<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Wushu on Portal Cikayasa</title><link>https://cikayasa.com/tags/wushu/</link><description>Recent content in Wushu on Portal Cikayasa</description><generator>Hugo -- gohugo.io</generator><language>id-id</language><lastBuildDate>Tue, 22 Sep 2026 07:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://cikayasa.com/tags/wushu/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 7 Medali, Belum Satu Pun Emas</title><link>https://cikayasa.com/p/klasemen-medali-asian-games-2026-indonesia-koleksi-7-medali-belum-satu-pun-emas/</link><pubDate>Tue, 22 Sep 2026 07:00:00 +0700</pubDate><guid>https://cikayasa.com/p/klasemen-medali-asian-games-2026-indonesia-koleksi-7-medali-belum-satu-pun-emas/</guid><description>&lt;img src="https://cikayasa.com/p/klasemen-medali-asian-games-2026-indonesia-koleksi-7-medali-belum-satu-pun-emas/cover.jpg" alt="Featured image of post Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 7 Medali, Belum Satu Pun Emas" /&gt;&lt;p&gt;Asian Games 2026 Aichi-Nagoya sudah memasuki hari kedua kompetisi, dan peta persaingan mulai terlihat jelas. China tampil perkasa di puncak klasemen medali, sementara Indonesia harus puas di posisi ke-13 setelah belum berhasil meraih satu pun medali emas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Berdasarkan data dari situs resmi Asian Games per Senin (21/9/2026) malam WIB, China mengoleksi 23 emas, 10 perak, dan 5 perunggu dengan total 38 medali. Dalam waktu setengah hari saja, Negeri Tirai Bambu berhasil menambah delapan emas baru. Capaian ini menunjukkan dominasi China yang nyaris tak terbendung di berbagai cabang olahraga, mulai dari renang hingga bela diri.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jepang sebagai tuan rumah menempati posisi kedua dengan 8 emas, 12 perak, dan 12 perunggu (32 medali). Korsel melengkapi tiga besar dengan 5 emas, 3 perak, dan 15 perunggu. Sementara itu, kontingen Merah Putih harus turun peringkat dari sebelumnya ke-12 menjadi ke-13 setelah dilewati Uzbekistan yang berhasil meraih emas pertamanya dari cabang karate.&lt;/p&gt;
&lt;h2&gt;Perolehan Medali Indonesia: Tujuh Keping, Belum Ada Emas&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Sejauh ini Indonesia sudah mengumpulkan tujuh medali di Asian Games 2026, terdiri dari satu perak dan enam perunggu. Medali perak satu-satunya dipersembahkan oleh Sumaya dari cabang teqball nomor tunggal putri. Pencapaian Sumaya menjadi catatan tersendiri karena teqball untuk pertama kalinya dipertandingkan di Asian Games, dan Indonesia langsung bisa menghadirkan medali dari cabang baru tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sementara enam medali perunggu datang dari berbagai cabang yang berbeda. Seraf Naro Siregar meraih perunggu dari wushu, Yoga Ardika Putra menyumbang dari teqball putra, dan tim soft tenis beregu putra juga turut serta di podium. Tiga perunggu lainnya datang dari Leica Al Humaira Lubis di karate kumite +68 kg putri, Eugenia Diva Widodo dari wushu, dan Vallensia Fahira Hotmauli dari mixed martial arts (MMA) kelas -54 kg putri.&lt;/p&gt;
&lt;h2&gt;Vallensia dan Eugenia: Perjuangan di Atas Matras&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Dua nama yang mencuri perhatian adalah Vallensia Fahira Hotmauli dan Eugenia Diva Widodo. Vallensia harus melalui perjalanan panjang di kelas MMA women's modern -54 kg. Pada semifinal yang digelar di Nagoya City Inae Sports Center, Vallensia harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Kanjutha Phattaraboonsorn, dengan skor 0-3. Meski kalah di semifinal, format pertandingan memastikan dua semifinalis yang kalah tetap mendapatkan medali perunggu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sementara Eugenia Diva Widodo meraih perunggu dari cabang wushu di pagi harinya. Keduanya menjadi bukti bahwa atlet-atlet Indonesia masih memiliki potensi besar di cabang bela diri, meski belum cukup untuk menembus babak final.&lt;/p&gt;
&lt;h2&gt;Leica Al Humaira: Bangkit dari Kekalahan&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Cerita inspiratif datang dari Leica Al Humaira Lubis di cabang karate. Karateka putri ini sebelumnya harus menelan kekalahan tipis 3-4 dari wakil Thailand, Maneevan Butsuwan, pada semifinal kumite +68 kg putri di Toyohashi Gymnasium. Namun, Leica bangkit dalam perebutan medali perunggu dan berhasil mengalahkan Begimai Orozalieva dari Kirgizstan dengan skor meyakinkan 6-1. Kemenangan ini memastikan Leica naik podium pada debutnya di Asian Games 2026.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;"Saya harus fokus di pertandingan berikutnya setelah kalah di semifinal. Alhamdulillah bisa bangkit dan meraih medali," ujar Leica setelah pertandingan.&lt;/p&gt;
&lt;h2&gt;Rekor Perenang Cilik China&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Di sisi lain, salah satu momen paling mencolok di Asian Games 2026 datang dari perenang 13 tahun asal China, Yu Zidi. Remaja yang akan berulang tahun ke-14 pada Oktober mendatang ini berhasil meraih emas di nomor 200 meter gaya kupu-kupu dengan catatan waktu 2 menit 5,08 detik. Yu bahkan memecahkan rekor Asian Games milik Zhang Yufei yang tercipta di Asian Games Hangzhou 2023.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yang menarik, Yu menilai performanya masih bisa lebih baik. "Hasilnya biasa saja. Saya berharap bisa berenang lebih cepat lagi. Catatan waktu saya membaik 0,9 detik di sini, dan saya yakin akan tampil lebih baik lagi lain kali," ujar Yu seperti dikutip South China Morning Post. Pernyataan ini menunjukkan standar tinggi yang ditanamkan China dalam pembinaan atlet muda mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebelumnya, Yu sudah menjadi sorotan dunia saat meraih perunggu di nomor estafet gaya bebas 4x200 meter dalam World Aquatics Championships 2025 di Singapura. Saat itu ia masih 12 tahun, menjadikannya perenang termuda yang meraih medali di sepanjang sejarah ajang tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;h2&gt;Prospek Indonesia: Masih Ada Peluang&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Meskipun posisi ke-13 terasa berat, kontingen Indonesia masih memiliki peluang untuk menambah medali di hari-hari berikutnya. Asian Games 2026 masih berlangsung hingga 4 Oktober mendatang, dengan masih banyak cabang olahraga yang belum dipertandingkan. Cabang-cabang seperti bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing menjadi harapan utama untuk menambah pundi-pundi medali Indonesia.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Para atlet dari Tangerang Raya juga turut serta dalam kontingen Indonesia, memberikan motivasi tersendiri bagi warga setempat untuk terus mendukung perjuangan Merah Putih di kancah Asia.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Klasemen medali Asian Games 2026 akan terus berubah seiring berjalannya kompetisi. China diprediksi akan tetap mendominasi, namun persaingan di posisi dua besar antara Jepang dan Korsel masih sangat ketat. Untuk Indonesia, target realistis saat ini adalah terus menambah koleksi medali dan berusaha menembus 10 besar klasemen.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selain medali, perhelatan Asian Games 2026 juga menyuguhkan drama dan cerita menarik dari berbagai negara. Persaingan ketat di beberapa nomor pertandingan menunjukkan bahwa standar olahraga di Asia terus meningkat dari tahun ke tahun. Bagi Indonesia, setiap medali yang diraih adalah buah dari kerja keras para atlet dan pelatih yang telah berjuang selama masa pelatnas.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a href="https://sport.detik.com/sport-lain/d-8673082/klasemen-medali-asian-games-2026-china-ngebut-indonesia-turun"&gt;detikSport - Klasemen Medali Asian Games 2026&lt;/a&gt;, &lt;a href="https://sport.detik.com/sport-lain/d-8672779/perenang-13-tahun-ini-raih-emas-dan-pecahkan-rekor-asian-games"&gt;detikSport - Perenang 13 Tahun Raih Emas&lt;/a&gt;, &lt;a href="https://sport.detik.com/sport-lain/d-8672206/asian-games-2026-mma-tambah-koleksi-medali-indonesia"&gt;detikSport - MMA Tambah Medali Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>