unit-Sanitren-dan-150-Aspontren-Selesai-Akhir-2026" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;TangerangNews — Pemkab Tangerang Kebut Bangun 50 Unit Sanitren dan 150 Aspontren Selesai Akhir 2026&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>