<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Sepatan Timur on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/sepatan-timur/</link><description>Recent content in Sepatan Timur on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Sun, 08 Nov 2026 12:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/sepatan-timur/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Camat Baru Sepatan Timur Dwi Chandra Budiman Janji Genjot UMKM, Pertanian, dan Perikanan</title><link>https://cikayasa.com/p/camat-sepatan-timur-dwi-chandra-budiman-umkm-pertanian/</link><pubDate>Sun, 08 Nov 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/camat-sepatan-timur-dwi-chandra-budiman-umkm-pertanian/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/camat-sepatan-timur-dwi-chandra-budiman-umkm-pertanian/cover.jpg" alt="Featured image of post Camat Baru Sepatan Timur Dwi Chandra Budiman Janji Genjot UMKM, Pertanian, dan Perikanan" /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KABUPATEN TANGERANG&lt;/strong&gt; — Dwi Chandra Budiman resmi menjabat sebagai Camat Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang. Serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di Aula Kecamatan Sepatan Timur pada Jumat, 6 November 2026, dan langsung diikuti penyampaian sejumlah prioritas pembangunan wilayah untuk periode kepemimpinannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Pria yang akrab disapa DCB itu menyatakan bahwa penguatan ekonomi masyarakat menjadi salah satu fokus utamanya. Selain itu, ia menaruh perhatian pada sektor pertanian dan ketahanan pangan, perikanan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan UMKM, pengembangan industri berkelanjutan, hingga pelestarian lingkungan dan budaya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Kemajuan Sepatan Timur tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat,&amp;rdquo; ujar Dwi dalam momentum sertijab tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="kolaborasi-jadi-kata-kunci"&gt;Kolaborasi jadi kata kunci
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Dwi menegaskan bahwa pembangunan wilayah harus berjalan dengan semangat kolaborasi dan partisipasi masyarakat. Menurutnya, pemerintah kecamatan tidak bisa bekerja sendiri ketika berhadapan dengan persoalan ekonomi warga, layanan administrasi, maupun penataan lingkungan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ia juga menyoroti pentingnya menjaga budaya gotong royong sebagai modal sosial dalam membangun wilayah. Untuk itu, Dwi mengajak warga memperkuat kebersamaan melalui semangat &amp;ldquo;Sobat Septim&amp;rdquo; sebagai identitas masyarakat Sepatan Timur.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Mari kita bersama-sama membangun Sepatan Timur sesuai slogan &amp;lsquo;Aksi Akselerasi&amp;rsquo;, yakni semangat untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat kolaborasi di wilayah,&amp;rdquo; kata dia.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dwi juga menyatakan siap melanjutkan pengabdian sekaligus meneruskan program pembangunan yang telah dirintis camat sebelumnya, Miftah Shuritho. Menurutnya, keberlanjutan program menjadi penting agar warga tidak perlu memulai dari nol setiap kali terjadi pergantian pejabat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&amp;ldquo;Sepatan Timur adalah milik kita bersama. Mari kita jaga, kita rawat, dan kita bangun dengan semangat gotong royong demi mewujudkan cita-cita bersama, yakni masyarakat yang sejahtera,&amp;rdquo; pungkasnya.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="disambut-pendekar-silat-hingga-ondel-ondel"&gt;Disambut pendekar silat hingga ondel-ondel
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Kedatangan Dwi di Kantor Kecamatan Sepatan Timur mendapat sambutan meriah dari berbagai elemen masyarakat. Puluhan pendekar pencak silat, pertunjukan barongsai, dan ondel-ondel turut memeriahkan prosesi penyambutan camat baru.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Hadir pula perwakilan pemuda, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), forum pedagang UMKM, lembaga swadaya masyarakat, para kepala desa, serta jajaran pegawai kecamatan. Kehadiran kelompok petani dan nelayan dalam penyambutan itu dibaca sebagai sinyal harapan warga terhadap perhatian camat baru pada sektor yang menjadi tumpuan hidup banyak keluarga di Sepatan Timur.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sejumlah warga yang hadir menyebut sertijab bukan sekadar seremoni. Bagi mereka, camat baru diharapkan mampu mempercepat urusan pelayanan harian, mulai dari administrasi kependudukan hingga pendampingan usaha kecil yang selama ini menjadi penopang ekonomi kampung.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="wilayah-kecil-dengan-denyut-ekonomi-padat"&gt;Wilayah kecil dengan denyut ekonomi padat
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Sepatan Timur merupakan kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan Sepatan pada 2006. Wilayah ini berdiri di bagian utara Kabupaten Tangerang dan berbatasan dengan Kecamatan Pakuhaji di utara, Kecamatan Teluknaga serta Kecamatan Neglasari (Kota Tangerang) di timur, Kecamatan Periuk (Kota Tangerang) di selatan, dan Kecamatan Sepatan di barat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kecamatan ini menaungi sejumlah desa, antara lain Sangiang, Tanah Merah, Lebak Wangi, Jati Mulya, Kedaung Barat, Gempol Sari, Kampung Kelor, dan Pondok Kelor. Posisinya yang relatif dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan DKI Jakarta membuat banyak warga Sepatan Timur bekerja di luar wilayah tempat tinggalnya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Karakter penduduknya merupakan campuran warga asli dan pendatang dengan profesi yang beragam. Sebagian warga tinggal di kawasan perumahan, sebagian lain di perkampungan dengan mata pencaharian sebagai buruh dan petani. Kondisi itu membuat persoalan Sepatan Timur tidak tunggal: ada kebutuhan layanan perkotaan, tetapi juga persoalan klasik pedesaan seperti irigasi, harga hasil panen, dan akses modal usaha.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="melanjutkan-inovasi-pelayanan"&gt;Melanjutkan inovasi pelayanan
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Beban kerja kecamatan tidak hanya soal pembangunan fisik. Sepatan Timur sebelumnya telah menjalankan sejumlah inovasi pelayanan publik, salah satunya program &amp;ldquo;Senyum Sepatan Timur&amp;rdquo; yang berupa survei evaluasi nyata untuk meningkatkan mutu pelayanan melalui apresiasi bagi aparatur sipil negara berprestasi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kecamatan ini juga aktif menyampaikan informasi layanan kepada warga, termasuk melalui maklumat pelayanan dan daftar pertanyaan yang sering muncul seputar pengurusan administrasi kependudukan. Dengan latar belakang itu, komitmen camat baru untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik akan diuji pada hal-hal yang paling dekat dengan warga: kecepatan pengurusan dokumen, keramahan petugas, dan kepastian biaya layanan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Di sisi lain, pertanian dan perikanan yang disebut Dwi sebagai prioritas berhubungan langsung dengan kebutuhan rumah tangga di desa-desa sekitar. Untuk petani, persoalan yang biasanya menonjol adalah ketersediaan air, akses bantuan alat dan mesin pertanian, serta pendampingan pascapanen. Sementara bagi warga yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan, dukungan yang dibutuhkan berkisar pada akses permodalan, pendampingan usaha, hingga pemasaran hasil.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="harapan-warga-dan-ujian-ke-depan"&gt;Harapan warga dan ujian ke depan
&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Bagi pelaku UMKM, janji penguatan usaha kecil dinilai relevan dengan kondisi lapangan. Warung, pedagang pasar, produsen makanan rumahan, dan usaha jasa di tingkat desa adalah sektor yang paling cepat menyerap tenaga kerja lokal, tetapi juga paling rentan terhadap fluktuasi harga bahan baku dan keterbatasan modal.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Karena itu, sejumlah warga berharap camat baru tidak berhenti pada seremonial. Mereka menunggu program nyata, misalnya pendampingan legalitas usaha, fasilitasi pemasaran produk desa, pelatihan keterampilan, hingga koordinasi dengan dinas terkait agar bantuan tepat sasaran.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tantangan lain datang dari pertumbuhan kawasan di sekitar Sepatan Timur yang terus bergerak mengikuti perkembangan bandara dan kota-kota tetangga. Pertumbuhan itu membuka peluang ekonomi, tetapi juga menambah tekanan pada tata ruang, lalu lintas, dan lingkungan. Dalam konteks inilah komitmen pelestarian lingkungan yang disampaikan camat baru akan dinilai.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dengan pengalaman sebagai aparatur yang sebelumnya bertugas di lingkungan pemerintahan, Dwi kini memikul tugas mengelola kecamatan yang padat aktivitas. Publik Sepatan Timur akan melihat apakah slogan &amp;ldquo;Aksi Akselerasi&amp;rdquo; benar-benar berbuah percepatan pelayanan dan penguatan ekonomi warga, atau berhenti sebagai kalimat di panggung sertijab.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a class="link" href="https://lensametro.com/jadi-camat-sepatan-timur-dcb-bidik-penguatan-umkm-pertanian-hingga-perikanan/" target="_blank" rel="noopener"
 &gt;Lensametro.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>